She'S Come Back

She'S Come Back
Bab 38 - Makan Sore


__ADS_3

Fauzi yang sedang menangis di luar ruang rawat Anaya, Fauzi menangis dengan apa yang baru saja terjadi. Dan ayah menghampiri Fauzi yang sedang menangis.


"Nak," ucap Ayah.


"Ayah," ucap Fauzi.


"Kenapa nak?" tanya ayah.


"Fauzi udah sering liat pasien yang kaya Anaya gitu," Fauzi.


"Sabar ya nak. Walaupun Anaya tidak sembuh dan kembali kepada sang Pencipta, tandanya lebih sayang sama Anaya. Dan Fauzi tetap jadi anak ayah sampai kapanpun," ucap ayah.


"Makasih ya yah, kalau Fauzi tetap jadi anak ayah. Tapi Fauzi gagal menyembuhkan Anaya," ucap Fauzi dengan lirih.


"Nak, semuanya sudah suratan takdir dari Allah. Jika Allah menyembuhkan Anaya, itu allhamdulilah. Bila Allah memanggil Anaya, tandanya tugas Fauzi udah selesai dan Allah terlalu sayang sama Anaya. Jadi jangan sedih lagi ya," ucap ayah.


Fauzi pun langsung memeluk ayah dan menangis, ayah pun tak kuasa menahan air mata untuk tidak keluar.


.


.


.


.

__ADS_1


.


"Sayang, kaka cari makanan dulu ya, kaka lapar. Adek mau di beliin apa?" tanya Aris.


"Adek mau susu kedelai yang rasa taro dan roti keju susu ya," ucap Anaya.


"Okay kaka beliin dulu ya," ucap Aris.


Sebenarnya Aris sudah tak kuat untuk membendung lagi air mata di ujung matanya, sedari tadi air mata sudah mulai menetes. Hanya saja Aris mengelap nya dengan alasan gatel mata.


Aris pun keluar ruangan dan melihat ayah sedang memeluk Fauzi. Aris pun ikut memeluk dan menangis.


"Aris gak mau kehilangan Anaya," ucap Aris sambil menangis.


"Sabar ya nak, kita tidak bisa melawan takdir Allah. Jika Allah mengambil Anaya, kita harus siap dan ikhlas," ucap ayah.


"Sabar nak, kita banyak berdoa dan minta doa yang terbaik untuk Anaya," ucap Ayah.


"Ya udah kita cari makan aja yu, kita tenangin diri," ucap ayah.


Aris dan Fauzi pun berdiri mengikuti sang ayah ke kantin rumah sakit.


"Yah, adek nitip roti keju susu dan susu kedelai rasa taro," ucap Aris.


"Iya nanti kita bungkus ya," ucap ayah.

__ADS_1


Fauzi pun merangkul Aris yang hatinya benar - benar rapuh dan hancur. Akhirnya mereka tiba di kantin termewah yang ada di rumah sakit itu.


"Fauzi mau pesan apa?," tanya ayah.


"Pesen Nasi teriyaki dan es teh manis," ucap Fauzi.


"Aris mau pesan apa?" tanya ayah.


"Pesen steak dori bumbu rica - rica dan jus jeruk," ucap Aris.


"Saya pesan Dori steak saus asam manis dan es kopi. Di bungkus 1 dori steak saus rica - rica dan 1 dori saus padang, minumnya kedelai taro 1 dan jus alpukat 1," ucap ayah.


Mereka pun mencari tempat duduk sambil menunggu pesanan mereka datang dan akhirnya pesanan mereka datang. Mereka bertiga pun makan tanpa ada suara dan makan pun telah selesai.


Setelah makan, Aris mencari roti keju susu pesanan Anaya. Mereka pun kembali ke ruang rawat Anaya.


"Kok lama?," ucap Anaya.


"Sekalian makan sama ayah dan ka Fauzi," ucap Aris.


"Nih ayah bawa dori saus rica - rica buat Anaya dan Dori saus padang untuk bunda," ucap ayah.


"Makasih ayah," ucap Anaya.


"Sama - sama sayang, makan yang banyak ya. Biar bisa cepet pulang," ucap ayah sambil mengecup kening Anaya.

__ADS_1


Mereka pun makan, Anaya di suapin sama Aris.


__ADS_2