
Satu hari berlalu sejak peristiwa di panti asuhan.
Owen, tuan muda keluarga William yang jari-jari tangannya dipatahkan Bryan, dia telah menjalani operasi, dan setidaknya butuh waktu satu bulan untuk proses penyembuhan lukanya. Meski sudah dioperasi dan akan pulih dalam satu bulan, Owen tak sedikitpun melupakan kejadian di pantai yang telah mencoreng namanya sebagai tuan muda keluarga William.
“Ini sudah sekian kalinya kamu membuat keributan, dan membuat malu keluarga William!” Teriak Mark, ayah Owen sekaligus kepala keluarga William.
Dia sudah sering memperingatkan putranya untuk tidak membuat keributan, dan ini bukan kali pertama putranya masuk rumah sakit karena terlibat keributan.
Mark berbeda dengan Owen. Untuk mengetahui semua yang terjadi, dia menyuruh orang kepercayaannya menyelidiki ke lokasi kejadian. Semua kamera cctv diperiksa, dan mendengarkan langsung penjelasan saksi yang saat itu melihat kejadian dari awal sampai akhir.
Dari laporan hasil penyelidikan orang kepercayaannya dan melihat rekaman kamera cctv, jelas putranya adalah pihak yang salah karena telah mengganggu kekasih orang lain, dan dia kebetulan mengenali sosok wanita yang diganggu putranya.
Wanita itu adalah putri sahabatnya, dan dia tahu kalau putranya sangat menginginkan wanita itu. Namun dia tahu persis apa yang diinginkan putranya dari wanita itu. Jelas keinginannya bukan didasari pada perasaan, tapi putranya menginginkan tubuh wanita itu.
“Kalau kamu ingin menjalin hubungan serius dengannya, dengan senang hati aku akan membantumu. Orangtuanya adalah sahabat baikku, sekalipun saat ini dia punya kekasih, aku bisa membuatnya menjadi milikmu melalui hubungan baikku dengan keluarganya!” ucap Mark yang membuat Owen merasakan angin segar menerpa wajahnya.
“Ayah, aku sangat menginginkannya, dan kalau ada kesempatan seperti itu aku pasti menjalin hubungan serius dengannya,” jawab Owen penuh semangat, dan sekilas terlihat keseriusan dari ekspresi wajahnya.
Mark menganggukkan kepalanya. “Wanita itu memang pantas untukmu, dan aku akan mengajukan lamaran secara langsung begitu orangtuanya kembali dari perjalanan bisnis di luar negeri.”
Puas, sangat-sangat puas. Itulah yang saat ini dirasakan oleh Owen. “Pada akhirnya akulah yang akan mendapatkannya, dan pria itu akan aku buat menangis darah saat aku menikmati malam-malam indah bersama Nayla,” ucapnya pelan begitu Mark keluar dari kamarnya.
Sementara itu Bryan yang pagi ini mengawali harinya dengan berolahraga di taman mewah tak jauh dari mansion-nya, sambil duduk di kursi taman, dia mengeluarkan handphonenya, dan melihat pesan dari sistem yang hampir saja dia lupakan. Pesan yang hampir dia lupakan adalah pesan yang berisikan identitas asli Dokter Rosaline.
“Kenapa sistem mengatakan pesan ini berisikan identitas asli Dokter Rosaline? Apa identitasnya sebagai dokter bukanlah identitas aslinya?” ucap Bryan sambil membuka pesan di layar handphonenya.
Membaca pesan di layar handphonenya dari awal sampai akhir, secara tiba-tiba kedua tangan Bryan bergetar setelah dia tahu siapa sebenarnya Dokter Rosaline, dan ternyata penilaiannya tentang dokter itu selama ini sangat tepat. Rosaline hanyalah nama belakang, sedangkan nama depan dokter itu adalah Elena.
Dari pesan yang dia baca, akhirnya dia juga tahu tentang kematian palsu yang terjadi beberapa tahun yang lalu. Kematian palsu itu sengaja dilakukan Elena dan ibunya untuk melindungi Elena dari incaran ayahnya, yang saat itu ingin menjual Elena ke tangan orang kaya untuk melunasi hutang karena judi.
__ADS_1
Dengan berbekal surat kematian palsu dan boneka yang rupa dan bentuknya menyerupai Elena, kematian saat itu terkesan nyata, dan tak ada satupun sahabat Elena yang mengira itu adalah kematian palsu termasuk Bryan.
Setelah kematian palsu berhasil menyelamatkan hidup Elena dari sang ayah, dia dan ibunya melanjutkan kehidupan di luar negeri, dan baru enam bulan ini mereka kembali dengan identitas baru. Mereka memutuskan kembali setelah mendengar kabar kematian ayah Elena.
Tangan Bryan tak lagi bergetar dan dia bisa cepat mengerti dengan situasi buruk Elena saat itu. Namun dia menyayangkan kenapa Elena tidak menceritakan semua masalahnya, dan lebih memilih membohonginya.
Saat peristiwa di masa lalu terjadi, status Bryan adalah kekasih Elena, dan mereka menjalain hubungan tanpa ada yang tahu.
Di depan orang-orang mereka hanya akan terlihat dekat selayaknya teman baik, tapi saat hanya berdua mereka senantiasa menunjukkan kemesraan, dan hubungan sembunyi-sembunyi itu sengaja mereka lakukan karena saat itu ayah Elena selalu saja marah tidak jelas setiap kali tahu putrinya memiliki hubungan baik dengan seorang pria.
Terakhir dari pesan yang Bryan baca, dia tahu Elena saat ini telah bertunangan, dan tunangannya adalah kepala rumah sakit tempat dia bekerja.
Sebagai kekasih di masa lalu yang tidak pernah mendengar kalau hubungan mereka berakhir, Bryan sama sekali tidak kecewa dengan apa yang baru dia ketahui. Dia justru ikut senang mengetahui Elena sudah memiliki kehidupan yang lebih baik dibandingkan beberapa tahun yang lalu.
“Ternyata aku sudah lumayan lama pergi meninggalkan mansion,” ucapnya melihat jam di layar handphonenya, lalu dia segera berlari dengan kecepatan sedang menuju mansion.
“Tuan Muda, Nona Nayla dan Nona Eve sudah menyiapkan sarapan, apa tuan ingin langsung sarapan bersama mereka?” tanya Ling.
Bryan menggelengkan kepala dan dia menyuruh Lin memberitahu Nayla dan Eve kalau dia mau mandi lebih dulu sebelum sarapan.
Ling mengerti apa yang harus dia lakukan dan segera pergi. Sedangkan Bryan, dia langsung naik ke lantai dua mansion menuju kamarnya.
...----------------...
Bryan yang sudah selesai mandi dan mengganti pakaian, dia pergi menghampiri Nayla dan Eve yang sudah menunggu kedatangannya di ruang makan. Melihat keduanya tersenyum menyambut kedatangannya, sulit baginya untuk tidak membalas senyuman mereka.
“Apa kalian yang masak semua makanan ini? Ini sangat banyak, tidak mungkin kita bertiga dapat menghabiskan semuanya!” ujar Bryan melihat banyaknya makanan yang tersaji diatas meja makan.
“Sebenarnya kami masak untuk Ling dan yang lainnya, tapi mereka menolak makan bersama kita dan memilih makan bersama di belakang,” ucap Eve yang sebenarnya ingin menikmati sarapan bersama semua penghuni mansion, tapi sayangnya Ling dan yang lainnya menolak sarapan bersama.
__ADS_1
“Sudah, kalian tidak perlu cemberut seperti itu! Sebaiknya kita segera makan sebelum semua makanan ini menjadi dingin!” Mendengarkan ucapan Bryan, mereka segera memakan makanan yang tersaji diatas meja makan.
Selesai sarapan Eve izin pada Bryan karena hari ini dia harus kembali mulai bekerja, begitu juga dengan Nayla yang harus mulai kembali ke perusahaannya.
Bryan memberi izin pada mereka, dan senantiasa mengingatkan mereka untuk selalu berhati-hati. Meski tubuh mereka jauh lebih kuat dari sebelumnya, tetap saja ada bahaya yang bisa membuat mereka celaka.
Setelah kepergian keduanya, Bryan yang bingung ingin melakukan apa, dia memilih bersantai di tepian kolam renang mansion miliknya.
[Ding... sistem menyarankan tuan rumah untuk segera menyelesaikan misi bangkit untuk balas dendam, membalaskan kematian yang pernah dialami tuan rumah. Semakin cepat misi terselesaikan, semakin cepat tuan rumah dapat memulai misi selanjutnya]
“Daripada bingung mau ngapain, sebaiknya aku memang memulai misi balas dendam pada mereka.”
Bryan tak lagi terkejut dengan suara sistem, dan sekarang dengan langkah cepat dia ingin menggunakan laptop di kamarnya untuk menjalankan langkah awal dari rencana balas dendamnya.
Dia memiliki kenapa seorang hacker yang kemampuannya bahkan telah diakui negara. Meski harus mengeluarkan uang yang tak sedikit, dia ingin orang itu mengirimkan video rekaman di hotel pada Jean.
Dia tidak mengirimkan video ke Chris karena terlebih dahulu dia ingin bermain-main dengan Jean, dan membuat wanita itu perlahan menderita.
Tak butuh lama setelah mengirim email ke kenalan lamanya yang merupakan seorang hacker, dia mendapatkan balasan orang itu, dan transaksi dengan cepat terselesaikan.
Bryan tahu orang itu tak suka bertele-tele, begitu juga dengannya yang juga tak suka dengan sesuatu yang bertele-tele.
Sejumlah uang langsung dia transfer pada orang itu, dan pekerjaan langsung dimulai begitu uang telah ditransfer.
“Saatnya memulai pertunjukan!...”
...----------------...
Bersambung.
__ADS_1