Sistem Kebangkitan

Sistem Kebangkitan
Arti Penderitaan Yang Sesungguhnya


__ADS_3

Bryan telah melakukan apa yang harus dia lakukan. Lubang yang semula kosong, kini telah terisi mayat mulai membusuk, dan dia juga membuat tempat itu terlihat sudah lama tidak dijamah manusia.


Di mata Bryan semua sudah terlihat sempurna, dan sekarang tinggal menunggu kedatangan tiga orang yang datang untuk memastikan kematiannya. Dari perhitungannya, kurang dari lima menit mereka akan sampai, dan benar saja dari kejauhan dia sudah mendengar suara mobil berjalan mendekat.


Mendengar itu, Bryan segera bersembunyi di semak belukar tak jauh dari lubang yang dulu telah disiapkan Chris. Dari tempatnya, dia dapat melihat dengan jelas saat sebuah mobil berhenti tak jauh darinya, dan tiga orang keluar dari mobil.


“Dari ekspresi wajah mereka, jelas mereka menyimpan ketakutan, tapi aku tidak cuma ingin melihat mereka ketakutan, melainkan melihat mereka menderita sampai menginginkan kematian!”


Bryan sudah memiliki rencana matang membuat kehidupan Chris dan Jean menderita. Sedangkan untuk Martin, dia akan ikut menderita, menanggung kesalahan karena membantu kedua orang itu menyimpan rahasia tentang perbuatan mereka pada Bryan.


...----------------...


Chris, Jean, dan juga Martin yang saat ini melihat lubang yang tidak tertutup sempurna. Mereka bertiga dapat melihat mayat seseorang yang sudah membusuk. Bau menyengat dapat mereka rasakan, dan segera Chris turun tangan menutup lubang secara sempurna.


Menyelesaikan pekerjaannya, Chris mengarahkan pandangannya pada Martin, dan terlihat ada guratan kemarahan di wajahnya. Dia merasa sudah dibohongi, dan banyak waktu berharganya yang terbuang akibat kebohongan yang dilakukan Martin.


Pagi ini seharusnya dia bertemu dengan klien yang akan memberi perusahaannya banyak keuntungan, tapi semua gagal karena dia harus pergi ke hutan belantara, hanya untuk mengetahui kenyataan kalau dirinya dibohongi calon adik iparnya.


“Martin, kau tahu? Hanya demi melihat dia yang benar-benar sudah mati, aku harus kehilangan klien berharga, dan ini semua gara-gara siapa? Ini semua gara-gara kamu!” ucap Chris marah, dan dia mengarahkan jari telunjuk tepat ke arah wajah Martin.


“Kakak ipar, aku yakin malam itu memang mendengar suarannya, dan bagaimana mungkin aku membohongi kalian?” Martin masih yakin malam itu yang ditemuinya adalah Bryan, meski jelas tadi dia melihat keadaan mayat di dalam lubang.


“Cih, tutup mulutmu! Aku yakin malam itu kamu mabuk, dan salah dengar. Namun karena semua itu, aku telah kehilangan klien berharga, dan entah kapan aku bisa mendapatkannya lagi!” Chris yang marah langsung kembali ke mobilnya begitu juga dengan Jean. Martin sendiri ikut kembali ke dalam mobil, tapi teriakan Chris membuatnya segera keluar dari mobil.


“Sebaiknya kau tidak lagi muncul di kehidupan kita!” teriak Chris sambil melempar sejumlah uang pada Martin, lalu dia segera tancap gas pergi meninggalkan Martin di tengah hutan, di bawah tatapan tajam Bryan yang mengamati dari balik semak-semak.


Martin memungut uang yang dilemparkan Chris, dan setelahnya dia pergi menuju jalanan utama yang berjarak kurang dari tiga kilometer dari tempatnya saat ini.

__ADS_1


Saat Martin begitu tenang melangkahkan kakinya menyusuri jalan setapak, tiba-tiba sebuah pukulan keras di tengkuknya, membuatnya jatuh tak sadarkan diri.


“Jangan harap bisa pergi sebelum aku memberi pelajaran padamu! Setidaknya malam ini aku ingin membuatmu menikmati bermalam di tengah hutan belantara,” ucap Bryan yang sebelumnya memukul Martin sampai pingsan.


Diseretnya tubuh Martin ke arah lubang kuburan yang sebelumnya telah dirapikan Chris. Digalinya lubang itu, dan setelahnya dia membuat Martin memeluk tubuh menyerupai mayat. “Kalau kamu punya riwayat penyakit jantung, lubang ini akan menjadi kuburan untukmu!”


Bryan langsung saja pergi setelah menyelesaikan apa yang ingin dia lakukan pada Martin. Dia segera kembali ke kita, dan segera bersiap untuk peristiwa besar di malam akhir pekan.


Setelah motor yang dikemudikan Bryan melewati jalanan hutan dan kembali melaju di jalan utama, barulah dia mendengar suara sistem di kepalanya.


[Ding... tuan rumah berhasil menyelesaikan misi]


[Mendapatkan hadiah misi > kekuatan menghilang selama sepuluh menit, Martin tak lagi dipercaya Chris dan Jean]


[Kekuatan menghilang telah dapat tuan rumah gunakan. Untuk Martin yang tak lagi dipercayai Chris dan Jean, tuan rumah sudah melihatnya sendiri bagaiman mereka yang tak lagi mempercayai Martin]


Bryan tersenyum dibalik helmnya setelah mendengar suara sistem. Hadiah sudah dia dapatkan, dan dia tahu cara memanfaatkan kekuatan menghilang yang hanya sepuluh menit. “Meski hanya sepuluh menit, itu lebih dari cukup untukku bersenang-senang dengan kekuatan ini.“


“Bagaimana? Apa mereka sesuai dengan foto yang aku kirimkan padamu?” tanya Garry pada Bryan.


Bryan menganggukkan kepalanya puas melihat penampilan keempat pria yang tak jauh beda dari foto yang dikirim Gerry. Justru mereka lebih terlihat sempurna saat melihatnya secara langsung.


Dia mengakui kalau keempatnya ditambah dengan Gerry, mereka jauh lebih baik dari segi penampilan dibandingkan Chris. Melihat mereka memburu kenikmatan bersama Jean, pasti Chris akan merasakan kemarahan yang belum pernah dia rasakan.


“Aku percayakan bayaran mereka padamu, dan kalian semoga menikmati akhir pekan ini.” ucap Bryan dan setelahnya dia pergi meninggalkan restoran.


Dia sudah mentransfer sejumlah uang pada Gerry, meski sebenarnya Gerry selalu menolak uang pemberiannya. Pria itu selalu beralasan Bryan sudah banyak membantunya selama ini, dan setidaknya dia ingin sedikit membalas kebaikannya.

__ADS_1


“Kali ini lagi-lagi dia memberikan begitu banyak uang padaku,” gumam Gerry setelah melihat jumlah uang yang ditransfer Bryan ke rekening bank miliknya. Jumlah yang tidak sedikit, dan dia akan membagi rata uang itu pada empat pria yang bekerja untuknya.


...----------------...


Hari-hari dengan cepat berlalu, dan Bryan sangat menikmati hari-harinya bersama dua wanita yang dicintainya. Beberapa hari terakhir ini kehidupannya terasa semakin sempurna, saat dia sepenuhnya membuka hati menerima keberadaan Nayla dan Eve dalam hidupnya.


Semalam dia juga telah mendapatkan kabar dari hutan tempat Martin memeluk mayat. Pria itu selamat, tapi dia berlari keluar dari hutan seperti orang gila, dan kabar terakhir pria itu telah diisolasi di rumah sakit jiwa.


Saat ini setelah mengantarkan Nayla dan Eve bekerja, Bryan bertemu dengan Gerry di hotel yang mereka siapkan untuk pesta malam ini, tentu Jean akan hadir di pesta sebagai satu-satunya wanita yang akan memberi kehangatan pada semua pria.


“Kamu yakin tidak ingin menikmati tubuh wanita itu?” tanya Gerry yang dia hanya sekedar tahu kalau hubungan Jean dan Bryan dulunya hampir sampai jenjang pernikahan, sebelum Jean ketahuan selingkuh dengan Chris.


“Meski tubuhnya sangat menggoda, mengingat apa yang pernah dia lakukan padaku, aku sama sekali tidak tertarik dengannya,” ucap Bryan.


“Aku mengenal siapa Chris, tapi untuk Jean, aku hanya sekedar pernah mendengar namanya, itu juga darimu saat mengundangku ke pesta pertunangan yang syangnya aku tidak bisa menghadiri pesta itu.”


“Chris sama sepertiku, banyak mendapatkan bantuan darimu tapi aku tak menyangka dia melakukan hal seperti itu di belakangmu!” Gerry jauh lebih lama mengenal Bryan dibandingkan Chris, dan tak seperti Chris yang berkhianat, Gerry lebih memilih mati daripada mengkhianati teman sebaik Bryan.


“Lakukan saja apa yang ingin kamu lakukan pada Jean. Wanita itu malam ini adalah budakmu, dan tentu kamu bebas melakukan apapun padanya!” ucap Bryan yang dari nada suaranya, dia menyimpan begitu banyak kebencian pada Jean.


Gerry menganggukkan kepala mengerti. “Lalu, bagaimana cara kamu membuat Chris malam ini datang ke tempat ini? Apa kamu akan mengundang dia secara langsung untuk datang ke tempat ini?” tanyanya.


“Aku punya banyak cara yang bisa membuatnya datang ke tempat ini, dan cara yang aku gunakan pasti membuatnya buru-buru datang ke tempat ini!” Bryan menyeringai, dan sangat yakin dengan keberhasilan rencananya.


“Melihatmu yang sangat yakin, aku merasa semua rencana akan berjalan lancar dan sukses. Jujur, aku sendiri sangat penasaran apa yang akan dilakukan Chris setelah melihat kejadian malam ini!”


“Aku juga penasaran, tapi malam ini hanyalah awak, dan hari-hari setelah malam ini berlalu mereka akan merasakan apa arti penderitaan yang sesungguhnya!”

__ADS_1


...----------------...


Bersambung.


__ADS_2