
Ketika anggota kepolisian memasuki bangunan tepatnya di lantai lima, mereka segera mengamankan sekelompok pria yang selama ini memang sudah menjadi target operasi Departemen Kepolisian.
Anggota kepolisian tidak peduli dengan keadaan sekelompok pria yang terluka, mereka adalah sekumpulan pria yang sudah sering melanggar hukum, bahkan sudah banyak wanita yang menjadi korban pelecehan, yang semua dilakukan oleh mereka. Bryan, Dokter Rosaline, serta dua wanita lainnya, mereka dimintai keterangan meski dari mereka hanya Bryan yang memberi keterangan paling lengkap.
“Keadaan mereka bertiga kurang baik, dan butuh seseorang untuk menghilang trauma yang mereka alami” ucap Bryan pada Monica.
“Aku sudah meminta temanku menyiapkan tempat untuk membantu mereka menghilangkan trauma, setelah urusan di tempat ini, aku akan membawa mereka ke tempat temanku. Kalau kamu ingin ikut, aku tidak keberatan membawamu pergi bersama,” ucap Monica sembari menunjukkan senyuman di bibirnya.
“Beritahu alamat tempat teman kamu, dan aku akan datang bersama Nayla dan Eve!” ungkap Bryan yang tidak mungkin pergi tanpa kedua wanitanya karena dia tidak ingin membuat mereka salah faham.
Monica hanya menganggukkan kepala lalu dia memberi Bryan alamat tempat temannya. Tak lama kemudian temannya menghubunginya, mengatakan kalau dia sudah bisa menerima tiga wanita yang sangat membutuhkan bantuannya.
“Tuan Bryan, temanku sudah siap dan aku akan membawa mereka bersamaku!” ucap Monica, sedangkan Bryan hanya menganggukkan kepala sebagai balasan.
Monica segera saja membawa Dokter Monica dan dua wanita lainnya pergi bersama dengannya. Selain mereka, dua polisi wanita ikut pergi menemani meeska.
Sementara itu, setelah keadaan gedung sudah aman dan semua orang sudah pergi kecuali Bryan dan Gerry, kedua orang itu bersama menuruni tinggi menuju lantai dasar bangunan, dan bersama-sama mereka berjalan menuju perusahaan tempat mereka bekerja.
Sampai di ruang kerjanya yang mana Nayla, Eve dan juga Gladis berada di tempat itu, Bryan segera menceritakan apa yang baru saja terjadi pada mereka tanpa ada yang dia tutup-tutupi.
“Kita pergi ke tempat itu! Aku ingin melihat keadaan Dokter Rosaline, bagaimanapun juga dia pernah memberi pertolongan padaku saat aku sedang membutuhkan pertolongan,” ucap Eve yang selama di rumah sakit senantiasa mendapatkan perlakuan baik dari Dokter Rosaline.
Nayla setuju dengan keinginan Eve, sedangkan Gladis, dia mengarahkan pandangan ke arah Gerry, sambil berharap pria itu tahu apa yang menjadi keinginannya.
Mengetahui apa yang menjadi keinginan Gladis, Gerry menghampiri wanitanya lalu berbicara dengan lembut, “Aku memang berencana pergi bersamamu ikut dengan mereka.”
Gladis senang mendengarnya, lalu bersama dengan Gerry dia berjalan mengikuti Bryan dan kedua wanitanya yang sudah lebih dulu berjalan. Mengendarai dua mobil yang berbeda, mereka semua pergi ke tempat teman Monica.
...----------------...
Sampai di tempat teman Monica, Bryan pergi menemui Monica untuk menanyakan keadaan Dokter Rosaline, sedangkan Nayla, Eve, Gerry, serta Gladis, mereka melihat proses penyembuhan trauma yang dialami Dokter Rosaline dan dua wanita lainnya.
Bryan kali ini hanya berdua dengan Monica di luar ruangan yang jauh dari keberadaan orang lain. “Bagaimana keadaan mereka? Apa semua berjalan lancar?” tanya Bryan.
__ADS_1
“Keberadaan mereka sudah mulai lebih baik, dan aku rasa kamu lebih ingin tahu seperti apa keadaan Dokter Rosaline! Diantara ketiganya, Dokter Rosaline mengalami trauma paling ringan, dan sekarang keadaannya sudah sangat baik. Malam ini juga dia sudah bisa kembali, tapi dia tidak boleh ditinggal sendirian!” ucap Monica.
Bryan akui dirinya memang lebih mengkhawatirkan keadaan Dokter Rosaline dibandingkan kedua wanita yang jelas asing baginya. Namun, rasa khawatir itu hanya berdasarkan karena Dokter Rosaline adalah kenalannya, bukan karena dia memiliki perasaan seperti yang dimilikinya di masa lalu.
“Aku memang lebih ingin tahu seperti apa keadaan Dokter Rosaline karena bagaimanapun juga dia adalah kenalan lamaku, tapi untuk semua yang nantinya berhubungan dengannya, aku tahu siapa yang seharusnya melakukan itu untuk dia.”
Jacob adalah pria yang sudah seharusnya mengurus Dokter Rosaline, tapi untuk saat ini Bryan tidak bisa menghubunginya karena dia tidak memiliki hubungan apapun dengan pria itu.
“Dia mengatakan pada temanku kalau beberapa hari ini hanya tinggal sendirian di Mansion miliknya. Sebagai kenalan lamanya, aku berharap kamu memperlakukannya dengan baik karena di kota ini dia hanya sebatang kara!” ungkap Monica.
“Dia memiliki seorang kekasih, dam seharusnya kamu segera menghubungi orang itu dan menceritakan seperti apa keadaan wanitanya!” ucap Bryan, yang mana saat ini dia merasa ada yang aneh dengan hubungan Dokter Rosaline dan Jacob.
Mereka adalah sepasang kekasih, dan dari penyelidikan Gerry beberapa waktu yang lalu, selama ini mereka tinggal bersama, tapi kenapa Dokter Rosaline mengatakan beberapa hari ini tinggal sendirian di Mansion nya? Kemana perginya pria itu?
“Dia dan pria yang kamu anggap kekasihnya, sebenarnya tak ada hubungan resmi diantara mereka, selain hubungan karena sebuah kesalahpahaman.” ucap Monica.
“Hubungan kesalahpahaman? Apa yang kamu maksud hubungan karena kesalahpahaman? Apa telah terjadi sesuatu diantara mereka sampai terjadi kesalahpahaman?” tanya Bryan penasaran.
“Dia tidak menceritakan secara rinci, di cuma menceritakan kalau dirinya masih wanita yang mempertahankan kehormatannya.” Monica memberi jawaban yang sama sekali tidak membuat Bryan puas.
Di tengah pembicaraan mereka, Nayla dan Eve masuk ke dalam ruangan menghampiri mereka. Keduanya tersenyum begitu melihat keberadaan Monica, dan setelahnya Bryan melihat interaksi diantara kedua wanitanya dan Monica.
Di mata Bryan, terlihat ketiganya begitu akrab, seolah mereka sudah lama kenal dan saling mengenal karakter masing-masing dari mereka.
“Sayang, kami sudah setuju membawa Dokter Rosaline tinggal di Mansion selama dia dalam proses penyembuhan trauma,” ucap Nayla dan tak terdengar adanya keraguan dalam ucapannya.
Bryan sebenarnya tidak terlalu menyukai keberadaan Dokter Rosaline di Mansion nya, tapi karena kedua wanitanya memiliki niatan baik pada wanita lainnya, pada akhirnya dia membiarkan keduanya melakukan apapun asalkan mereka senang.
...----------------...
Bryan sudah berada di Mansion nya, dan malam ini keadaan Mansion nya jauh lebih raman dari sebelumnya. Selain tambahan penghuni yaitu Dokter Rosaline, Monica malam ini juga menginap di Mansion nya karena akak Nayla dan Eve. Ditambah keberadaan Gladis, sekarang Mansion Bryan terlihat seperti asrama wanita cantik.
“Mereka para wanita ternyata memiliki hubungan sangat baik, dan entah sejak kapan kedua wanitamu akrab dengan Monicr dan Dokter Rosaline?” ucap Gerry.
__ADS_1
Bryan sandi tidak tahu menahu sejak kapan mereka semua memiliki hubungan yang sangat baik, tapi untuk saat ini ada yang ingin dia lakukan dengan Gerry, dan ini berhubungan dengan keberadaan Jacob.
“Bagaimana, apa kamu sudah mendapatkan nomor telepon pria itu?” tanya Bryan pada Gerry yang sedang bekerja dengan perangkat elektronik miliknya.
“Tidak sulit mendapatkan nomor telepon orang itu, tapi aku butuh waktu lima menit lagi untuk melakukannya! Selain nomor telepon, aku yakin bisa mengetahui titik keberadaannya,” ucap Gerry percaya diri.
Mengetahui nomor telepon pejabat tinggi negara saja bisa dilakukan dengan mudah oleh Gerry, apalagi hanya nomor telepon orang biasa, dan benar saja lima menit kemudian dia mendapatkan apa yang diinginkan Bryan.
“Aku mendapatkan nomor teleponnya, dan aku juga tahh dimana dia saat ini! Daripada menghubunginya, bagaimana kalau kita menunggu kedatangannya? Kurang dari lima menit, dia akan sampai di Mansion,” ucap Gerry.
“Oh, ternyata dia tahu apa yang terjadi pada wanitanya, dan mungkin saja dia ingin membawanya pulang,” ucap Bryan datar dan dia segera bangkit dari tempat duduknya, dan melangkah santai menuju bagian depan Mansion.
Gerry berjalan mengekor tepat di belakangnya. Berjalan beberapa menit, begitu sampai di bagian depan Mansion, mereka sampai tepat saat sebuah mobil berhenti di halaman Mansion, dan seorang pria yang mereka kenal keluar dari dalam mobil.
Brjalan cepat, pria itu akhirnya sampai di hadapan Bryan dan Gerry, dan langsung saja dia bicara pada Bryan.
“Bryan, dia tidak pernah mengkhianatimu atau memberikan hati pada pria lain termasuk aku. Selama ini aku membohonginya supaya dia setuju bertunangan denganku, tapi setelah semua kebihinganku terungkap, dia segera menjadikanku menjadi orang yang paling dia benci!”
“Malam itu sebenarnya dia ingin menceritakan kebenaran tentang kematian palsu padamu, tapi karena aku, dia tidak jadi menceritakan semua padamu, bahkan dia harus terjebak dalam kebohonganku!”
Wajah Jacob terlihat sangat menyesal, dan bagaimana dia tahu Dokter Rosaline ada di tempat Bryan, itu karena Monica yang mendapat nomor handphonenya dari Dokter Rosaline beberapa waktu yang lalu menghubunginya, menceritakan semua yang terjadi pada Dokter Rosaline dan dimana dia saat ini.
Mengetahui semua itu, Jacob segera pergi ke Mansion Bryan. Dia ingin mengakui semua kesalahannya, dan berharap masih ada maaf untuknya baik dari Bryan maupun dari Dokter Rosaline.
“Kalau kamu ingin menemuinya, silahkan masuk dan selesaikan urusanmu dengannya! Namun ingat, setelah malam ini jangan lagi muncul di hadapannya!”
Setelah berbicara, Bryan begitu saja masuk ke dalam Mansion, meninggalkan Jacob yang saat ini hanya ditemani Gerry.
“Kamu ingin menemuinya atau pergi? Kalau kamu pergi, jangan harap bisa kembali bisa menemuinya di masa depan!” ucap Gerry.
Dikarenakan masih ingin mendapatkan maaf dari Dokter Rosaline, Jacob memutuskan masuk ke Mansion.
...----------------...
__ADS_1
Bersambung.