
SATU BULAN KEMUDIAN,.
Kini usia kehamilan Grace sudah memasuki usia tiga bulan, namun perut Grace masih datar dan belum terbentuk.
Besok Alvaro akan pergi ke luar negeri beberapa hari untuk urusan bisnisnya.
Namun karena keadaan Grace, Alvaro tidak membawa Grace karena dia takut terjadi sesuatu hal yang buruk kepada kandungan nya.
Malam ini sepulang kerja, Alvaro membawa Grace untuk makan malam dan pada saat itu juga mereka tidak sengaja bertemu dengan Waty, dan posisi Alvaro sedang merangkul pinggang Grace.
" selamat malam pak direktur" kata Waty dengan tersenyum kaku melihat Grace dan Alvaro.
Sementara Grace melihat Waty dia berusaha untuk melepaskan pelukan Alvaro darinya.
" selamat malam, kamu siapa?" kata Alvaro semakin memperkuat pelukannya namun Grace sudah merasa tidak nyaman.
" saya Waty pak, bagian HRD PT. Karsha Perdana pak" kata Waty
"kurang ajar, ternyata dia tidak mengenal ku padahal aku bekerja sudah lumayan lama disana. sedangkan si pelakor ini baru saja bergabung di Perusahaan tapi dia sudah berhasil menggenggam direktur itu." batin Waty
" oh... begitu rupanya, baiklah Waty sampai bertemu kembali" kata Alvaro
" i...i... iya pak" kata waty
" sayang ayo" kata Alvaro kepada Grace dan sama sekali tidak perduli dengan keberadaan Waty.
" permisi" kata Grace menundukkan kepalanya
" dasar pelakor memang, sekarang dia sudah mulai terang-terangan menunjukkan bahwa dia sudah benar-benar berhasil membuat pak direktur jatuh ke tangan nya, dasar perempuan tidak tahu malu" batin Waty sambil melihat Alvaro dan Grace dari jarak yang sedikit jauh.
" Al..... bagaimana ini" kata Grace
" kenapa???" kata Alvaro
" dia itu Waty satu kantor kita" kata Grace
__ADS_1
" memang nya kenapa dengan dia." kata Alvaro
" bagaimana jika dia curiga pada kita." kata Grace
" Curiga atas apa?" kata Alvaro
" curiga dengan hubungan kita Al..." kata Grace
" biarkan saja" kata Alvaro
" tapi aku tidak ingin karyawan kantor mengetahui aku ini siapa mu dan bukan kah kamu juga ingin merahasiakan hubungan ini." kata Grace
" tidak selamanya kita bisa menutup-nutupi hubungan ini Grace, dan ada saatnya untuk mengetahui kebenaran." kata Alvaro
" tapi aku belum siap untuk ini Al... aku merasa tidak nyaman terhadap mereka jika mereka tahu aku itu siapa dan lagian apa kamu tidak takut jika musuh-musuh mu mengetahui status kita." kata Grace
" jika aku terus seperti ini, itu artinya aku seorang pengecut, lalu sampai kapan Grace?" kata Alvaro
" iya tapi aku belum siap Al...." kata Grace
" lalu apa perlu aku memecatnya?" kata Alvaro
" sudahlah jangan pikirin lagi, mari kita makan" kata Alvaro
Setelah mereka selesai makan mereka langsung pulang ke rumah mereka.
" Grace besok aku akan pergi dan dengan waktu yang sedikit lama, kamu jangan kemana-mana oke" kata Alvaro
" bisakah aku ke kantor" kata Grace
" boleh tapi harus diawasi oleh Martin, dan mulai besok Martin akan menjaga mu selama 24jam sampai aku kembali." kata Alvaro
" terus berapa lama kamu disana" kata Grace
" aku kurang tahu, tapi aku akan usahakan agar urusan ku cepat selesai" kata Alvaro
__ADS_1
" cepatlah kembali aku pasti akan merindukan mu" kata Grace
Keesokan harinya Grace harus berangkat ke kantor, sementara Alvaro sudah berangkat subuh tadi, saat Grace turun dari atas dia melihat Martin duduk di kursi tamu mereka sambil memainkan ponselnya.
" nyonya mau kemana?" kata Martin
" aku mau kekantor" kata Grace
" tapi tuan sedang tidak ada di kantor nyonya, anda sebaiknya dirumah saja" kata Martin
" Alvaro mengijinkan aku pergi ke kantor" kata Grace
" baiklah jika begitu nyonya, mari saya antar" kata Martin
Saat gunung Grace keluar dari dalam rumahnya dia melihat begitu banyak pria berbadan kekar dan mengenakan pakaian hitam mengelilingi rumahnya.
" Martin siapa mereka????" kata Grace
" bukan siapa-siapa nyonya" kata Martin
Sementara dalam satu bulan ini saham perusahaan Jones semakin hari semakin menurun, dan beberapa diantara mereka menarik sahamnya.
" Aku ingin urusan perusahaan kembali padaku" kata jones marah-marah
" apa yang paman katakan?" kata Roy
" aku sudah memberimu waktu satu bulan, namun dalam satu bulan ini saham perusahaan bukan semakin maju dan malah sebaliknya." kata Jones
" paman menaikkan saham perusahaan itu butuh waktu dan aku mengambil alih perusahaan ini masih satu bulan" kata Jones
" Roy apa kamu mencoba menipu ku?" kata Jones
" tidak paman" kata Roy
" lalu bagaimana dengan janjimu kapan kamu akan membunuh pria itu" kata Jones
__ADS_1
" paman bersabarlah aku masih menyusun strategi Setelah semuanya sudah siap maka aku akan membunuhnya" kata Roy
" aku kasih waktu mu Tiga bulan ini, semuanya sudah harus beres jika tidak maka kamu yang akan ku bunuh" kata Jones pergi meninggalkan Roy