
Grace kembali lagi berlari kearah bos nya dan langsung membersihkan tumpahan kopi itu.
" maafkan saya pak.... saya mohon tolong maafkan saya, saya benar-benar tidak sengaja melakukan nya" kata Grace dan sambil sibuk membersihkan baju bos nya tersebut.
" kamu bilang kamu tidak sengaja?" kata direktur tersebut dengan suara yang sedikit keras.
" tolong pak... ampuni saya, tolong jangan pecat saya, saya janji bahwa saya tidak akan mengulangi kesalahan ini lagi." kata Grace
" saya tidak bisa mempekerjakan orang yang ceroboh seperti mu, ini masih awal lalu bagaimana dengan berikutnya?" kata direktur tersebut
" saya janji pak, saya tidak mengulangi nya lagi." kata Grace menundukkan kepalanya dan dia tidak berani menatap kearah bos nya itu.
"saya paling tidak suka jika saya berbicara lawan bicara saya tidak melihat saya, angkat wajah mu" kata Direktur tersebut berbicara dengan sedikit suara yang keras.
Dengan cepat-cepat Grace langsung mengangkat wajahnya, ternyata Grace mengeluarkan air matanya.
" kenapa kamu menangis?? bahkan saya belum mengatakan apapun" kata direktur nya
" tolong jangan pecat saya pak, saya janji saya tidak mengulangi nya lagi" kata Grace
Direktur tersebut terdiam sejenak melihat Grace menangis.
" memang nya apa ada saya katakan bahwa saya ingin memecat mu?" kata direktur tersebut
" tidak pak, tapi saya sudah melakukan kesalahan" kata Grace
" duduklah" kata Direktur tersebut
namun Grace tetap berdiri di tempat.
" apa kamu tidak mendengar saya??? saya menyuruh mu untuk duduk" kata Direktur tersebut
Dengan ragu-ragu Grace berjalan ke kursi sofa itu.
__ADS_1
setelah Grace duduk di sofa itu, dia melihat direktur itu berjalan ke sebuah ruangan kecil yang terdapat di ruangan itu.
Tidak beberapa lama Direktur tersebut keluar dari ruangan itu, ternyata dia sedang mengganti pakaiannya dengan pakaian yang baru.
Direktur itu melihat Grace mengusap air matanya, direktur tersebut berjalan kearah meja kerjanya dan mengambil sebuah amplop berwarna coklat, dia berjalan kearah sofa itu lalu duduk di seberang Grace.
" katakan kenapa kamu menangis??" kata Direktur itu
" saya takut jika bapak memecat saya" kata Grace
" lalu kenapa kamu takut??? pekerjaan seperti ini sangat banyak diluar sana" kata Direktur itu
" saya sudah sangat lama untuk mendapatkan pekerjaan ini pak, saya tidak ingin kehilangan pekerjaan saya yang baru saja saya dapatkan" kata Grace menunduk
" sebenarnya apa tujuan mu bekerja di perusahaan saya ini" kata direktur tersebut
" saya ingin mendapatkan gaji pak untuk bertahan hidup" kata Grace masih menundukkan kepalanya.
" baiklah.... saya akan memberikan banyak uang kepada mu, anggap saja ini sebagai pasangon untuk mu karena kamu sudah saya pecat walaupun sebenarnya kamu tidak berhak untuk mendapatkan itu." kata Direktur itu
" harus berapa kali lagi saya katakan, saya paling tidak suka jika lawan bicara saya tidak menatap saya saat saya berbicara, itu sama saja kamu mengabaikan ku." kata Direktur itu
" maafkan saya pak, bukan maksud saya untuk itu, tapi saya tidak punya keberanian untuk menatap bapak" kata Grace
" kenapa??? memang nya wajah saya mirip seperti harimau atau setan??" kata Direktur
" Bukan begitu pak, tapi saya tidak pantas berbicara sambil menatap bapak " kata Grace
" baiklah sekarang katakan yang sebenarnya, apa tujuan kamu untuk bekerja disini" kata Direktur itu
" saya hanya ingin mendapat kan uang pak dengan sepantasnya" kata Grace
" omong kosong.... sepertinya kamu di utus seseorang kesini sebagai mata-mata" kata Direktur itu
__ADS_1
" tidak pak.... itu semua tidak benar" kata Grace
" lalu kenapa kamu menguping di pintu saya" kata Direktur
" maafkan saya pak atas itu, sebenarnya saya sudah mengetuk pintu bapak sampai tiga kali namun saya tidak dapat mendengar jawaban dari dalam ruangan ini, saya hanya mencoba memperjelas pendengaran saya bukan bermaksud untuk menguping." kata Grace
tanpa Grace sadari direktur tersebut tersenyum mendengar jawaban Grace.
" saya sudah melihat daftar riwayat hidup mu, sepertinya kamu seorang mantan Napi" kata Direktur tersebut
" tapi itu terjadi bukan kesalahan saya pak, orang lain yang sudah menjebak ku pak" kata Grace
" berarti kamu orang nya sangat bodoh, bagaimana mungkin kamu bisa masuk kedalam jebakan seseorang" kata Direktur itu
Namun Grace hanya terdiam.
" apa memang benar kamu sungguh-sungguh bekerja untuk saya?" kata direktur tersebut
" saya benar-benar sangat bersungguh-sungguh pak" kata Grace
" baiklah tanda tangani surat kontrak ini" kata Direktur itu memberikan sebuah berkas kepada Grace
Grace meraih berkas tersebut, dan ternyata itu adalah surat perjanjian kerja.
Disana tertera bahwa perusahaan PT. KARSHA PERDANA bersedia mengontrak Grace dengan waktu awal lima tahun dan jika pihak kedua mengundurkan diri dari perusahaan sebelum waktunya tiba, maka pihak kedua akan bersedia membayar denda sebanyak dua kali lipat dari gaji yang tertera selama lima tahun.
Tanpa pikir panjang Grace langsung menandatangani kontrak perjanjian tersebut, dia merasa sangat bersyukur bahwa lima tahun ke depan dia tidak perlu repot-repot untuk mencari pekerjaan.
" baiklah kami sudah menandatangani kontrak perjanjian ini, saya harap kamu tidak melanggar nya apapun yang terjadi" kata Direktur itu
" saya tidak akan melanggar nya pak" kata Grace dengan penuh semangat
" baiklah sekarang buatkan saya lagi kopi" kata direktur itu
__ADS_1
" saya permisi pak" kata Grace pamit meninggalkan direktur tersebut
Namun direktur tersebut hanya terdiam dan membiarkan Grace pergi meninggalkan ruangan nya.