
Time Skip ..........
Keesokan paginya tepat pukul tujuh, Gadis pamit pulang.
Edo tidak nebeng Gadis lagi, karena hari ini ia akan ikut Dimas untuk menghadiri sebuah acara pengajian.
Sedangkan Vino hari ini ingin dirumah saja, ia akan pergi ke pulau kapuk. hehehe
Gadis sengaja memacu motornya pelan, ia ingin menikmati suasana pagi yang sebenarnya sudah penuh kendaraan berlalu lalang menuju ke pasar.
"ish, tiba-tiba pengen nasi Padang, cari dulu lah" gumam Gadis
"yahh, tutup apa belum buka nih? biasanya jam segini udah buka kok tapi" ucapnya kecewa saat melihat warung nasi Padang dekat pasar tutup
Karena sudah lama tak makan nasi Padang, Gadis pun memutuskan untuk mencari warung makan Padang yang lain.
Ia menyusuri setiap jalan, saat sedang celingukan Gadis melihat seseorang yang tak asing baginya.
Gadis tampak mengucek matanya beberapa kali untuk memastikan, ia terus mengamati seseorang tersebut
ia melihat orang itu tampak sedikit susah untuk berjalan,
kemudian Gadis pun melajukan motornya tepat di depan seseorang tersebut, ia turun dari motor dan saat Gadis membuka helmnya, seseorang itu terkejut dan ingin melarikan diri namun dengan cepat Gadis mencekal lengannya.
"Lepassss !!! gue bilang lepasss !!" seseorang itu memberontak berusaha melepaskan cekalan Gadis
"Tania...kamu beneran Tania ??" tanya Gadis meyakinkan
__ADS_1
.
.
Setelah membujuk dengan susah payah, akhirnya Tania pun diam dan menurut,
Gadis mengajak Tania duduk di sebuah posko tak jauh dari pinggir jalan, kemudian ia memberikan air mineral dan roti.
Gadis mengamati setiap pergerakan yang Tania lakukan, Tania begitu lahap memakan roti tersebut, seperti orang yang sudah tidak makan selama sebulan.
Dan tanpa sadar air mata Gadis jatuh tak terbendung.
Bagaimana tidak, Tania nya yang biasa cantik bersurai panjang sangat berbeda dengan yang ada dihadapannya saat ini, tadi Gadis hampir tidak mengenalinya.
Tania nya kini berambut pendek tak beraturan dengan wajah yang kumel, juga dia memakai daster yang dilapisi jaket.
Sungguh Gadis tak habis fikir, "sebenarnya apa yang terjadi pada Tania??kenapa bisa disini?" sungguh banyak pertanyaan di benak Gadis, namun ia membiarkan Tania menghabiskan makanannya dulu baru ia akan bertanya.
"aku udah makan tadi Tan, kamu habisin aja"
Tania pun melanjutkan makannya,
"Tan, liat aku dong?"pinta Gadis yang melihat sedari tadi Tania hanya menunduk, tak seperti biasanya
Gadis menggenggam tangan Tania saat ia belum juga menatap Gadis,
"Sampai kapan pun aku ini sahabat kamu Tan, dan hanya kamu satu-satunya sahabat perempuanku, dan maaf aku telah mengecewakanmu selama ini tapi itu ada alasannya. Terserah kamu mau percaya atau enggak, yang jelas aku juga menyesal maaf sudah membuatmu ....."
__ADS_1
Belum juga Gadis menyelesaikan kalimatnya, Tania sudah menghambur memeluknya dan menangis sejadi-jadinya.
Gadis membiarkan Tania menumpahkan segala emosi yang mungkin sedang mengganjal di hatinya.
Tangannya tak berhenti mengusap pundak Tania, untuk memberi sedikit ketenangan.
Tania melonggarkan pelukannya dan memberanikan diri menatap Gadis,
"ngga semuanya salah kamu dis, maafkan aku juga yang ngga pernah mau mendengar alasan kamu, hiks"
"justru karena akulah kamu dan Yohan saat itu hampir celaka, maafin aku dis, maafin aku... aku emang ga pantes jadi sahabat kamu akuu...."
"sssst....ini bukan salah kamu. udah kejadiannya kan udah berlalu lama, dan aku udah lupain semuanya. Dan aku lega karena kamu udah tau alasan aku jauhin kamu tan, sungguh itu berat banget buat aku" ucap Gadis sambil mengusap air mata Tania
Seketika obrolan mereka mendadak jadi formal karena lama tak bersama-sama
"Maaf, waktu itu aku juga terbawa emosi. Sebenarnya aku butuh kamu banget saat itu, aku mau cerita soal aku ga masuk sekolah satu Minggu tapi kamu tiba-tiba jauhin aku. Sumpah rasanya aku gapunya siapa-siapa, aku down ingin rasanya aku mengakhiri hidupku saat itu juga dis...hiks" jelas Tania sesenggukan
Gadis memeluk Tania, ia juga meneteskan air matanya lagi
"Maafin aku Tan, maafin aku..disaat kamu butuh, aku malah jadi pengecut"
"Oke sekarang, kamu bisa cerita ke aku semuanya ! kamu percayakan sama aku, aku janji aku ga akan ninggalin kamu lagi" ucap Gadis meyakinkan Tania
Tania mengangguk kemudian menceritakan sedetail-detailnya
...**********...
__ADS_1
...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa 💕...
...Terimakasih 🙏😍...