Secret Of Love

Secret Of Love
Episode: Butuh menguatkan diri


__ADS_3

Dan benar saja setelah sampai dirumah, hujan turun dengan derasnya, Gadis selesai membersihkan diri dan segera berbaring di ranjangnya.


Airmata nya kembali menetes seakan tak mau kalah dengan air hujan yang berjatuhan diluar, Ia menatapi foto dirinya dengan Tania.


Sampai malam hari Gadis tidak keluar dari kamarnya yang membuat ayahnya khawatir,


Tok Tok...


"Nak, sudah malam makan dulu sebentar"


"Iya yah nanti Gadis makan"jawab Gadis dari dalam kamar


Pak Hendra menghela nafas pelan, ia faham akan perasaan putrinya saat ini.


5 menit berlalu pak Hendra kembali ke depan kamar Gadis,


"Dis, ayah sudah bikinin kamu susu sama roti di meja. Nangis itu juga butuh tenaga"


tak ada jawaban dari Gadis, Pak Hendra pun berlalu ke kamarnya sendiri.


"Kalian tenang saja, Gadis ada di kamarnya biasanya kalau dia lagi sedih memang handphone nya di taruh di bawah bantal dan di silent".


kata Pak Hendra yang sedang menjawab telefon dari keempat sahabat Gadis


Ya, sedari tadi mereka mencoba menghubungi Gadis namun tidak ada satupun panggilan dari mereka yang diterima Gadis. Mereka berempat bingung dan akhirnya memilih menghubungi ayah Gadis.


Kembali ke kamar Gadis, di tengah-tengah kesedihan nya tiba-tiba cacingnya berdemo ria.


"CK,, ayah bener nangis juga butuh tenaga"


ucapnya sambil menghapus air mata nya kemudian pergi ke dapur untuk mengambil susu dan roti yang telah dibuatkan ayahnya.


***


Hari-hari pun berlalu, hari ini Gadis mulai masuk sekolah lagi setelah 5 hari izin karena kepergian Tania. Beberapa guru juga mangerti kalau Gadis begitu terpukul akan kepergian Tania.


Gadis memasuki kelasnya dengan gontai, saat tiba di depan pintu kelas..bayangan Tania sedang tersenyum yang selalu menyambutnya datang pun tiba-tiba muncul. Hingga terganti bayangan beberapa bulan terakhir saat Gadis menjauhi Tania.


Tess...

__ADS_1


Airmata nya tak bisa ditahan, ia segera berlari dari sana.


"sumpah gue gakuaattt" ucapnya dalam hati


"Loh neng Gadis, mau kemana ? 20 menit lagi udah bel" ucap Pak Jajang saat melihat Gadis mengayuh sepeda nya


Gadis pun segera mengerem,


"Hehe, anu pak ada tugas yang ketinggalan nih, Gadis mau ambil dulu"


"Oh, tapi apakah nanti ga telat neng?"


"InsyaAllah enggak deh pak, Gadis bakalan ngebut"


"Yasudah hati-hati neng, tapi jangan ngebut-ngebut nanti benjut hehe"


"Haha, pak Jajang bisa aja. Yaudah pak pamit dulu yaa bay"


"siap neng Gadis"


***


Dia berhenti di masjid dekat pasar, ia akan sholat Dhuha dulu sambil meminta ketenangan di dalam hatinya.


Selesai sholat ia pun duduk di teras masjid sambil mengenakan sepatunya, tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya.


"Ngapain lu disini?" tanya Gadis dan Edo berbarengan


"Elu yang ngapain disini, kalo gue kan sekolahan gue emang Deket sini" jawab Edo


"CK,, lu ga liat gue habis dari dalem ! ya jelas sholat lah"ucap Gadis malas


"Hish, gue tau kalo itu.. masalahnya ini kan masih jam sekolah ! liat, lu aja masih pake seragam"


"Hehe, gue ga jadi sekolah do" kata Gadis sambil menggaruk rambutnya yang tidak gatal


"kenapa? keinget Tania"


Gadis hanya mengangguk kan kepalanya dan wajahnya berubah jadi sendu...

__ADS_1


"yaudah gue traktir Boba dulu mau ga?" tawar Edo


"serius??" mata Gadis langsung berbinar menatap Edo


"CK,, soal makanan aja lu cepet-cepet"


"yaelah, ikhlas ga nih?"


"Iya-iya ayok buruan" ajak Edo


Mereka pun berjalan beriringan masuk kedalam pasar, mencari warung Boba favorit mereka.


Ya, semenjak pertemuan mereka pertama kali mereka jadi sering kesana dan menjadikan warung Boba tersebut sebagai favorit mereka.


Edo menyerahkan es Boba ke Gadis dan duduk di sebelahnya.


"Tumben-tumbenan lu bolos do?"


"Enak aja, siapa yang bolos..jangan samain gue kaya elu dan Alan hehe"


"trus ???"


"lagi jamkos gurunya rapat, jadi gue mutusin buat ke masjid"


"adudu...rajinnya anak emak"


"siapa dulu dong" kata Edo sambil membusungkan dadanya


"Eh dis lu bolos gini emang ga dimarahin ayah lu?"


"gatau, tapi gue tadi udah kirim pesan kalo gue bolos" ucap Gadis dengan santai


"siap-siap aja lu kena omel"


"pasti, tapi kalo ayah kan ga serempong emak-emak. Eh do selfie dulu yok"


Cekrek ....


Gadis pun mengunggah foto mereka di WhatsApp nya..

__ADS_1


tiba-tiba ponselnya pun menyala karena ada panggilan video


__ADS_2