
Tim Gadis kembali mengikuti final dan akhirnya mereka mendapat juara 2.
mereka mengikuti lomba tingkat kecamatan.
Walaupun tidak mendapat juara 1 tetapi mereka semua bangga dengan kemampuan dan kekompakan mereka satu sama lain.
Ya ini adalah kali pertama Gadis mengikuti lomba basket.
Walaupun ia terbilang jago bermain basket, tapi di desa ia belum pernah mengikuti lomba.
Dan setelah masuk SMK ia mencoba mengembangkan kemampuan bermain basketnya dan ia pun terpilih untuk mewakili sekolahnya mengikuti lomba.
"Selamat anak-anak bapak bangga sama kalian, tingkatkan kekompakan kalian lagi ! oh ya bapak traktir kalian makan dulu gimana ? kata Pak Andri Pelatih mereka
Dan mereka berlima pun kompak menjawab
"setuju pak!!!"
Pukul 13.00 mereka kembali ke sekolah.
Karena pulangnya melewati pasar sendang, Gadis meminta kepada pak Andri untuk menurunkannya disana saja.
Daripada harus bolak-balik.
"Oh ya pak tolong sampaikan kepada pak Jajang ya untuk mengamankan sepeda Gadis yang masih disekolah" ucap Gadis kepada pak Andri sambil membuka pintu mobil
"Oke dis, kamu hati-hati ya"kata Pak Andri
"iya pak terimakasih, dada guys aku pulang dulu ya.. hati-hati" ucapnya pada teman-temannya
Gadis mampir kepasar dulu untuk membeli Boba, yang nantinya akan ia nikmati sambil berjalan pulang.
15 menit berjalan akhirnya Gadis sampai rumah juga.
Ternyata ayahnya sudah pulang.
"Assalamualaikum...Eh ayah udah pulang" ucap Gadis
"Walaikumsalam... iya gimana dis tadi pertandingan kamu?!"tanya Ayahnya
Gadis pun seketika menunduk dan memasang wajah sedih
"Maaf yah, Gadis belum bisa membanggakan ayah....Gadis belum bisa dapet juara 1 ,, tapi..." kata Gadis menggantung kalimatnya
"tapi apa nak?!"
"tapi tim Gadis dapat juara 2 yahh heheheh" raut mukanya berubah jadi ceria, dia sengaja mengerjai ayahnya
"Oh yaa... Alhamdulillah dong ! sebenarnya dapat juara itu bonus dis, yang penting usaha kamu memberikan yang terbaik, selalu menjaga kekompakan dan yang paling penting kamu mendapat pengalaman setelah ikut lomba seperti ini. Iya tidak ?!" ucap Pak Hendra menasehati Gadis
"iya yah betul banget.. yaudah yah Gadis mau mandi trus istirahat dulu ya capek nih"
__ADS_1
"yasudah sana, jangan lupa makan dulu tapi dis" kata Ayahnya
."Gadis dan teman-teman tadi sudah makan yah ditraktir sama pak Andri"
"Siapa itu pak Andri ?!" tanya Ayahnya
"Dia pelatih basket Gadis yah"
"ohh.. Eh ya dis kalau hari Minggu kamu ikut bantu ayah mandu renang murid-murid ayah sanggup tidak ya ? " tanya Pak Hendra lagi
"Emm, sanggup kayaknya yah memangnya kenapa?"
"yakan kamu pasti pulang pagi karena malam Minggu ikut latihan, ayah takut kamu kecapekan" kata Ayahnya
"Ayah tenang aja, Gadis selalu siap bantu ayah kok hehe"
"Oke kalo gitu, kita liat dulu aja" ucap Ayahnya
Pak Hendra memang guru olahraga di SD HARAPAN.
Ia yang tau kalau Gadis pandai berenang meminta bantuannya untuk memandu muridnya saat praktek berenang Minggu besok.
Setelah berbincang dengan ayahnya, ia pun berlalu untuk mandi kemudian istirahat.
***
Hari Sabtu pun tiba..
Saat ini Gadis sedang menunggu Edo dan Alan di pasar.
Setelah pertemuan nya dengan Edo Selasa lalu, Edo mengabari bahwa orangtuanya telah setuju.
Begitupun dengan Alan, maminya sudah menyetujui keinginannya asal tidak aneh-aneh.
Tak lama Alan pun datang dengan motor sport nya.
"Udah lama dis ?!" tanya Alan kepada Gadis yang tengah meminum Boba
"Eh, lumayan nih" jawab Gadis
"yaudah yok berangkat" ajak Alan
"Eh tunggu temen gue dulu, dia juga mau ikut latihan tauk" kata Gadis
"temen ? siape lu ga bilang kemaren" tanya Alan penasaran
"Edo namanya, rumahnya ga jauh dari sini sih katanya" jawab Gadis
"Cowo ??" tanya Alan lagi
"CK,, lu udah kaya babe gue aja lan ! syok gitu kalo denger temen gue laki. Kan gue udah bilang sama lu, temen gue itu kebanyakan laki-laki" jelas Gadis
__ADS_1
'beh ! kayaknya bakal jadi saingan nih' ucap Alan dalam hati
"Oh iya ya gue lupa hehe, yaudah kita tungguin dia dulu" kata Alan yang turun dari motornya lalu ikut duduk Gadis
"Eh.. emang lu gapunya temen cewe ya !"tanya Alan lagi
"ada kok satu bestie gue" jawab Gadis dengan semangat
"yaelah, satu aja' bangga" ucap Alan
"ya daripada ga punya wleeekk" kata Gadis
Edo pun datang menghampiri mereka.
"hai dis udah lama nunggunya?!" tanya Edo
"lumayan sih hehe" Jawab Gadis
Edo dan Alan pun saling tatap, Gadis yang melihat mereka pun lalu memperkenalkan mereka.
"Eh do kenalin ini temen gue Alan, dan lan ini yang namanya Edo" ucap Gadis
Alan dan Edo pun kemudian memperkenalkan diri sambil berjabat tangan.
"Kalian satu sekolah ?!" tanya Alan
"Engga Edo sekolah tak jauh dari sini lan" jawab Gadis
"Aku kenal Gadis soalnya dia waktu itu nolongin aku pas kecopetan di pasar ini. Dia ngehajar copetnya sendiri dan dari situ aku tertarik untuk ikut dia latihan bela diri, aku berfikir benar juga kata Gadis biar bisa jaga diri sendiri sih" jelas Edo menyahuti
"Ohh, apa Edo yang kamu ceritakan waktu itu dis?" tanya Alan menatap Gadis
"hehehe iya lan" jawab Gadis
"Oh ya, kuharap kalian bisa jadi teman yang baik ya" ucap Gadis sambil menepuk pundak Alan dan Edo secara bersamaan
"yaudah kita berangkat yok, lu bareng gue aja dis" kata Alan
"terus sepeda gue gimana dong !" tanya Gadis
"iya dis, nanti kelamaan kita nunggu kamu ngayuh sepeda haha" Kata Edo menimpali
"CK,, yasudah gue titipin dulu sepedanya " ucap Gadis
Setelah Gadis menitipkan sepedanya ia pun naik motor Alan.
Dan menuju rumah paman Jay.
...*******...
...Jangan lupa like dan komen setelah membaca yaa 💕...
__ADS_1
...Jangan lupa dukungannya yaa hehe 🙏🙏...
...Terimakasih 😍...