
Hari ini Fauzi berangkat sekolah dengan mamih dan papih, karna merka ingin tau ada pengumuman apa.
"Ayo nak kita berangkat," ucap papih.
"Iya pih," ucap Fauzi.
Fauzi pun duduk di tengah bersama mamih, sedangkan papih duduk di depan sebelah supir. Akhirnya tiba di sekolah dan sudah banyak orang tua murid yang hadir.
"Selamat pagi dan selamat datang kepada orang tua siswa kelas 9, terima kasih yang sudah mau menyempatkan datang dan menghadiri acara pagi ini. Agenda acara hari ini pengumuman nilai tertinggi di SMPN 2, nilai tertinggi sekota Bandung, dan nantinya akan ada pendaftaran SMA," ucap MC.
Para siswa kelas 9 sedang menunggu harap-harap cemas, karna ingin tau siapa yang memiliki nilai tertinggi.
"Selamat pagi dan selamat datang kepada orang tua siswa kelas 9, saya selalu sebagai kepala sekolah ingin memberitahu kepada semua tentang nilai tertinggi. Saya bangga sekali sama murid ini, dia bukan dari kalangan orang kaya dan dia juga bisa bersekolah karna bantuan dari sanak sodaranya. Bisa di bilang, orang tuanya itu dulunya asisten rumah tangga, dan atasannya baik sekali karna telah mau membiayai sekolah dari anak asisten rumah tangga ini. Anak ini disekolah juga tidak banyak bertingkah, justru mau membantu anak-anak yang lain yang kesulitan dalam pelajaran. Dia memiliki jumlah nilai 296 dengan rata-rata nilai 98, dia menjadi nilai tertinggi di SMP ini dan sekota Bandung, mari kita sambut Muhammad Fauzi dari kelas 9a," ucap kepala sekolah.
Semua yang mendengar merasa bangga, terutama orang tua angkat Fauzi yang bangga sekali dengan kecerdasan otaknya.
Fauzi langsung sujud syukur sebelum maju ke atas panggung, dan memeluk Lukas sebagai sahabatnya yang tersisa hingga akhir.
"Selamat ya Fauzi, bapak bangga sekali padamu. Kita juga panggilkan orang tua angkatnya. Untuk dokter Benny Hadiatma maju ke atas panggung," ucap kepala sekolah.
Dokter Benny Hadiatma pun maju ke depan, untuk menemani sang putra bungsunya.
__ADS_1
"Selamat pagi semua, saya orang tua angkat Muhammad Fauzi. Saya menjadi orang tua angkatnya sejak kelas 1 SMP, ketika ibunya meninggal karna sakit. Orang tua Fauzi sudah bekerja di rumah saya udah 10 tahun lebih dan mereka juga dulunya bekerja di tempat orang tua saya, karna saya melihat Fauzi memiliki keinginan untuk belajar dan punya cita-cita yang tinggi. Saya sebagai orang tua angkatnya ingin memberikan yang terbaik untuk putra ketiga atau putra bungsu saya ini. Saya bangga sekali sama Fauzi, dia tidak susah untuk disuruh belajar. Fauzi gapailah semua keinginan dan cita-cita mu, papih, mamih, cici dan koko akan selalu mensupport untukmu nak," ucap dokter Benny.
"Selamat pagi semua, saya Muhammad Fauzi dengan sangat banyak terima kasih kepada orang-orang yang selama ini mensupport saya dalam sekolah. Terutama buat orang tua di surga, keluarga dokter Benny Hadiatma, guru-guru SMPN 2 Bandung dan sahabat saya Lukas Widianto dan Alika Putri yang sudah pindah ke Surabaya. Kalau bukan karna kalian, mungkin yang ada di depan sekarang ini bukan saya. Buat papih makasih banyak udah selalu dukung dan tau apa yang Fauzi mau, makasih buat mamih yang setiap hari selalu bawain bekal buat Fauzi, buat cici dan koko yang selalu ada buat Fauzi. Buat orang tua di surga, semoga kalian bahagia disana. Buat Lukas Widianto makasih udah mau berteman hingga kelas 3 ini, dan buat Alika Putri semoga kita bisa bertemu lagi. Dan tak lupa buat semua teman kelas 9, semoga kalian sukses nantinya," ucap Fauzi.
Para tamu undangan yang hadir merasa terharu dan bangga memiliki murid yang selalu rendah hati pada semua orang, walaupun Fauzi diangkat di orang kaya, tapi Fauzi tidak menjadi sombong.
"Karna hasil Fauzi sangat memukau, pemerintah dinas pendidikan kota Bandung memberikan beasiswa FULL ke SMAN 1, SMAN 3, dan SMAN 5. Beasiswa ini untuk biaya iuran sekolah tiap bulan dan uang buku selama 3 tahun. Dan saya juga akan mengumumkan nilai terbaik di SMPN 2, untuk peringkat kedua ada Alika putri, dan peringkat ketiga diraih oleh Lukas Widianto," ucap Kepala sekolah.
Tiba-tiba dari arah samping, Alika Putri datang bersama sang papih. Hal ini membuat Fauzi dan Lukas kaget karna kedatangan Alika putri.
"Untuk ketiga siswa ini mendapatkan Trophy dan uang sebesar 1juta rupiah, untuk Lukas dan Alika silahkan maju kedepan untuk berkumpul dengan sahabat kalian yang sebelumnya sudah maju,"
Dokter Benny yang melihat Fauzi merasa terharu dan bangga sekali melihat outra bungsunya ini, mamih sedari tadi melakukan video call bersama Felisya dan Alfred.
"Nanti aku ceritakan ya," ucap Alika.
Kepala sekolah dan wali kelas 9a sudah memberikan trophy dan sejumlah uang untuk mereka bertiga.
"Saya sebagai wali kelas 9a, merasa bangga memiliki murid seperti mereka bertiga. Mereka selalu membantu temannya yang kesulitan dalam memahami pelajaran, dan mereka tak lupa untuk menjalankan ibadah solatnya. Buat semua kelas 9, semoga kalian sukses dan terwujud cita-citanya," ucap wali kelas 9a.
"Sekian dari rangkaian dua acara hari ini, sekarang buat seluruh murid ajak orang tua kalian masuk ke kelas kalian masing-masing. Karna akan melakukan pendaftaran SMA," ucap kepala sekolah.
__ADS_1
Para murid membawa orang tuanya untuk masuk kelas masing-masing, Fauzi membawa mamih dan papihnya ke kelas.
Mamih dan papih tak henti-hentinya menghadiahi kecupan di kening untuk putra bungsunya itu. Mereka bangga dengan hasil yang Fauzi kasih selama ini.
"Selamat pagi semua, saya wali kelas 9a. Saya akan mendata anak-anak kelas 9a untuk mendaftarkan ke SMA mana aja yang di mau," ucap wali kelas.
Fauzi dan papih sebelumnya sudah pernah mengobrol untuk masuk SMAN 3, dan sekarang Fauzi dapat beasiswa yang udah pasti akan masuk SMAN 3 Bandung.
Fauzi dan sang papih maju paling awal, karena di pilih dari yang memiliki peringkat tertinggi dulu.
"Selamat pagi Fauzi dan dokter Benny, Fauzi mau masuk ke SMAN mana?" tanya wali kelas.
"Maaf Bu, saya mau tanya dulu. Kan Fauzi dapat beasiswa dari 3 SMA, nah itu Fauzi akan pasti langsung masuk ke situ?" tanya dokter Benny.
"Iya pa, Fauzi udah pasti akan langsung masuk ke SMA itu, jadi mau masuk ke SMA mana?" tanya wali kelas.
"Karna di lihat dari dukungan untuk cita-citanya anak saya, saya memilih SMAN 3 Bandung. Karna Fauzi punya cita-cita untuk jadi dokter," ucap Dokter Benny.
"Itu pilihan yang sangat tepat pa, selamat buat Fauzi yang sudah masuk dan di terima di SMAN 3 Bandung," ucap wali kelas.
"Terima kasih bu untuk bantuan dan support selama ini untuk Fauzi," ucap Fauzi.
__ADS_1
Akhirnya acara hari ini telah selesai dan Fauzi akan menjadi calon siswa SMAN 3 Bandung.