
Bryan mengepalkan kedua tangannya dan mulai bersiap menghajar Haidar. Namun dengan cepat, Belva berdiri di depannya. Hampir saja pukulan itu mengenai wajah Belva. Beruntung Bryan menghentikannya meskipun hanya berjarak beberapa centimeter.
"Kamu kembali pada baj*ngan ini dan kembali menentang Papa?"
"Maafkan Belva Pa, Tapi kali ini keputusan Belva tidak lah salah. Haidar telah berubah jadi Aku ingin memberinya satu kesempatan, Aku harap Papa juga memberikannya satu kesempatan."
"Apa yang sudah dia lakukan kepada mu sehingga kamu yakin jika dia telah benar-benar berubah?"
"Sebuah sikap dan perilaku seperti yang ku inginkan itu sudah cukup membuatku percaya dan yakin padanya."
"Belva..."
"Jadi dia Ayah Haiden? Selama ini Aku hanya melihat foto yang Haiden tunjukkan. Ternyata aslinya jauh lebih tampan." batin Belvana yang menatap Haidar dari tangga.
"Kamu pernah hampir celaka karena tidak menurut pada Papa, Sekarang kamu kembali mengambil keputusan tanpa diskusi terlebih dengan Papa?"
"Tuan Bryan..."
"Aku sedang bicara dengan putriku!" Bryan langsung mengangkat tangannya kepada Haidar yang coba menyela pembicaraannya.
"Aku memang pernah salah mengambil keputusan, Tapi kali ini Aku yakin keputusan ku tidaklah salah."
__ADS_1
"Tuan Bryan ijinkan Aku bicara sebentar saja."
"Babe... Beri kesempatan untuk Haidar bicara," bisik Zia.
Mendengar permintaan sang istri, Akhirnya Bryan meminta Haidar duduk dan membiarkannya bicara.
Seperti saat ia membujuk Belva, Haidar pun meyakinkan Bryan jika ia benar-benar mencintai Belva, Haidar juga berjanji untuk tidak lagi menyakiti Belva, Bahkan ia juga telah membawa semua aset sebagai jaminannya.
Belvana yang sedari tadi mendengar pembicaraan mereka terperanjat seolah tak percaya jika Haidar sebegitu cintanya pada Belva sehingga memberikan semua asetnya sebagai jaminannya.
"Kenapa semua orang begitu menyayangi Belva." batinnya yang kembali merasa tak terima atas kehidupan Belva yang di nilainya selalu beruntung.
Sementara Bryan mengambil berkas-berkas itu dan memeriksanya satu persatu. Bryan menatap Haidar sesaat dan kembali melihat keasliannya. Setelah berpikir beberapa menit, Akhirnya Bryan memberikan Haidar kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Belva. Tapi bukan sebagai suami istri melainkan kekasih yang hanya boleh bertemu atas persetujuan darinya.
"Kenapa seperti itu Pa, Kita kan sudah menikah?" protes Belva.
"Itu sudah jadi keputusan terakhir Papa, Jika kalian setuju maka Papa akan mempertimbangkan restu untuk pernikahan kalian, Tapi jika tidak, Lebih baik kalian tidak lagi berhubungan. P U T U S !!!" tegas Bryan.
Mendengar itu akhirnya Haidar setuju, Memulai dari awal dan tinggal terpisah seperti orang pacaran.
"Tapi, King..." Belva merasa keberatan dengan persetujuan Haidar. Namun Haidar menggenggam tangan Belva dan meyakinkan jika itu keputusan yang terbaik.
__ADS_1
"Baik apanya?" tanya Belva
"Aku sudah melakukan kesalahan, Dan Aku akan menjalani hukuman ini demi bisa menebus kesalahanku pada mu dan seluruh keluarga mu, Aku akan memulai semuanya dari nol, Pendekatan dengan mu, Mengambil hati orang tua mu dan menikmati tersiksanya saat Aku merindukan mu."
Belva menjadi sangat terharu mendengar apa yang Haidar katakan. Iapun tidak bisa menahan diri untuk memeluk Haidar di depan Keluarga.
Melihat hal itu, Bryan yang duduk di depan mereka langsung menarik tangan Belva agar melepaskan pelukannya.
"Ingat keputusan Papa!"
"Bentar aja Pa..." seperti anak kecil Belva kembalu meluk Haidar dengan manjanya. Namun lagi-lagi Bryan langsung menarik tangan Belva ke sisinya.
"Sudah cukup, Kamu tetap di sini sama Papa. Dan kamu..." Bryan menunjuk Haidar sembari menjeda ucapannya.
"Sekarang kamu pulang, Dan semua sertifikat ini akan menjadi jaminan sesuai yang kamu katakan. Jadi jika sekali saja kamu menyakiti putriku maka semua ini akan menjadi milik kami!"
"Aku tidak merasa keberatan, Karena Aku tidak akan pernah menyakiti Belva." Haidar menatap Belva dengan penuh cinta.
Seperti lilin yang terbakar api, Seperti itulah hati Belva saat ini, Benar-benar meleleh mendengar keseriusan Haidar mendapatkan dirinya kembali.
Bersambung...
__ADS_1
📌 Maaf ya baru update, Udah mau puasa, Author super sibuk.
Jika banya kesalahan, Author minta maaf yah 🙏