Secret Of Love

Secret Of Love
Episode : Pengen Cepet MoveOn


__ADS_3

Setelah selesai makan mereka bertiga pun pulang.


Irfan mengantar Gadis sampai rumah,


"mampir dulu fan" ajaknya


"gue ga mampir dis, udah ada janji sama duo somplak" kata Irfan


"loh mau kemana, gue kok ga diajak?" tanya Gadis penasaran


"udah, lu tenangin diri Lo dulu pasti capek juga kan lu?besok aja gue ajak"


"oke kalo gitu, makasi ya fan dan hati-hati lu" ucap Gadis


"santai aja, udh kewajiban sebagai teman yang baik hehehe"


Kemudian Irfan pun berlalu dari rumah Gadis.


.


.


.


Setelah berganti baju ia duduk di depan tv dan mengambil ponselnya untuk mengirim pesan kepada Vino,


"Bang, gue putus !" ketik nya


Tak lama layar ponselnya menyala, Gadis pun segera menekan tombol hijau,,


Gadis pun menceritakan semua yang telah terjadi kepada Vino, dari awal ia datang ke desa sampai kejadian hari ini.


Vino memang menjadi tempat ternyaman Gadis untuk mencurahkan rasa di hatinya selama beberapa bulan ini selain Syifa.


Karena Vino selalu menanggapi dan memberikan saran yang menurutnya positif dan dewasa.


"Bang kayaknya Gadis ga lama lagi deh baliknya, pengen cepet-cepet move On. Kira-kira Abang bisa jemput Gadis ke stasiun ga?!"


"Abang usahain ya, kamu kangen-kangenan dulu sama kakek sama nenek dis di puas-puasin dulu gausah peduliin yang ngga peduli sama kamu. Setelah ini Liburan masih lama lagi, ingat itu. Dan jangan lupa selalu berdoa minta petunjuk sama Allah supaya ditunjukan kebaikan" ucap Vino dari seberang sana


"iya bang, makasi. Nanti Gadis kabarin kalo balik, Oh ya bang jangan bilang anak-anak dulu yaa biar suprise hehe"


"Beres dis, yaudah Abang tutup dulu telfonnya ya mau lanjut ngojek dulu, kamu hati-hati Gausah nangis haha,,"


"beh kenapa ga bilang kalau lagi dijalan sih bang, maaf Gadis ganggu , Abang juga hati-hati"


"Santai aja dis, kaya sama siapa yaudah yaa"


Panggilan pun terputus, tak lama layar ponselnya kembali menyala. Ternyata panggilan dari Ibu Gadis, Gadis pun segera menggeser tombol hijau.


Saat ia berbincang-bincang dengan ibunya, bertepatan dengan kakek dan neneknya yang baru pulang dari ladang, seketika neneknya yang mendengar suara anaknya pun merebut ponsel Gadis.


Mereka ngobrol dengan hebohnya.


Malam harinya, selesai makan malam Gadis mengatakan bahwa ia akan balik ke kota hari Minggu, lebih tepatnya 2 hari lagi.


Kakek dan neneknya pun protes, kenapa hanya sebentar pulang ke desa , Gadis pun beralasan bahwa banyak tugas yang belum ia kerjakan, Syifa hanya diam karena ia sudah mengetahui alasan Gadis yang sebenarnya adalah ingin menghindari Bastian.

__ADS_1


Ya sore tadi, Gadis sudah menceritakan semuanya kepada Syifa.


.


.


.


Gadis memanfaatkan 2 hari berharganya.


1 hari ia menghabiskan waktu bersama kakek dan neneknya seperti saran dari Vino, bahkan seharian Gadis ikut ke ladang walaupun ia tidak ikut membantu. Ia sibuk memotret kakek dan neneknya , hingga makan bersama saat di ladang.


Sejenak ia melupakan kesedihannya, berganti dengan bahagia.


Sungguh inilah liburan yang sebenarnya, bersama orang yang ia sayangi dan menyayanginya.


Dan 1 hari lagi ia pergi mengajak Syifa dan teman-teman nya, yaitu Irfan, Wisnu, Mamat, dan Udin untuk menemaninya mencari oleh-oleh khas dari daerahnya.


Sekalian mereka jalan-jalan.


"lu beneran dis bakal balik besok?" tanya Mamat sendu


Gadis hanya menjawab dengan anggukan.


"Cepet banget sih dis, kita masih kangen sama lu"ucap Udin yang pemalu itu


"cielahhh baru kali ini woy, Udin bilang kangen sama gue hahahah" kata Gadis terkekeh


Semua pun tertawa, berbeda dengan Udin yang terlihat malu sekali.


"Emang salah, kan kita temenan udah lama. trus kita berpisah, trus baru ketemu lagi cuma sebentar terus mau pisah lagi" ucap Udin


Irfan dan Wisnu yang mengetahui alasan Gadis ingin segera balik pun menggoda Gadis dengan menaik turunkan alisnya.


"apaan kalian kaya gitu, mau gue timpuk pake sendal?" ucap Gadis kemudian


"Hahaha, enggak " jawab Irfan dan Wisnu secara bersamaan


"Hati-hati ya lu dis, jaga diri lu baik-baik disana" kata Mamad


"iya mat, pasti kok.. lu juga ya jangan berantem Mulu haha" ucap Gadis


"pokoknya kalian semua jaga diri baik-baik" imbuhnya lagi


"iya dis, tenang aja kita ini cowok yaudah yuk pulang" ucap Wisnu ikut menimpali


mereka semua pun memutuskan untuk pulang, karena hari juga sudah sore .


.


.


.


Hari Minggu pun tiba, Gadis diantar oleh Syifa ke stasiun Gubeng.


Dan disinilah Gadis, sedang menunggu keretanya datang.

__ADS_1


"Mba titip kakek sama nenek ya?!" ucapnya pada Syifa


"Iya dis kamu tenang aja, sekolah yang pinter ya jangan pikirin yang aneh-aneh" kata Syifa memberi nasehat


"Iya mba, mba hati-hati yaa..


sedikit obrolan sebelum Gadis berangkat.


.


.


.


Time Skip


.


.


.


Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam Gadis sampai di stasiun.


Ia mencari tempat duduk dan mencari ponselnya untuk menghubungi seseorang.


"Halo Bang, Gadis udah sampe di stasiun nih"


"Iya, Abang ini lagi jalan ke arah kamu"


Gadis sontak mencari seseorang yang sedang berjalan kearahnya . Ia pun tersenyum, ketika sudah melihatnya



"Abang sudah sampai ?" tanya nya


"Udah, dari 1 jam yang lalu" jawab Vino membalas senyuman Gadis


"hehe, maaf ya bang Gadis udah ngrepotin" ucapnya tidak enak


"Engga ngrepotin kok. Emm.. are you okay?"


"Yes, I'am Fine padam" jawab Gadis dengan semangat


"kok padam ??" dahi Vino mengernyit


"yakan kalo cewe Madam bang, kalo Abang cowo jadi padam deh hehehe peace !! " jelas Gadis sambil menunjukkan 2 jari nya


"hahahaha, ada-ada aja kamu dis" Vino pun terkekeh


"Selalu aja dis, kamu bisa bikin aku ketawa" Ucap Vino dalam Hati


"yaudah pulang yuk" ajak Vino yang diangguki oleh Gadis


...**********...


...Jangan lupa berikan like setelah membaca yaa 💕...

__ADS_1


...Terimakasih banyak 😍😍😍...


__ADS_2