
Seminggu pun telah berlalu...
Setelah pengambilan raport kemarin, besok Senin rencananya Gadis akan berangkat mudik.
Gadis tidak memberi tahu kekasihnya jika akan liburan di desa karena Ia ingin memberi kejutan kepada Bastian.
Malam ini dia packing-packing, ia tak membawa baju banyak ! hanya membawa 1 setel baju dan oleh-oleh yang ia beli tadi sore.
Selesai packing, ia membuka ponselnya untuk berpamitan kepada sahabat-sahabatnya melalui pesan grup di WhatsApp.
*Hampa Tanpamu*
(jangan salfok ya πini nama grup yang dibuat Gadis di WhatsApp, beranggotakan 5 serangkai alias Alan, Edo, Gadis, Vino, Dimas)
G : Assalamualaikum gaes, Gadis pamit ya besok mau mudik. doakan selamat sampai tujuan Aamin πβοΈ
D : Walaikumsalam.. hati-hati dis. Abang gabisa anter ada acara soalnya besok.π
A : gue juga gabisa anter dis, besok ada acara sama mami gue. lu sih mendadak bilangnya π
V : berangkat jam berapa dis?
E : berangkat jam berapa?
G : hahaha tenang lan , bang dim ! gapapa udah dianter ayah kok. besok kira-kira dari rumah jam 08.00 bang Vin, do. soalnya keretanya berangkat jam 09.30 an.
E : gue ikut anter besok
G : boleh !
A : yaudah lu jaga diri baik-baik
G : beres, kalian semua juga hati-hati selamat menikmati liburan.. π
D : jangan lupa oleh-oleh nya dis π
G : beres bang π
Gadis pun meletakkan ponselnya, kemudian ia tidur karena tak ingin bangun kesiangan besok.
β’
β’
__ADS_1
β’
Matahari pun telah menampakkan sinarnya.
Gadis sudah rapi dengan pakaiannya, dia sangat bersemangat hari ini.
Selain sudah rindu dengan kakek dan neneknya, ia juga sudah rindu teman-temannya di desa terutama juga pada Bastian.
Saat Gadis dan Pak Hendra akan memulai sarapan terdengar suara ketukan pintu dari luar.
Pak Hendra pun membuka pintu rumahnya, dan terlihatlah 2 anak muda di hadapannya saat ini.
"Assalamualaikum pak..." ucap Vino
"Walaikumsalam..Eh nak vino, nak Edo. ayo silahkan masuk !"
Pak Hendra pun mempersilahkan masuk, dan mengajak keduanya ke meja makan.
"Eh bang Vino , Edo" sapa Gadis sambil tersenyum
"kebetulan kami berdua baru mau sarapan, kita sarapan bareng ya" ajak Pak Hendra
Edo menatap Vino meminta jawaban, Vino pun mengangguk dan mengajak Edo duduk.
"Maaf pak sebelumnya, kalau diizinkan kami ingin ikut mengantar Gadis ke stasiun " ucap Vino dengan sopan
Mereka berempat pun sarapan bersama.
.
.
.
Selesai sarapan mereka berangkat ke stasiun.
Edo berboncengan dengan Vino, sedangkan Gadis dibonceng ayahnya.
Mereka tiba di stasiun. Pak Hendra sudah membelikan tiket Gadis kemarin melalui sebuah aplikasi.
Sambil menunggu kereta datang, mereka duduk dikursi panjang.
"CK,, aku bingung ga ada kamu dis liburan kaya gini?" ucap Edo tiba-tiba berubah jadi sendu
__ADS_1
"haha yaelah do kan cuma 2 Minggu liburannya, kalo ngga ikut bang vino ngojek aja gimana?" kata Gadis memberi saran
"hmm aku pikir-pikir dulu deh hehe" jawab Edo
"Nih buat kamu ngemil saat perjalanan nanti" kata Vino sambil menyerahkan beberapa coklat Silverqueen dan jajanan ringan kepada Gadis
"Ya ampun bangg... makasii banyak" ucap Gadis dengan mata berbinar
"sama-sama, hati-hati yaa" balas Vino sambil mengelus kepala Gadis
"Eh aku juga ada nih, tapi tadi cari Boba belum ada yang buka dis" Edo memberikan 1 kantung kresek berisi beberapa susu kotak dan jajanan ringan
"Behhh, elu tau aja yang gue suka do makasi juga ya. hmm kalian ini pakek repot-repot segala sih ! hehe gue berasa kaya mau piknik tauk " ucap Gadis tidak enak
"Yee itu ga gratis ! nanti kalo pulang kamu ga bawa oleh-oleh kebangetan dah diss" kata Edo
"hahaha oh jadi lu ceritanya nyogok gue ?"
Gadis, Vino dan Pak Hendra pun terkekeh
"Ya gitu deh hehehe.. bercanda dis" katanya
"Terimakasih ya nak Vino, nak Edo jadi merepotkan kalian" kata Pak Hendra
"engga repot kok pak, bapak tenang saja" ucap Vino..
Asyik ngobrol tak terasa Kereta yang akan ditumpangi Gadis pun tiba. Gadis segera pamit kepada ayahnya, Vino dan Edo.
"Hati-hati ya dis, kalo udah sampai kabarin kita-kita" ucap Edo
"Jaga diri baik-baik nak , jangan buat kakek nenek pusing" kata Ayahnya
"Hati-hati..." ucap Vino juga
"Siap pokoknya, Gadis berangkat dulu Assalamualaikum.. kalian pulangnya hati-hati juga"
Ketiga lelaki itupun hanya menganggukkan kepala melihat Gadis masuk kedalam kereta.
Setelah kereta berangkat, mereka memutuskan untuk pulang.
...********...
...Jangan lupa like setelah membaca yaa π...
__ADS_1
...Menerima kritik dan saran π...
...Terimakasih π...