SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
Episode ke-13


__ADS_3

Di ruangan kerjanya Grace tidak berhenti berpikir bagaimana caranya untuk menjelaskan kepada Alvaro bahwa dia tidak bisa keluar dari perusahaan itu.


Tidak mungkin Grace mengatakan kepada Alvaro bahwa dirinya akan bertahan disana demi melindungi Alvaro, tentu saja Alvaro tidak menyetujui hal itu.


Walaupun dirinya tidak mengenal Suami nya itu, tetapi didalam hati Grace Alvaro adalah orang yang baik.


Karena disaat semua orang pergi darinya hanya Alvaro lah yang datang tepat waktu untuk membantunya, dan selama ini pun Alvaro tidak ada sedikitpun menyakiti Grace.


Tidak terasa bagi Grace kini waktunya sudah tiba istirahat, saat Grace sedang melamun dia sangat terkejut karena tiba-tiba pintunya terbuka.


" ternyata kamu disini." kata direktur itu


" iy..iya.. pak, ada apa pak?" kata Grace gelagapan karena terkejut bercampur gugup


" apakah kamu memang benar-benar ada masalah di Indra pendengaran mu? saya bisa membelikan alat bantu pendengaran untuk mu." kata Direktur itu


" tidak pak, saya masih bisa mendengar dengan bagus" kata Grace


" mendengar dengan bagus katamu?? saya dari tadi sudah berulang kali menghubungi mu lalu kenapa kamu tidak mengangkatnya??" kata Direktur itu


" bapak menghubungi saya??" kata Grace Karena memang dia tidak mendengar nya sedikitpun.


" kenapa kamu malah bertanya kepada ku?? ah.... sudahlah mari ikut aku" kata direktur tersebut berjalan menuju lift


" kita mau kemana pak?" kata Grace mengikuti langkah direktur nya itu dari belakang.


Direktur tersebut menghentikan langkahnya dan menoleh kearah Grace, melihat tatapan direktur tersebut Grace langsung menundukkan kepalanya.


" apa saya perlu laporan dulu padamu kemana saya harus pergi?? ingat Grace, saya adalah bos disini dan kamu adalah karyawan saya. tugas kamu adalah mengikuti segala perintah saya." kata direktur itu


" maafkan saya pak" kata Grace


" sudah ku duga pasti kamu akan mengatakan hal itu" kata Direktur itu dan kembali melanjutkan langkahnya.


kini lift yang mereka naiki sudah tiba dilantai dasar, Saat keduanya berjalan semua pandangan mata karyawan yang ada di sana tidak lepas dari Grace dan kebanyakan diantara mereka banyak memberikan tatapan tidak suka termasuk Waty.


Direktur tersebut membawa Grace menuju mobilnya dan melemparkan kunci mobil kepada Grace, dengan sigap Grace menangkap kunci itu.


Direktur tersebut memilih duduk di bangku belakang sementara Grace hanya berdiri diluar mobil.


Saat direktur itu sudah duduk dengan nyaman, namun tiba-tiba dia melihat Grace masih berdiri diluar.


" kenapa kamu masih berdiri disitu??? apa kamu ingin menunjukkan kepada mereka bahwa saya ingin membawamu berkencan?" kata Direktur itu

__ADS_1


" tidak pak,,, tapi apa yang harus saya lakukan??" kata Grace


" astaga anak ini benar-benar payah, kamu masuk ke mobil, lalu duduk, Setelah itu kamu menyetir Karena saya ingin istirahat" kata direktur itu menjelaskan.


" tetapi saya tidak bisa menyetir pak" kata Grace


"apa??? kenapa kamu tidak bilang dari tadi?? sini berikan kuncinya" kata direktur itu sambil keluar dari mobil.


Grace hanya menurut dan memberikan kunci itu kepada Direktur itu.


Direktur tersebut berjalan ke kursi pengemudi.


" masuk " kata Direktur itu


Grace langsung masuk kedalam mobil dan memilih duduk dibelakang pengemudi.


" kenapa kamu duduk disitu? kamu pikir saya ini adalah supir kamu??" kata direktur tersebut saat melihat Grace duduk dibelakang nya.


" bukan pak, lalu saya duduk dimana pak??" kata Grace


" pakai nanya lagi. silahkan kamu duduk di atas" kata Direktur itu


" bagaimana caranya untuk naik keatas pak?" kata Grace


Grace sangat kaget melihat tingkah bosnya itu, dan beberapa karyawan yang menyaksikan itu berbisik antara satu sama yang lainnya.


" pak lepaskan saya, apa yang bapak lakukan" kata Grace


" itu akibatnya jika kamu mencoba untuk menggodaku" kata direktur itu dan menutup pintu mobil itu.


direktur tersebut langsung melajukan mobilnya menuju sebuah restoran.


Tentunya restoran yang dipilih oleh direktur itu adalah restoran yang terkenal mewah dan tentunya mahal dan tidak sembarang orang yang bisa datang ke tempat itu karena tempat itu khusus untuk para sultan.


Kini mereka sudah mendapatkan tempat duduknya dan tidak berapa lama kemudian seorang pria berpakaian khusus untuk pramusaji menghampiri mereka dan membawakan sebuah buku menu.


"selamat siang pak, bu...k.." kata Pria itu terdiam saat melihat Grace dan Grace pun sebaliknya.


" silahkan di pesan pak....buk..." kata Pria itu kembali dengan sikap profesional nya.


Direktur tersebut menerima buku menu itu namun dia memperhatikan tingkah Grace dan pria itu, terlebih Grace dia terlalu mencolok untuk menunjukkan bahwa dirinya tidak nyaman.


Direktur itu memesan makanan untuknya, Setelah itu dia memberikan buku menu itu kepada Grace, namun Grace tidak melihat bahwa direktur itu memberikan buku itu kepada nya karena Grace saat ini sedang menundukkan kepalanya.

__ADS_1


" Grace..... ada apa?" kata Direktur itu


mendengar direktur tersebut memanggil namanya membuat dia tersadar.


" i...ia pak?" kata Grace


" ada apa dengan mu?? apa ada yang salah dengan restoran ini?? atau kamu tidak menyukai tempat ini, kita bisa cari tempat yang lain" kata direktur itu.


" ti...ti... tidak apa-apa pak, restoran nya bagus kok" jawab Grace asal


" lalu kenapa kamu bertingkah seperti itu?? apa ada sesuatu diantara kalian berdua?" kata Direktur itu


" maaf pak, dia hanya mirip dengan seseorang. saya tidak mengenal nya" kata Pria itu. pria itu adalah Roy mantan kekasihnya Grace


Grace kaget mendengar Jawaban Roy mengatakan bahwa dia tidak mengenal dirinya.


" Grace pesan makanan mu" kata Direktur itu


" saya ikut pesanan bapak saja" kata Grace. Karena pikiran dia benar-benar tidak didalam dirinya.


" baiklah..." kata direktur itu memberikan buku menu itu kepada Roy dan memesan


makanan untuk mereka berdua.


Tidak menunggu lama bagi keduanya kini pesanan mereka sudah datang dan disajikan langsung oleh Roy.


"silahkan di nikmati pak, buk" kata Roy menundukkan kepalanya Setelah itu dia pergi meninggalkan keduanya.


Direktur itu memotong stiknya tersebut dengan ukuran kecil agar dia tidak kewalahan untuk mengunyah stik tersebut.


Setelah dia selesai memotong stik itu, direktur itu langsung menukar stiknya dengan punya Grace.


" sini berikan itu padaku, menunggumu untuk memotong itu bisa siap sampai besok. kamu makan yang ini saja" kata Direktur itu


Grace hanya terdiam.


" terimakasih pak" kata Grace


" cepat habis kan makanan mu, saya masih banyak pekerjaan" kata Direktur itu.


Grace langsung memakan makanannya dan tidak lama bagi mereka, keduanya sudah siap dengan makan siangnya.


setelah direktur tersebut membayar makanan itu mereka berdua langsung pergi menuju perusahaan tempat mereka bekerja.

__ADS_1


__ADS_2