
Alan dan Edo melajukan motornya berjalan beriringan.
Edo berhenti di depan gang arah kepasar sendang.
Alan pun menginjak rem.
"Ada apa do?" tanya Alan
"rumah gue belok kesini, kalian mau mampir dulu ga?" tanya Edo balik
"kapan-kapan aja deh do makasi" ucap Alan
"Oke kalo gitu, kalian hati-hati. nanti gue kabari dis" kata Edo
Mereka pun melanjutkan perjalanan masing-masing.
Tak lama Alan dan Gadis sampai di pasar, Alan mengantarkan Gadis ke tempat penitipan sepeda.
"Sebenarnya kalo lu ga ada acara gue mau ajak lu kerumah gue ! mami nanyain lu terus tuh" ucap Alan sambil menerima Helm dari Gadis
"Oh gitu, tapi maaf banget lan hari ini gue belum bisa sampaikan salam maaf gue ke mami lu !"
"iya gapapa kok gue ngerti dis"ucap Alan
"Dan juga, gue udah bilang ayah gue soal ini ! katanya lu suruh jemput gue kerumah. Baru deh boleh hehe" kata Gadis
"ya malah bagus kalo udah dikasih izin dis, yaudah gimana kalo Minggu depan ?"
."kita lihat dulu aja ya, nanti gue kabarin ! yaudah Sono pulang hati-hati dah" kata Gadis
"idih ngusir ! yaudah gue pulang lu juga hati-hati" ucap Alan
Gadis pun melambaikan tangan, setelah itu ia masuk kedalam penitipan sepeda.
***
Gadis bersiap-siap untuk menyusul ayahnya ke kolam renang Cakra.
Sebelum berangkat seperti biasa ia akan mengirim pesan kepada kekasihnya Bastian.
Ada pesan dari Edo juga yang mengatakan bahwa ia sudah sampai di kolam renang tersebut.
"yahh ! harusnya tadi kita berangkat bareng aja do. lu malah ninggalin gue ! apa dia masih canggung ya sama gue hehe" gumamnya sendiri
Namun ponselnya seketika bergetar saat ia akan memasukkannya ke dalam tas.
Ia melihat nama dilayar ponselnya kemudian ia menekan tombol hijau.
"Iya bang??"
"Abang jadi ikut kamu berenang dis"
"Oh yaudah ayok, Abang dimana sekarang?"
"gue udah di depan rumah lu dis"
__ADS_1
"hahhh??!!serius lu bang!"
kata Gadis sambil berlari ke depan, ia melihat dari jendela dan ternyata benar Vino sudah berada di depan rumahnya.
Gadis pun membuka pintu rumahnya.
"hish Abang nih, kenapa ga ngabarin dulu mau kesini" kata Gadis yang masih kaget
"hehehe maaf, Abang ga disuruh masuk nih" tanya Vino
"engga bang, ga ada ayah ! nanti takutnya fitnah hahaha" jawab Gadis sambil tertawa
"haha kamu bener juga, yaudah ayo berangkat" ajak Vino
" bentar bang, Gadis ambil tas dulu ya"
Vino Hanya menganggukkan kepalanya.
Gadis pun mengunci pintu kemudian berjalan ke arah Vino.
Ia memakai helm yang Vino berikan kemudian mereka berangkat.
Pukul 09.00 mereka berangkat.
Dan tak sampai 30 menit mereka sudah tiba di kolam renang Cakra.
Vino membayar tiket masuk mereka berdua.
"nih bang uang tiket tadi" kata Gadis
"beneran bang, beh baik banget Abang ! makasi ya"
"Santai aja kali , oh iya Edo jadi kesini ga?" tanya Vino
"udah sampe sini bang anaknya, orang Gadis ditinggalin tadi ! emang kampret tu anak" ucap Gadis yang membuat Vino terkekeh.
"Eh itu ayah Gadis bang disana kita samperin yuk!" ajak Gadis
Mereka menghampiri pak Hendra yang terlihat tengah memberi intruksi kepada murid-muridnya.
Saat Gadis menuju ke tempat Pak Hendra, Ia bertemu dengan Edo yang sedang duduk di kursi panjang sedang bermain game di ponselnya.
"lah ni dia nih bocah yang ninggalin kita bang" kata Gadis didepan Edo
Edopun nyengir kuda.
"kita temuin ayah Gadis dulu yuk do" ajak Vino kepada Edo
Mereka pun menghampiri Pak Hendra.
Gadis memperkenalkan Vino dan Edo kepada Ayahnya.
Pak Hendra menyuruh mereka bertiga untuk segera berganti baju.
Sebenarnya Gadis sangat antusias saat mengajak Vino ataupun Edo berenang, agar bisa membantunya membimbing murid ayahnya yang laki-laki.
__ADS_1
Pak Hendra hanya memberi arahan sedangkan yang mempraktekkan gerakan adalah Vino, Edo, dan Gadis secara bergantian.
Saat dirasa muridnya sudah paham, Pak Hendra menyuruh muridnya praktek didalam kolam renang.
Gadis membimbing anak perempuan, Sedangkan Edo dan Vino membantu membimbing anak laki-laki.
***
Pukul 11.00 siang, Pak Hendra mengakhiri kegiatan praktek berenang murid-muridnya.
Beliau menyuruh anak-anak segera berganti baju, sebelum pulang anak-anak memakan bekalnya bersama-sama.
Vino, Gadis dan Edo pun juga sudah selesai berganti baju.
Mereka duduk di sebuah gazebo yang berada disana.
"Terimakasih ya nak Vino dan nak Edo sudah membantu saya"
"Iya pak sama-sama" ucap Vino
"Eits, tidak gratis ayah ! traktir makan dong yah hehe" kata Gadis
"ish ! kamu apaan sih dis, ngga kok pak kami Ikhlas bantu bapak" ucap Vino
"iya kamu tu dis suka ngawur aja kalo ngomong" ucap Edo menyahuti
"hehehe " Gadis hanya tertawa
"Yasudah ini kamu ajak makan nak Vino dan nak Edo, ayah kesana dulu ya nemuin murid-murid ayah" kata Pak Hendra sambil menyodorkan selembar uang kepada Gadis
"Gadis... kamu tu ya ! Abang yang ga enak sama ayah kamu" kata Vino
"Gapapa bang santai aja .."
"Santai-santai mbahmu itu dis" kata Edo yang jengkel kepada Gadis
"udah-udah jangan marah-marah dong ini namanya rezeki tauk ! gaboleh nolak" kata Gadis
"Eh dis jadi kamu ketemu sama si Alan disini?!" tanya Vino
"Heem bang tu dia kelelep di bawah situ" jawab Gadis sambil menunjuk sungai disamping bawah kolam renang.
"yaudah yuk kita makan trus kita pulang" ajak Gadis lagi
Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pulang
Gadis bareng Vino lagi, karena ayahnya tadi membawa mobil sekolah bersama murid-muridnya.
...********...
...DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE 77 🇮🇩...
...MERDEKA !!!🇮🇩...
...Jangan lupa like dan komen setelah membaca yaa 💕...
__ADS_1
...Terimakasih 😍😍...