
2 Minggu sudah berlalu, hari libur pun telah berakhir, Semua anak sekolah sudah mulai masuk tak terkecuali Gadis.
Gadis yang sudah merindukan bangku di sekolahnya, sangat antusias menyambut hari ini tiba. Ia sungguh bersemangat, setelah sarapan ia pun pamit kepada ayahnya.
"Bismillah, Jomblo mau berangkat sekolah dulu hehe"ucapnya sambil mulai mengayuh sepedanya
Gadis berhenti di pos satpam, berniat menyapa Pak Jajang.
"Pagi pak, gimana kabarnya?"tanya Gadis
"Baik neng Gadis, wihhh semangat banget ya hari pertama masuk, biasanya jam segini belum datang hehe"goda pak Jajang
"Haha, Pak Jajang kalau ngomong suka bener deh, yaudah Gadis masuk dulu ya pak"
"Ya..silahkan neng, semangatt yaa"
Gadis memarkirkan sepedanya seperti biasa, lalu ia menuju kantin terlebih dahulu. Dia mencari seseorang siapa lagi kalau bukan "penguasa bumi". Dan benar saja Yohan sedang sarapan.
"Hei penguasa bumi, gimana kabar lu?" ucap Gadis yang menghampiri Yohan
"Eh Mak lampir, tumben muka lu keliatan semangat gitu"ucapnya sambil menyuapkan makanan kedalam mulut
"Iyalah, gue udah rindu sekolah apalagi si Tania noh yang gapernah ada kabar, pasti tiap hari berduaan terus sama teh Rio !" ucap Gadis yang awalnya sumringah berubah menjadi kesal
"Masa dia ga pernah telfon atau sekedar ngirim pesan ke elu dis?" tanya Yohan
"Gak ada, gue aja ga dibolehin telfon duluan sama dia takut ketauan teh Rio katanya"
"CK,, segitu tertekannya kayaknya dia"ucap Yohan
"Eh dis makasi ya oleh-olehnya, kemarin bi Laras udah kasih ke gue titipan lu" imbuhnya lagi
__ADS_1
"Iya sama-sama, yaudah gue cabut dulu"pamit Gadis
"Gak sarapan dulu?"tawar Yohan
"kagak, bay !" Gadis pun meninggalkan Yohan menuju kelas.
.
.
Hari ini pembelajaran belum aktif, banyak guru mapel yang masih izin karena masih berada diluar kota.
Seperti Tania yang hari ini juga belum masuk sekolah.
Sebenarnya Gadis ingin menghubunginya atau sekedar mengirim pesan, namun ia urungkan. Karena Gadis tidak mau mengecewakan Tania.
Semua murid di pulangkan lebih awal.
Gadis yang sedang berjalan ke parkiran, tak sengaja menoleh ke arah pintu gerbang. Ia melihat seseorang yang dikenalnya.
Gadis tidak jadi masuk ke parkiran, ia memilih mengamati seseorang itu dari kejauhan terlebih dahulu.
Kebetulan Yohan lewat di depannya.
"Woy, penguasa bumi !"panggilnya
Yohan pun seketika menoleh ke arahnya,
"Ada apa?"tanya nya
Gadis melambaikan tangan menyuruh Yohan mendekat.
__ADS_1
"kenapa lu?"tanya Yohan sekali lagi
"Gue lagi kepo sama si teh Rio tuh, hari ini kan Tania ga masuk sekolah, apa iya dia sampe gatau?" tunjuk Gadis dengan dagunya yang melihat Rio depan gerbang, Yohan pun ikut memandang Rio
"Kita ngumpet dulu, jangan sampai dia lihat gue pasti dia akan curiga"ucap Yohan
Mereka menjauh agar keberadaan nya tidak sampai diketahui oleh Rio. Dan betapa terkejutnya Gadis, saat ada perempuan yang keluar dari gerbang dan mencium tangan Rio, seperti apa yang dilakukan oleh Tania biasanya.
"Gila, siapa tuh cewek?!"
"Dia Anita satu kelas sama gue"ucap Yohan santai
"Yang waktu itu lu ceritain??" tanya Gadis
"Iya, lu coba ambil gambar dis, siapa tahu bisa jadi bukti sewaktu-waktu" saran Yohan
Gadis segera mengambil ponselnya dan mengambil foto Rio dan Anita.
Setelah Anita dan Rio pergi, barulah Gadis mengambil sepedanya di parkiran.
Namun saat di tempat parkiran, ia merasa sedang diamati oleh seseorang.
"kenapa tuh cewek, ngliatin gue sampe segitunya, kayak liat mahkluk halus aja" katanya dalam hati
Gadis yang tidak terlalu memikirkannya, segera berlalu dari sana.
...********...
...Hai, selamat malam Readers semoga kalian sehat selalu ......
...Update hari ini segini dulu ya, kita lanjut besok...
__ADS_1
...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa 💕...
...Terimakasih 🙏😍...