She'S Come Back

She'S Come Back
Bab 32 - Anaya Ujian


__ADS_3

Fauzi yang telah mengantarkan Anaya ke dalam kelas dan Fauzi menunggu di sebuah taman sekolah itu.


Ketika sedang duduk, Fauzi melihat guru kesayangannya itu, lalu Fauzi menghampiri guru itu.


"Assalamu'alaikum ibu, apa kabar?" ucap Fauzi.


"Walaikumsalam, maaf siapa ya," ucap Ibu Nunung.


"Saya kakanya Anaya dan perawat Anaya," ucap Fauzi.


Ibu Nunung pun berpikir sejenak dengan perkataan pria itu.


"Apakah kamu Muhammad Fauzi?" ucap Ibu Nunung.


"Iya bu, saya Fauzi," ucap Fauzi sambil menyalami dan mencium tangan Ibu Nunung.


"Ya Allah nak, apa kabar?" ucap Ibu Nunung.


"Allhamdulilah baik bu," ucap Fauzi.


"Lagi tunggu Anaya ya? Kamu jaga dia dengan baik, serahkan semua sama Allah. Buatlah dia bahagia," ucap Ibu Nunung.


"Insya Allah, Fauzi akan jaga dan rawat Anaya, semampu Fauzi," ucap Fauzi.


"Ya udah Ibu, masuk dulu ya. Ibu mau mengawas," ucap Ibu Nunung.


"Iya bu, silahkan," ucap Fauzi.


Ibu Nunung pun masuk ke ruang guru dan meninggalkan Fauzi di taman. Fauzi pun dengan semangat menunggu Anaya yang sedang UN.


Akhirnya 2 jam pun berlalu, Anaya pun sudah selesai mengerjakan soal UN di hari pertama. Fauzi pun menghampiri kelas Anaya, dilihat sedang membantu teman - teman yang menanyakan pelajaran UN yang mereka tidak mengerti.

__ADS_1


"Banyak teman yang menyayangimu dek, tetap semangat ya dek," gumam Fauzi dalam hati sambil melihat Anaya dari jendela.


Semua teman Anaya satu per satu keluar dari kelas dan membantu mendorong kursi roda.


"Nay sehat lagi ya, kami rindu bercanda dan belajar bersama," ucap salah satu teman Anaya.


"Aamiin, doakan saja ya," ucap Anaya.


"Nay, kami pulang duluan ya," ucap salah satu teman Anaya.


"Dadah semua nya," ucap Anaya.


Semua pun berjalan ke arah gerbang sekolah.


"Kak pulang yu," ucap Anaya.


"Ayo, kita belajar buat besok," ucap Fauzi.


Saat Fauzi sedang mendorong kursi roda Anaya, ada seseorang yang memanggilnya.


Anaya dan Fauzi pun melihat ke belakang, ternyata Ibu Nunung yang memanggil.


"Gimana UN nya bisa tadi?," tanya Ibu Nunung.


"Allhamdulilah bu lancar. Bu ini perawat sekaligus guru yang Anaya ceritakan sama ibu," ucap Anaya.


"Iya nak, ibu sudah bertemu tadi. Iya ini murid kesayangan ibu dan kamu juga jadi murid kesayangan ibu," ucap Ibu Nunung.


"Ah Ibu bisa aja," ucap Fauzi.


"Fauzi, Anaya, Dita... Kalian tuh 3 murid kebanggaan ibu," ucap Ibu Nunung.

__ADS_1


"Makasih ya bu," ucap Fauzi dan Anaya.


"Ya sudah pulang, belajar buat besok. Sehat slalu ya Anaya kesayangan ibu," ucap Ibu Nunung.


"Iya bu, kami pamit ya," ucap Fauzi dan Anaya sambil mencium tangan Ibu Nunung.


Anaya dan Fauzi pun menuju arah lapangan parkir, Fauzi membawa mobil ayah Teguh untuk antar jemput Anaya.


Fauzi pun menggendong Anaya untuk masuk ke dalam mobil dan ifusan di gantungkan pada pegangan tangan di atas.


Mobil pun melaju arah rumah, akhirnya mereka pun tiba di rumah. Anaya sudah tertidur di dalam mobil.


"Nay bangun, udah sampai," ucap Fauzi.


Anaya pun membuka mata dan Fauzi telah menggendong kembali Anaya ke atas kursi roda.


"Assalamu'alaikum," ucap Fauzi.


"Walaikumsalam, anak bunda udah pulang," ucap Bunda.


"Iya bunda," ucap Anaya.


"Sekarang ganti baju, solat. Nanti kita makan bersama," ucap Bunda.


Fauzi dan Anaya pun hanya menganggukkan kepala. Anaya di bantu Nita untuk mengganti pakaian dan Fauzi pun pergi ke kamarnya untuk mandi dan solat.


Anaya yang sudah berganti pakaian dan solat pun pergi keluar kamar bersama Fauzi.


"Kaka," ucap Adam.


"Hai adek, gimana seru liburnya?" tanya Anaya.

__ADS_1


"Seru sih kak, tapi. bosen gak bisa ketemu sama teman - teman. Mana libur 2 hari lagi," ucap Adam yang sambil cemberut.


Anaya dan Fauzi tersenyum melihat reaksi Adam yang seperti itu.


__ADS_2