
Hadiah sistem telah di terima Bryan setelah berhasil menyelesaikan misi, dan saat ini dia sedang menikmati makan bersama dua wanita cantik yang membuat banyak pria iri dengannya. Kecantikan Eve dan Nayla adalah kecantikan yang pantas diperebutkan banyak pria, tapi keduanya terlihat begitu mesra memperlakukan seorang pria.
“Setelah apa yang terjadi hari ini, masalah dengan keluarga William sepertinya tidak begitu saja bisa terselesaikan. Cepat atau lambat dia pasti segera balas dendam, dan tak akan mudah bagi kita untuk melawannya balik saat dia serius balas dendam,” ucap Nayla, begitu mereka selesai makan siang, tapi belum beranjak pergi melanjutkan aktivitas masing-masing.
Balas dendam keluarga William bukan sesuatu yang membuat Bryan khawatir karena dia memiliki apa yang bisa membuat keluarga William tunduk padanya. Sumber pendapatan terbesar keluarga William berada di tangannya, dan itu adalah jaminan masa depan keluarga William.
“Masalah dengan keluarga William kalian percayakan saja padaku, dan aku menjamin mereka tak akan berani berbuat macam-macam pada kita untuk balas dendam!” Ucapan Bryan terdengar sangat meyakinkan, membuat kedua wanita di dekatnya bertanya-tanya apa yang membuatnya begitu yakin.
“Sepertinya aku harus kembali bekerja.”
Eve sebenarnya masih ingin berkumpul bersama Bryan dan Nayla, tapi pekerjaan membuatnya tak memiliki banyak waktu bersantai. Sebagai aparat kepolisian, jam istirahatnya jauh lebih pendek dibandingkan pekerja kantoran.
“Eve, apa kamu tidak berpikir untuk berganti pekerjaan? Aku rasa kamu tidak terlalu cocok dengan pekerjaan yang sekarang,” ungkap Bryan.
“Bagaimana kalau kamu bekerja di perusahaanku, dan bersama-sama kita bisa mengembangkan perusahaan untuk menjadi perusahaan kecantikan nomor satu?” Nayla menawarkan pada Eve untuk bekerja di perusahaannya.
“Aku sebenarnya sudah membuat surat pengunduran diri, tapi aku baru bisa berhenti setelah bulan ini berakhir. Sekalian aku bisa mendapatkan uang pendapatan untuk bulan ini,” ucap Eve yang ternyata sudah membuat keputusan berhenti dari pekerjaannya yang sekarang.
Untuk mendapatkan pekerjaannya saat ini, dia telah melalui rintangan yang tidak mudah, tapi setelah beberapa tahun menekuni pekerjaannya, bukannya menikmati tapi dia justru lebih sering tertekan karena banyak orang-orang yang terus mengganggu ketenangannya.
Eve akhirnya pergi meninggalkan restoran, dan tak lama Bryan dan Nayla juga pergi meninggalkan restoran.
“Gara-gara pria tua tak tau diri yang mengganggu waktuku, sepertinya hari ini aku harus lembur sampai malam,” ucap Nayla begitu dia berada di mobil Bryan, yang mana tadi dia sempat terkejut dengan keberadaan mobil baru milik Bryan.
Jelas mobilnya kali ini jauh lebih mahal dari yang sebelumnya, dan semua itu menunjukkan kalau keadaan keuangan Bryan sangatlah baik. Namun dia merasa aneh dengan situasi saat ini. Bagaimana mungkin keadaan keuangan Bryan masih baik-baik saja, sedangkan perusahaan miliknya telah jatuh ke tangan Jean?
“Apa aku perlu menemanimu saat bekerja lembur?”
Bryan bertanya sambil fokus mengemudikan mobilnya yang tak bisa untuk dikemudikan dengan kecepatan rendah.
“Aku baik-baik saja bekerja sendirian, tapi kalau kamu tidak sibuk, aku tidak akan menolak jika malam ini kamu datang menjemputku,” ucapnya.
“Baiklah, malam ini aku akan menjemputmu.”
__ADS_1
Selesai mengantarkan Nayla kembali ke tempat dia bekerja, Bryan memilih kembali ke mansion untuk melihat kabar terbaru dari acara balas dendamnya.
...----------------...
Ruang kerja Jean.
Saat ini Jean sedang berada di ruang kerjanya bersama James. Pintu ruangan terkunci rapat, dan mereka baru saja melakukan pertempuran hebat, yang membuat Jean lemas karena dia merasakan sensasi puncak kenikmatan lebih dari dua kali.
Tamu bulanan yang datang, bukanlah tamu yang datang tepat waktu dan hanya beberapa waktu keluar sebelum menghilang tanpa bekas. Setelah mengetahui semua itu, Jean membiarkan James melakukan apapun pada tubuhnya.
Dua kali James mengeluarkan benih-benih cintanya di dalam milik Jean, dan itu tak pernah dilakukan Jean selama berhubungan dengan Chris. Dia sama sekali tidak takut hamil meski melakukan itu karena malam ini dia ingin membiarkan Chris melakukan hal yang sama seperti yang baru saja dilakukan James.
“Sayang, apa menurutmu aku turuti kemauan orang itu?” tanya Jean pada James setelah menceritakan permasalahannya, dan sekarang dia tak lagi sungkan memanggik sayang pada pria yang sudah memberinya banyak kenikmatan.
“Aku sebenarnya tidak ingin kamu melakukan itu, tapi kalau kamu tidak ingin kehilangan Chris, hanya itu yang bisa kamu lakukan.”
James sudah banyak mendapatkan keuntungan dari tubuh Jean, dan nyatanya dia tak masalah jika Jean membagi tubuhnya pada banyak pria.
Jean bukanlah kekasihnya, dan hubungan dengannya selama ini hanyalah hubungan kenikmatan. Tak ada cinta karena cintanya hanya untuk kekasihnya. Dalam masalah ini yang sangat dirugikan tentu saja Chris karena dia bakalan mendapatkan wanita bekas dari banyak pria.
“Sepertinya aku memang harus melakukannya, dan sebenarnya aku cukup penasaran bagaimana rasanya saat banyak pria menikmati tubuhku,” ungkap Jean.
Suara ketukan pintu menyudahi pembicaraan keduanya, dan keduanya segera kembali ke aktivitas masing-masing.
Ketukan pintu barusan merupakan cara asisten Jean yang lainnya, memberitahu Jean dan James kalau Chris sudah berada di lantai satu.
Benar saja, beberapa saat setelah James keluar dari ruang kerja Jean, Chris datang dan begitu saja masuk ke ruang kerja kekasihnya.
Mengunci pintu ruang kerja Jean, Chris langsung menyerang tubuh indah Jean, melakukan semua hal yang membuatnya merasa puas.
Meski hanya sedikit merasakan nikmat dari apa yang dilakukan Chris padanya, Jean berpura-pura kalau dia sangat menikmatinya.
Suara indah menggugah gairah terus keluar dari mulut Jean, membuat Chris semakin bersemangat memburu puncak kenikmatan.
__ADS_1
‘Ini hanya kenikmatan hampa. Mungkin aku akan merasakan kenikmatan yang sesungguhnya saat melakukan dengan banyak pria,’ ucap Jean dalam hati.
Hanya lima belas menit Chris bertahan, dan belum juga Jean meraih puncak kenikmatan Chris sudah lebih dulu tumbang.
...----------------...
Sore hari saat Bryan sedang bersantai di balkon mansion, dia mendapatkan pesan dari temannya, yang dia tugaskan mengganggu kehidupan Jean.
Membaca pesan sahabatnya, sulit baginya untuk tidak menunjukkan senyuman di bibirnya.
“Dia menyetujuinya, tapi aku ragu dia setuju karena tidak ingin berpisah dengan Chris,” ucapnya pelan.
Bryan merasa Jean menyetujui memberikan tubuhnya pada pria lain, kemungkinan itu karena dia penasaran bagaimana rasanya saat ada banyak pria menyentuh dan menikmati tubuhnya. Bryan yakin delapan puluh lima persen tebakannya benar.
“Aku tidak peduli apa alasannya setuju dengan rencana ini, aku cuma ingin membiarkan Chris melihat bagaimana wanitanya memberikan kenikmatan pada pria lain!”
Bryan meminta temannya menyiapkan lima pria untuk bersama-sama menikmati tubuh Jean, dan dia tak melarang jika temannya ingin ikut andil menikmati tubuh Jean.
“Sebagai pria normal pasti dia ingin mencicipi kenikmatan tubuh Jean setelah melihat video yang aku kirim padanya.” Dia tak akan terkejut jika temannya yang pertama melampiaskan hasratnya pada tubuh Jean.
Dia sendiri mengakui tubuh Jean sangatlah menggoda, dan kalau saja hubungan mereka berjalan lancar sampai jenjang pernikahan, tubuh itu diyakininya dapat memberi kepuasan baginya.
Namun semua itu tak mungkin terjadi karena saat ini keinginan pada wanita itu bukanlah tubuhnya, tapi dia menginginkan kehancuran wanita itu.
“Chris, Jean, aku tidak akan melepaskan mereka setelah apa yang mereka lakukan padaku! Aku pasti menghancurkan hidup mereka, dan membuat mereka hidup dalam penderitaan!”
Rencananya sampai saat ini berjalan sangat lancar, dan besok adalah hari yang tepat untuk mengadakan pertunjukan besar. Tentu Jean dan Chris adalah pemeran utama dalam pertunjukan besarnya.
Mendengar suara mobil berhenti, Bryan yakin itu adalah suara mobil Eve, dan saat dia melihat ke bawah benar saja itu Eve yang baru pulang kerja.
Hanya dengan melihat ekspresi wajah Eve, dia tahu wanita itu sedang kelelahan dengan rutinitas pekerjaannya.
“Sepertinya nanti malam dia tak bisa ikut denganku menghabiskan malam bersama Nayla.”
__ADS_1
...----------------...
Bersambung.