SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE Ke-69


__ADS_3

Martin membawa Roy keruang tamu dan di ikuti oleh Grace.


" katakan apa yang terjadi pada tuan Erlando?" kata Martin


" Bondan dan pamanku menjebak nya hari ini, namun rencana mereka tidak berhasil." kata Roy


" dijebak bagaimana lalu kenapa tuan Erlando tidak meminta bantuan" kata Martin


" dia tidak mempunyai pilihan, jika dia meminta bantuan otomatis salah satu diantara kalian berdua dengan Danvers akan bergerak."


" jika kamu yang bergerak maka mereka akan lebih mudah untuk membunuh Grace."


" dan jika Danvers yang bergerak maka orang-orang yang di markas akan terbunuh." kata Roy


" kurang ajar, seperti nya mereka memang benar-benar ingin mencari masalah dengan kami." kata Martin


Sementara ditempat lain,


" dasar goblok, bodoh kalian semua. menangkap satu orang saja pun kalian tidak bisa berhasil, dasar bodoh" Kata Bondan kepada Anggo nya


" maafkan kami bos,"


" kita sudah hampir berhasil membunuh nya bos, tapi seseorang pria bertopeng datang untuk menolong nya." kata anak buah Bondan


" apa??? kamu bilang maaf?" (plakkkkkkk) Bondan menampar orang tersebut.


" jika kegagalan ini terjadi lagi maka aku yang akan membunuhmu" kata Bondan kepada orang itu.

__ADS_1


Sementara Grace, Martin dan Roy sangat serius mendengarkan apa yang Bondan bicarakan karena kebetulan jones berada disana.


" tunggu dulu kamu bilang pria bertopeng menyelamatkan nya?" kata jones melihat kearah pardy


"tapi bos selama itu kami selalu mengawasi markas mereka, dan Danvers bersama orang-orang nya berada disana, dia sama sekali tidak bergerak dan sepertinya Erlando tidak meminta bantuan sama sekali." kata Fardy


" benar tuan kami juga mengawasi rumah Erlando dan pria itu sama sekali tidak bergerak, dan sepertinya sama mereka tidak tahu bahwa kita menyerang Erlando." kata anak buah Bondan


" jika begitu lalu siapa pria bertopeng itu?" kata Jones


" kami tidak tahu tuan, tapi kami berhasil melukai Legan sebelah kanan pria bertopeng tersebut." kata anak buah Bondan. sontak Grace dan Martin melihat tangan kanan Roy.


"Jones.... tidak mungkin orang-orang ku yang mengkhianati ku, dan sepertinya ada mata-mata di sekitar mu. apa kamu tidak mencurigai seseorang" kata Bondan


" Pardy kamu selidiki masalah ini, jika kamu menemukan nya maka langsung bunuh saja dia siapapun itu orangnya." kata Jones


" baik bos" kata Pardy


" mungkin selanjutnya mereka akan membunuh ku." kata Roy


"'sebaik nya kamu jangan kembali lagi kesana." kata Martin


" tidak bisa, sebelum aku menghancurkan nya maka aku tidak akan menyerah." kata Roy


" apa yang ingin kamu hancurkan." kata Martin


" aku ingin membuat usaha nya hancur, karena yang kutahu usahanya itu adalah bagaikan nyawa baginya."

__ADS_1


" aku ingin dia mengalami kebangkrutan dan tidak tersisa sedikitpun." kata Roy


" kami akan menuruti apa yang kamu inginkan tapi berjanjilah kamu tidak boleh lagi kembali kesana." kata Martin


" lalu aku kemana? aku tidak memiliki siapapun lagi. semua orang yang berharga bagiku telah pergi meninggalkan aku." kata Roy melihat kearah Grace


Namun Grace langsung mengalihkan pandangannya.


" jika kamu mau, kamu bisa bergabung dengan kami bagaimana pun juga kamu seperti ini karena membantu kami." kata Martin


" apa kalian begitu percaya padaku? lihatlah bahkan paman ku sendiri saja aku hianati apalagi dengan orang yang merebut wanita yang paling aku cintai dari tangan ku." kata Roy kembali melihat Grace sementara Martin terdiam, seperti nya dia tidak bisa mengambil resiko ini juga.


" kau....." kata Grace dengan geram


" aku hanya jujur, lebih baik aku terus terang hari ini daripada Setelah kalian mengetahui kenyataannya." kata Roy


" Al tidak merebut ku darimu, kamulah yang pergi meninggalkan aku." kata Grace


" tapi alasan ku pergi meninggalkan kamu karena aku ingin membebaskan mu." kata Roy


" tapi kenyataannya bukan kamu yang membebaskan aku." kata Grace


" aku tidak tahu bahwa pada saat itu paman menipuku, dan ini alasan ku satu-satunya untuk balas dendam padanya. aku ingin menghancurkan nya karena dia sudah menghancurkan hidupku "


" dulu pada saat kita bersama, waktu sedetikpun bagiku sangat berarti tapi sekarang bahkan sudah dua tahun ini hidupku tidak ada artinya tanpa dirimu, semuanya hampa dan tidak berwarna sedikitpun."


" aku masih ingat, walaupun kita berdua hanya bekerja sebagai karyawan minimarket, mendapatkan gaji yang sangat sedikit tapi kita berdua sangat bahagia pada saat itu." kata Roy

__ADS_1


" Roy cukup.... hentikan. kamu sudah sangat keterlaluan.' kata Grace


Dan setelah itu tiba-tiba dokter tersebut keluar dari dalam kamar tempat Alvaro dirawat.


__ADS_2