Sistem Kebangkitan

Sistem Kebangkitan
Mengambil Alih Harta Keluarga William


__ADS_3

Mendengar apa yang diucapkan Bryan, membuat Mark tahu kalau keluarganya saat ini bukan hanya berada di pinggir jurang kehancuran, melainkan telah jatuh dan hancur berkeping-keping di dasar jurang.


Dia ingin memohon supaya Bryan tidak mengambil semua kekayaan milik keluarga William, tapi mulutnya tertutup dengan rapat seolah dia tak memiliki tenaga untuk membuka mulut. Hal yang sama juga terjadi pada Sean, bahkan pria itu hanya bisa menundukkan kepala, tak sedikitpun berani mengarahkan pandangan melihat Bryan maupun Gerry.


“Gerry, serahkan pada orang itu surat pengalihan seluruh harta keluarga William pada Royal Company!” Bryan menunjukkan Mark William.


“Untukmu, jangan menolak menandatangani surat itu jika masih ingin melihat indahnya hari esok! Namun aku yakin tak lagi ada hari-hari indah untuk kalian,” ucap Bryan.


Seperti perintah Bryan, Gerry menyerahkan apa yang perlu dia serahkan pada Mark William.


“Kamu punya waktu lima menit untuk menandatangani surat itu, dan kalian punya waktu satu jam dari sekarang untuk pergi dari tempat ini! Setidaknya aku masih mengizinkan kalian pergi menggunakan salah satu mobil yang ada di Mansion ini,” ucap Bryan.


Saat ini tatapan Mark tertuju pada lembaran kertas di tangannya yang harus dia tanda tangani jika masih menginginkan kehidupan di hari esok. Harta atau kehidupan, sekarang semua keputusan berada di tangannya sendiri.


“Ayah, tanda tangani saja surat itu! Meski kita kehilangan seluruh harta keluarga William, setidaknya masih ada aku yang dapat menghidupimu!” ucap Sean bebicara pada ayahnya.


Mendengarnya, Mark cepat menganggukkan kepala, lalu dia segera menandatangani surat pengalihan harta yang akan ditukar dengan kehidupannya.


Dia teringat Sean memiliki beberapa perusahaan tingkat menengah yang sedang berkembang dan lagi perusahaan itu tak berkaitan dengan keluarga William.


Ditambah Sean juga memiliki kekuatan bawah tanah yang lumayan kuat. Dengan semua itu, Mark yakin di masa yang akan datang dia bisa kembali mengambil alih, apa yang telah diambil oleh Bryan dan keluarga Laurens.


Gerry menerima surat yang telah ditandatangani Mark, dan dia segera kembali keempatnya semula.


“Than Mark, terimakasih atas kerjasamanya, dan segera tinggalkan tempat ini karena Mansion ini sekarang bukan lagi milik keluarga William!” Jari tangan Bryan menunjuk arah jalan keluar.


“Untuk Tuan Sean, selama kamu tidak menggangguku atau orang-orangku, aku tak akan menyentuh bisnis yang kau jalani. Akan tetapi jika kamu berani bermain api denganku, aku pastikan mengembalikan api itu padamu dan menghancurkanmu sampai menjadi debu!”


Bryan terkesan santai saat berbicara, tapi Sean yang mendengarnya tahu kalau Bryan tidak sedang bermain-main dengan ucapannya.


‘Untuk sekarang aku akan lebih dulu mempelajari seberapa besar kekuatanmu!’ ucap Sean dalam hati, dan dengan dibantu Mark yang mendorong kursi rodanya dia pergi meninggalkan Mansion.


Keduanya segera pergi meninggalkan Mansion. Owen sendiri tidak tinggal di Mansion, dia lebih memilih tinggal di apartemen, dan dia tidak tahu apa yang sudah terjadi pada keluarganya.

__ADS_1


Monica sendiri lebih nyaman tinggal di rumah barunya dan dia sama sekali tidak peduli dengan apa yang terjadi pada keluarga William.


Nyonya keluarga William sendiri sudah lima tahun yang lalu mati, dan untuk anggota keluarga William yang lain, mereka semua telah dibereskan oleh Mark William.


Dibereskan dalam artian mereka semua telah dibunuh oleh Mark William, dan tak ada polisi yang berani mengungkap kematian mereka. kematian mereka jugalah yang memotivasi Monica menjadi seorang polisi, dikarenakan dia ingin mengungkap sebab kematian mereka.


Namun sekarang semua sudah telat. Tak ada barang bukti yang tersisa, meski Monica meyakini ayahnya sendiri yang telah melakukan pembunuhan itu.


Semua harta keluarga William sekarang telah menjadi milik Royal Company, dan Gerry segera melakukan pengalihan aset secara besar-besaran. Dia sangatlah profesional dalam pekerjaannya, dan kurang dari satu jam semua pekerjaannya telah selesai.


“Gerry, bagaimana kalau Mansion ini kita jadikan markas organisasi dunia bawah yang kita miliki? Tempat ini jauh dari keramaian dan dikelilingi hutan, aku rasa tempat ini sangat cocok kita jadikan markas,” ucap Bryan.


“Aku setuju dengan itu, tapi kita harus menambahkan beberapa pos jaga di tempat tersembunyi sebagai pertahanan terluar jika ada yang ingin menyerang tempat ini!” ungkap Gerry.


“Lakukan saja sesuai dengan pemikiran kamu, dan soal perekrutan anggota baru lakukan seleksi yang ketat serta terapkan eksekusi di tempat bagi mereka yang mencurigakan!” ucap Bryan tegas.


“Serahkan semua itu padaku! Aku pasti melakukan yang terbaik untuk memberi kepuasan padamu!” ungkap Gerry tak ingin setengah-setengah dalam melakukan pekerjaannya.


Bryan sendiri hanya menganggukkan kepala, dan dia yakin Gerry tak akan melakukan suatu hal yang membuatnya kecewa.


...----------------...


Seluruh kekayaan keluarga William telah jatuh ke tangannya. Dengan bantuan Gerry dan Gladis, tak sulit baginya mengelola perusahaan dan kekayaan yang jumlahnya tak sedikit.


Organisasi dunia bawah miliknya juga telah menempati markas baru mereka, dan saat ini dia memiliki lebih dari dua ratus anggota.


Memang jumlah mereka masih sangat sedikit, tapi mereka semua adalah yang terbaik dari ribuan orang yang mengikuti seleksi. Dengan lebih dari setengah peserta seleksi dieksekusi di tengah-tengah berlangsungnya seleksi karena diketahui mereka sebagai mata-mata organisasi lainnya, mereka yang lolos dipastikan memiliki kesetiaan tinggi pada organisasi yang diketuai langsung oleh Bryan.


Hugo yang merupakan kepala keamanan Mansion miliknya, Bryan menjadikan dia kaki tangan Gerry untuk mengurus organisasi dunia bawah. Kebetulan di masa lalu Hugo juga merupakan salah satu pemilik kekuatan di dunia bawah, jadi dia tak asing dengan kehidupan dunia bawah.


“Sayang, apa kamu tidak ingin pergi berlibur akhir pekan ini?” tanya Eve sembari merebahkan kepalanya di pada Bryan.


Bryan sudah lama tidak berlibur, dan mendengar Eve membahas tentang liburan, dia merasa sudah saatnya sedikit mencari kesenangan. Pekerjaannya akhir-akhir ini cukup menyita waktunya, dan berlibur adalah pilihan terbaik untuknya saat ini.

__ADS_1


“Apa ada tempat yang ingin kalian kunjungi? Kalau ada, kita bisa pergi bersama-sama ke tempat itu!” ucapnya yang mana dia tak tahu tempat seperti apa yang pantas dijadikan sebagai tempat berlibur bersama kedua wanitanya.


“Saat ini sudah memasuki musim dingin, bagaimana kalau kita pergi ke negara dengan cuaca yang lebih hangat?” ucap Nayla sambil tersenyum.


“Aku ikut saja dengan rencana kalian,” ucap Bryan mempercayakan acara liburan pada kedua wanitanya.


Kedua wanita yang mendengar semua itu sangat senang karena Bryan begitu percaya pada mereka. Keduanya yang tak ingin membuat Bryan kecewa, mereka segera menyiapkan apa saja yang diperlukan sebelum pergi berlibur.


Mereka ingin memberi kesan liburan terbaik pada Bryan. Bagaimanapun juga ini adalah liburan bersama mereka untuk pertama kalinya setelah menjalin hubungan, dan tentu mereka tak ingin liburan kali ini berbalutkan kekecewaan.


Sementara itu di dunia bawah, saat ini semua tokoh penting di dunia bawah dikejutkan dengan tokoh lama yang kembali muncul di dunia bawah bukan dengan kekuatan lamanya, tapi dia kembali bersama dengan kekuatan baru.


Tokoh yang dimaksud tak lain adalah Hugo, yang kembali lagi ke dunia bawah setelah beberapa tahun lalu memutuskan meninggal dunia bawah. Semua orang saat itu tak tahu apa alasan kepergiannya, dan sekarang mereka juga tak tahu alasan kembalinya dia ke dunia bawah.


“Aku tidak menyangka dia masih berani kembali ke dunia bawah setelah lima tahun yang lalu aku memusnahkan seluruh keluarganya beserta sebagian besar anggota organisasi miliknya,” ucap pria berotot dengan kulit gelap sembari menyesap cerutu yang ujungnya telah terbakar.


“Tuan, apa ada kemungkinan dia kembali untuk membalas apa yang lima tahun lalu kita lakukan padanya? Aku dengar dia saat ini kembali bukan sebagai pemimpin organisasi, melainkan jadi kaki tangan pemimpin organisasi itu,” ucap wanita yang duduk dipangkuan pria, yang mana milik mereka saat ini sedang menyatu, tapi permainan panas mereka baru saja selesai.


Pria berotot terkekeh pelan mendengar ucapan wanita di pangkuannya. “Apa di dunia bawah ini masih ada yang berani berurusan denganku? Mereka yang berani berurusan denganku, pada akhirnya mereka akan musnah oleh tangan besi milikku!”


Ucapannya tentang tangan besi bukan hanya sebuah kiasan, tapi kedua tangannya memang terbuat dari besi sangat keras yang mampu menghancurkan apapun. Peluru sekalipun tak dapat menghancurkan tangannya.


“Akan tetapi rasanya hidup ini baru akan menarik kalau Hugo memang berencana balas dendam denganku! Setidaknya kali ini dia harus mari di tanganku!”


Wanita dipangkuan pria itu bangkit berdiri, dan cairan yang begitu hangat mengalir keluar dari miliknya. “Tuan memang pria luar biasa dalam segala hal,” ucapnya memberi pujian.


“Pergi bersihkan tubuhmu! Malam ini aku akan membawamu pergi bersenang-senang dan malam ini mungkin aku akan menikmati tubuhmu bersama yang lainnya!”


Mendengarnya, wanita itu tersenyum senang dan segera dia pergi membersihkan diri. Dia adalah wanita liar, yang selalu menikmati saat banyak pria bersama-sama memburu kenikmatan bersama dengannya.


“Hugo, wanita yang dulu begitu kamu cintai, kini telah menjadi wanita liar dan senantiasa membutuhkan kehangatan banyak pria. Kalau kau ingin datang membalas dendam, aku sangat menanti kedatanganmu!”


...----------------...

__ADS_1


Bersambung.


__ADS_2