Secret Of Love

Secret Of Love
Episode : Menjelaskan kepada Ayah


__ADS_3

...******...


Gadis sampai dirumah setelah 15 menit perjalanan dari pasar.


Ia menyandarkan sepedanya disamping rumah dan berjalan masuk.


"Assalamualaikum Gadis pulang yah"ucapnya ketika memasuki rumah


Pak Hendra yang tengah berbincang dengan istrinya lewat sambungan telfon itu pun seketika mendekati Gadis.


"Walaikumsalam..dis itu bibir kamu kenapa ! jangan bilang gelud lagi"


"bukan gelud ayah ! sini-sini duduk dulu Gadis ceritain" kata Gadis sambil menuntun kembali ayahnya ke kursi depan tv


"Gini ayah, jadi tadi tu Gadis nolongin ibu-ibu yang mau dijambret di dekat pasar. Nah pas Gadis nglawan jambretnya Gadis kena sodok nih ! tapi udah gapapa kok yah" jelas Gadis


"ya ampun Gadis ! kamu itu membahayakan diri kamu sendiri" kata Ayahnya


"tapi masak kita liat orang kesusahan trus diem aja yah kan kasian. Lagian apa coba gunanya Gadis ikut latihan bela diri"


Pak Hendra seketika hanya menggelengkan kepala.


"trus ini kamu kok belanja sayur banyak banget" tanya Pak Hendra yang melihat Gadis membawa seplastik sayuran


Gadis pun beralih menatap plastik yang ia bawa


"Ohh ini...bukan beli ayah Gadis cuma dikasih kok"

__ADS_1


"dikasih sama siapa ?!" tanya ayahnya penasaran


Gadis menghembuskan nafasnya dan mulai menjelaskan


"Gini yah...sebenernya dulu saat pertama kali Gadis pergi berenang, Gadis tu sempat menolong seseorang yang tenggelam di sungai dibawah kolam renang itu Lo yah. Dan anak itu untungnya bisa selamat yah, dan ada Pak Yanto juga yang bantu Gadis. Akhirnya kita ajak anak itu kerumah Pak Yanto! Pak Yanto meminjamkan baju anaknya.


Dan semenjak itu Gadis dan anak itu jadi berteman yah. Dan tadi Gadis kerumah pak Yanto nemenin anak itu ngembaliin baju anaknya. Pas mau pulang eh Pak Yanto bawain sayuran ini, ini hasil panen Pak Yanto sendiri Lo yahh" Jelas Gadis panjang lebar


Pak Hendra pun seketika memeluk Gadis.


Ia mengusap-usap rambut anaknya tersebut.


"Ayah jadi bangga nak sama kamu, ternyata rasa simpati kamu itu tinggi. Oh ya memang disana tidak ada yang menolong selain kamu dan Pak Yanto ? mengingat jarak sungai yang tak terlalu jauh" tanya Ayahnya


"boro-boro yah, malah ada yang dengan santainya berenang lagi setelah melihat kebawah" ucap Gadis


"Gadis cuma gamau ayah khawatir aja' nanti kalo Gadis ga dibolehin nolong orang lagi sama ayah, gimana?!"


Pak Hendra tersenyum "ayah ga bakalan larang, tapi lain kali hati-hati ya kalo menolong lagi, kalau sekiranya kamu tidak mampu sebaiknya cari bantuan nak?!" nasehat pak Hendra


Gadis hanya menjawab dengan anggukan kepala.


"Oh ya kapan-kapan kamu ajak kesini temen kamu itu. namanya siapa?!" tanya pak Hendra


"namanya Alan yahh..." Gadis mengucap pelan


"laki-laki?!!" tanya Ayahnya lagi sedikit kaget

__ADS_1


"hehehe heem yah" kata Gadis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"hah..yasudah yang penting tau batasan ! ajak kesini kapan-kapan" pinta pak Hendra


"memang boleh yah ?!oiya yah ini ada titipan makanan dari mami nya Alan. ayo yah kita makan" ajak Gadis


"boleh yang penting ada ayah ! apa itu " tanya ayahnya sambil mengikuti Gadis menuju meja makan


"steak katanya yah ! enak Lo yahh ..hmmm ayah cicipi dulu aja"


"wihh, lumayan ni yah kagak beli sayur seminggu heheh" ucap Gadis sambil memasukkan sayuran ke dalam kulkas


"Ya Alhamdulillah, disyukuri dis" kata ayahnya


"Dis tadi ibumu menanyakan kabarmu, sudah 3 hari ini kamu tidak mengirimi pesan katanya" imbuh pak Hendra lagi


"iya yah habis Gadis lagi sibuk persiapan buat besok Selasa ada lomba basket, trus lomba dance 2 Minggu lagi" jelas Gadis


"ya nanti tapi coba kamu kirim pesan, supaya ibumu tidak khawatir "


"baik bos !"


Setelah selesai menata sayuran Gadis bergabung dengan ayahnya dan makan bersama .


...*****...


...Jangan lupa like dan komen setelah membaca yaa 💕...

__ADS_1


...Terimakasih 😍...


__ADS_2