SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE KE-44


__ADS_3

Sementara di tempat lain Jones menemui orang kepercayaan nya yaitu Pardy.


" bagaimana pekerjaan mu, apa kamu sudah dapat informasi yang saya butuhkan?" kata Jones


" sudah bos, ternyata Erlando Karsha adalah anak dari Teguh Prayoga yaitu Alvaro Prayoga anak kandung dari ibu Anggun pemilik PT.MCF".


" namun ayah dari Erlando terbunuh pada saat dia berumur 15tahun hingga pada saat itu juga perusahaan Prayoga diambil alih oleh Imron Karsha asisten pribadinya Prayoga."


" Imron Karsha mengganti identitas Alvaro Prayoga menjadi Erlando Karsha untuk menghindari musuh-musuh Prayoga."


" dari informasi yang saya dapat, Erlando Karsha ditinggalkan oleh ibu anggun sewaktu dia masih kecil karena keluarga mereka sedang mengalami kesulitan."


" ibu anggun menikah dengan tuan Matthew pengusaha muda yang berasal dari Inggris sekaligus pemilik perusahaan PT.MCF, ibu anggun juga memiliki anak dari tuan Matthew".


" namun sejak saat itu hingga sekarang Erlando Karsha dan ibu Anggun mereka tidak berhubungan baik."


" dan bukan cuman itu saja bos, ternyata dugaan kita selama ini benar yang membebaskan Wanita itu dari penjara adalah Erlando Karsha."


" dia membebaskan wanita itu dengan syarat dia harus menikah dengan Erlando, satu hari setelah Wanita itu terbebas mereka melangsungkan pernikahan di KUA kota B bos."


" dan ternyata dalang di balik kesulitan yang bos alami ini, juga perbuatan Erlando."


" batalnya proyek pembangunan hotel 'SAPADIA' dan batalnya kerja sama dengan perusahaan yang ada di Prancis." kata pardy dan jones mengepalkan tangannya karena dia sangat marah.


" hanya itu informasi yang saya dapat bos" kata pardy


" terimakasih banyak kamu sudah bekerja dengan bagus."


" besok persiapkan anggota kita, kita lakukan penyerangan." kata Jones


" dengan cara biasa bos???" kata pardy


" iya.... usaha kan informasi ini jangan sampai kebocoran." kata Jones


" oke bos" kata pardy

__ADS_1


*****


Sementara Alvaro sepulang kerja dia membawa Grace untuk periksa kandungan nya ke dokter dia takut terjadi sesuatu ke kandungan nya Grace dan syukurlah hal yang ditakutkan Alvaro tidak terjadi.


saat mereka ingin pulang tiba-tiba Andrewis datang menemui mereka dan menangis.


" kak Al..." kata Andrewis


" ngapain lagi kamu, aku sudah berulang kali bilang bahwa aku tidak ada urusan dengan mu." kata Alvaro


" kak.... aku mohon tolong temuilah mami sekali ini saja." kata Andrewis menyatukan kedua tangannya.


" sampai kapan pun jangan pernah kamu berharap bahwa aku akan menemuinya." kata Alvaro menarik tangan Grace agar mereka pergi meninggalkan rumah sakit.


" kak Al.... Aku mohon kak..." kata Andrewis langsung berlari dan bersujud di kaki Alvaro.


" kamu pikir aku akan berubah pikiran jika kamu melakukan hal memalukan seperti ini." kata Alvaro


" kak.... setidaknya temuilah mami sekali ini saja kak agar aku bisa mengikhlaskan mami. mami sudah kritis selama dua hari ini kak."


" jika pun kakak tidak ikhlas untuk memaafkan mami tapi setidaknya katakan saja padanya kakak sudah memaafkan nya walaupun hanya dimulut saja, agar mami bisa melepaskan semua penyakit nya." kata Andrewis


mendengar perkataan Andrewis Alvaro menahan air matanya agar tidak terjatuh dihadapan Andrewis dan Grace.


" maaf aku tidak bisa, Grace mari kita pergi" kata Alvaro menarik tangan Grace.


" kak Al....." panggil Andrewis


Grace melihat keadaan Alvaro dia tidak berani untuk angkat bicara dia hanya mengikuti Alvaro.


setelah mereka tiba di mobil Grace pun tidak tega melihat keadaan Andrewis tadi.


" Al... bisakah aku berbicara sebentar dengan dia?" kata Grace


" Grace aku harap kamu mengerti keadaan ku." kata Alvaro

__ADS_1


" aku mengerti, dan aku tidak akan menyalahkan mu dengan keputusan yang kamu ambil" kata Grace


" pergilah, tapi jangan biarkan aku menunggu terlalu lama." kata Alvaro


" iya aku janji, aku hanya sebentar." kata Grace


Grace pun langsung pergi menemui Andrewis, dia melihat Andrewis menangis duduk di kursi tunggu ruangan ICU.


" bagaimana keadaan ibu mu?" kata Grace duduk disampingnya Andrewis


Andrewis terkejut melihat Grace duduk di sebelahnya karena dia tidak menyadari bahwa Grace menemui nya.


" Keadaan mami sangat buruk, aku tidak tega melihat nya seperti itu." kata Andrewis


" kamu bersabar yah, aku yakin ibu kamu orang yang kuat." kata Grace


" mami memang orang yang kuat, tapi kini dia sudah tidak memiliki tenaga lagi karena kekuatan nya sudah habis untuk menahan sakit yang dia rasa selama ini."


" Aku hanya berharap agar kak Al datang menemui mami dan mengatakan bahwa dia sudah memaafkan mami. tapi sepertinya itu tidak akan pernah mungkin terjadi." kata Andrewis


" kamu bersabar lah, aku akan membantu mu. aku akan mencoba untuk membujuk Al agar dia tidak keras kepala." kata Grace


" terimakasih banyak, aku sangat berharap dengan bantuan mu. " kata Andrewis


" aku akan berusaha." kata Grace


" oh ya kamu siapa, soalnya sudah kedua kali ini aku melihat bahwa kamu sedang bersama dengan kak Al." kata Andrewis


" oh iya kita belum berkenalan, aku Grace istrinya Al.." kata Grace


" oh.... ternyata kak Al sudah menikah rupanya. maaf kakak ipar aku tidak tahu soal itu." kata Andrewis


" sudah lupakan saja, Andrewis aku harus pergi aku takut Al menunggu ku terlalu lama." kata Grace


" iya kakak ipar." kata Andrewis

__ADS_1


setelah pembicaraan Grace dan Andrewis berakhir mereka langsung pulang kerumah mereka.


__ADS_2