SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
Episode ke-23


__ADS_3

Waktu terus berjalan kini sudah jam dua belas malam, dan waktunya untuk seluruh karyawan itu beristirahat.


Grace tidak melihat sedari tadi ada direktur itu dan juga Laras disana, sementara Grace harus beristirahat tetapi barang-barang direktur itu masih ada bersamanya.


Akhirnya Grace berniat untuk mengembalikan barang-barang itu terlebih dahulu setelah itu dia beristirahat.


Grace berjalan menuju kamar Direktur itu, Grace melihat dari kejauhan bahwa pintu kamar Direktur itu terbuka.


Grace berjalan menuju kamar itu, namun sayup-sayup dia mendengar bahwa Direktur itu berbicara dengan beberapa orang dan menyebut-nyebut nama Grace.


Grace semakin penasaran dengan pembicaraan direktur itu, Grace berjalan dengan sangat pelan-pelan agar dia tidak ketahuan.


Grace merasa tidak asing dengan suara orang-orang yang berada di dalam kamar itu, dari sela-sela pintu yang terbuka Grace mengintip kedalam kamar tersebut ternyata Martin, Direktur dan juga Laras yang berada didalam kamar itu.


" aku takut jika malam ini rencana kita akan ketahuan" kata Martin


" itu tidak akan ketahuan selaku kamu menggunakan topeng itu. aku akan masuk kedalam kamar Grace, jika Grace curiga kepada ku aku akan pergi menjauh darinya dan disaat itu kamu hanya perlu muncul dihadapan nya. jika hanya melihat dengan waktu sekilas Grace tidak akan bisa membedakan kita." kata direktur itu


" lalu sampai kapan kamu akan menutup-nutupi dirimu yang sebenarnya kepada Grace" kata Laras


" untuk sekarang aku belum bisa mengatakan yang sebenarnya kepada Grace. aku hanya tidak mau musuh-musuh ku mengetahui bahwa Grace adalah kelemahan ku" kata Direktur itu


"Alvaro.... apa kamu lupa dengan apa yang kamu lakukan kepada Grace kemarin malam??" kata Laras


" tentu saja aku tidak melupakan itu" kata direktur itu


" lalu bagaimana jika Grace hamil?? apa kamu akan terus merahasiakan ini dari nya sampai dia melahirkan anak mu?" kata Laras


" aku tidak ingin itu terjadi, tapi aku tidak punya cara lain untuk melindungi nya." kata Direktur itu


" menyembunyikan pernikahan mu bukan berarti kamu melindungi Grace. mungkin sekarang Grace masih bisa mengerti. lalu bagaimana dengan kedepannya??" kata Martin


Mendengar itu Grace sangat terkejut, Grace takut dirinya ketahuan akhirnya dengan pelan-pelan Grace menjauh dari tempat itu.


Grace pergi menuju kamar nya dan membawa barang-barang milik direktur itu.

__ADS_1


Grace mencoba menghubungi nomor Alvaro, dan ternyata Hp direktur yang ditangan Grace berdering dan disana tertulis nama "My wife " memanggil dengan cepat-cepat Grace menghapus panggilan itu.


" sudah aku duga dari awal bahwa itu adalah dia"


" lalu apa yang harus aku lakukan sekarang"


" apa aku harus mengatakan kepada nya bahwa aku sudah mengetahui bahwa dia adalah Alvaro"


" atau mungkin aku harus berpura-pura tidak tahu apa-apa"


" sepertinya aku harus mengikuti permainan mereka bertiga, aku akan tetap pura-pura tidak tahu apa-apa"


" selama ini mereka sudah mengerjai ku dan sekarang saatnya aku untuk mengerjai mereka bertiga" kata Grace berbicara sendiri.


Grace mematikan lampu nya lalu dia membaringkan tubuhnya. kini kedua matanya sudah mulai bergabung dengan mimpinya.


Grace merasakan sebuah tangan memeluknya.


" apakah itu kamu??" kata Grace


" apa kamu belum tidur?? ini sudah larut malam tidur lah" kata Alvaro


" mungkin dia sudah tertidur, dia tidak akan tahu bahwa aku menemui mu" kata Alvaro


" aku seakan-akan berselingkuh dari laki-laki payah itu. aku kadang berpikir untuk meracuninya" kata Grace


" kenapa kamu tiba-tiba membahas nya saat bersama ku" kata Alvaro


" aku ingin sekali menjauh darinya, tetapi dia selalu saja mengganggu ku" kata Grace


" apa dia menyulitkan mu?" kata Alvaro


" kenapa kamu bertanya padaku?? bukan kah kamu tahu bahwa apa yang kulakukan kamu akan selalu mengetahui nya?" kata Grace


" iya aku lupa itu" kata Alvaro

__ADS_1


" maaf aku harus pergi sekarang, aku melupakan sesuatu" kata Grace


" kamu mau kemana?? apa yang kamu lupakan" kata Alvaro


" barang-barang manusia payah itu masih ada padaku. aku takut jika dia menemui ku, bagaimana jika dia tahu bahwa kamu disini." kata Grace pergi menuju saklar lampu nya.


" maaf aku harus pergi sekarang" kata Alvaro


dengan cepat Alvaro berlari menuju jendela Grace dan dia melompat keluar dari jendela.


melihat itu Grace tersenyum.


" kamu pikir aku tidak tahu bahwa kamu itu adalah direktur itu" batin Grace


Grace menghidupkan lampu kamarnya setelah itu dia mengambil barang-barang direktur itu.


saat Grace membuka kamarnya dia melihat bahwa direktur itu sudah ada didepan pintu kamarnya.


" sedang apa bapak disini?" kata Grace berpura-pura


" apa kamu belum tidur?" kata Direktur itu


" saya sudah sempat tertidur, namun saya teringat sesuatu. ini milik bapak" kata Grace


" terimakasih" kata direktur itu menerima barang-barang itu


" Tunggu dulu,,,, kenapa wajah bapak berkeringat?? sedang apa bapak malam-malam begini?" kata Grace


" berkeringat??? aku tidak berkeringat, aku tidak ngapa-ngapain?" kata direktur itu


" owh.... mungkin saya salah" kata Grace


" baiklah Grace,,, aku akan beristirahat" kata Direktur itu


Grace hanya mengangguk kan kepalanya dan direktur itu pergi meninggalkan Grace.

__ADS_1


" merasa dirinya paling pintar, ternyata dia yang paling bodoh"


" dia pikir aku tidak tahu bahwa dia itu habis berlari dari dalam kamar ku" kata Grace berbicara sendiri sambil melihat punggung direktur itu menjauhi nya.


__ADS_2