Suami Seperti Papa

Suami Seperti Papa
Extra Bab


__ADS_3

Dengan penuh ga*rah Haidar dan Belva becui*man sembari menendang pintu utama rumah mereka. Tak mempedulikan baik ada pekerja yang melihatnya atau tidak, Haidar mendorong tubuh Belva ke sofa tanpa melepaskan tautannya.


"Eummmhhh..." hanya desa han itu yang keluar dari celah bibir Belva yang terkunci. Membuat Haidar semakin berga*rah dan membuka jas nya kemudian melemparkannya ke sembarang arah. Dengan cepat, Belva langsung membuka satu persatu kancing kemeja Haidar. Begitupun dengan Haidar yang tidak tinggal diam dan segera membuka pakaian Belva. Namun belum sempat ia lakukan suara seseorang mengagetkan mereka hingga keduanya terlonjak dari posisinya.


"Sudah hentikan, Jangan lanjutkan di sini!"


"P-papa...!" ucap Belva yang begitu melihat Bryan ada di hadapannya.


"Papa Bryan..." lirih Haidar yang juga tak kalah terkejutnya.


"Sejak kapan Papa di sini?" tanya Belva sembari merapikan pakaiannya yang berantakan.


"Sejak pria mesum ini menyerangmu seperti seekor singa yang kelaparan!"


Belva dan Haidar saling menatap sesaat sembari menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa kalian masih belum puas setelah satu bulan bulan madu sehingga baru satu minggu di rumah kalian berbuat seperti itu di ruang tamu, Bagaimana kalau para pekerja kalian lihat?!"


"Maafkan kami Papa, Kami..."


"Bukan kamu yang seharusnya minta maaf, Tapi dia!" dengan kesal Bryan menunjuk wajah Haidar yang langsung meminta maaf dan mengakui kesalahannya.


"Baiklah, Papa kesini cuma mau bilang, Malam ini Papa dan Mama mau nengokin Belvana ke pesantren, Kamu mau ikut tidak, Sejak siang di coba telpon gak ada yang bisa di hubungi."

__ADS_1


"A-e..." Belva langsung memeriksa ponselnya di dalam tas yang ternyata kehabisan baterai. Sementara Haidar lupa menyalakan ponselnya kembali setelah menghadiri pertemuan.


"Baiklah lupakan itu, Jadi kalian mau ikut tidak?"


"Ya kami akan ikut," ucap Haidar yang langsung meraih tangan Belva dan menggenggam nya.


"Baiklah, Bersiap sekarang dan jangan lanjutkan apa yang baru saja tertunda!" setelah mengatakan itu, Bryan pergi meninggalkan rumah Haidar.


Setelah kepergian Bryan, Haidar dan Belva tertawa lepas mendengar apa yang baru saja Bryan katakan.


"Jadi kita tidak boleh melanjutkan?" tanya Haidar tertawa.


"Tidak," ucap Belva dengan nada bicaranya yang terlihat sangat menggemaskan, Membuat Haidar langsung membopong tubuh mungilnya.


•••


Menjelang subuh, Mereka sampai di pesantren dimana Belvana menuntut ilmu, Pesantren yang sama dimana Zayn mendapat hukuman atas kenakalannya di masa remaja. Pesantren yang merubah Zayn menjadi lebih baik dan mendapatkan jodoh putri pemangku pondok pesantren setelah bersaing dengan ustadz yang saat itu di jodohkan dengan Faza.


Kini tepat satu bulan Belvana berada di pondok itu. Meskipun awal mulanya ia merasa keberatan di masukan ke pesantren. Namun demi kesungguhannya untuk berubah, Akhirnya ia menerima dengan lapang kesepakatan keluarga yang memasukkan dirinya ke penjara suci itu.


"Itu dia Belvana," ucap Zia antusias.


Melihat Belvana mengenakan atasan mukena dengan sajadah di tangan menuju masjid, Semua orang menatap lega karena Belvana terlihat ceria seperti para santri lainnya.

__ADS_1


"Belvana..." teriak Zia ketika Belvana mau masuk ke dalam mesjid tanpa melihat keberadaan mereka.


Melihat Belvana menoleh kearahnya, Zia langsung berlari ke arahnya dan di sambut oleh Belvana yang juga dengan senyum bahagia berlari kearahnya.


"Sayang..."


"Mama..."


Mereka saling berpelukan dengan penuh haru. Kemudian anggota keluarga lainnya mendekati mereka dan memeluk Belvana secara bergantian.


"Bagaimana kabarmu Sayang?" tanya Bryan setelah Belva dan Belvana saling melepas pelukannya.


"Belvana baik pa,"


"Syukurlah, Papa sebang melihat mu seperti ini."


"Belvana juga senang di sini, Karena di sini Belvana jadi menemukan calon suami seperti papa."


"Apa?!!!" tanya semua orang terkejut bukan main.


Melihat semua orang tercengang mendengar apa yang ia katakan Belvana hanya tertawa-tawa.


📌 Selamat menyambut hari raya idul Fitri, Mohon di maafkan atas segala kesalahan, Kita ketemu lagi di Novel baru habis lebaran yah,

__ADS_1


I love you all 😘❤️


__ADS_2