SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE Ke-81


__ADS_3

" jual semua properti yang kita punya, ini akan sedikit membantu." kata Jones


" saya sudah perkirakan harga properti yang kita dapat Setelah dijual hanya mendapatkan sedikit karena tentunya mereka membeli dengan harga dibawah rata-rata, dan itu hanya cukup untuk membayar biaya lain-lain seperti listrik, Wi-Fi dan air saja pak." kata Asisten Jones


" bagaimana jika saya menjual seluruh mobil saya apa itu cukup untuk membayar gaji karyawan" kata jones


" tidak cukup pak, jika saya hitung semuanya gaji karyawan dan biaya lain-lain hanya bisa terbayar setengah dari hasil penjualan mobil ditambah dengan hasil penjualan properti." kata Asisten itu


" apa? masih saja tidak cukup?" kata Jones


" hanya ada satu cara agar gaji karyawan dan saham mereka terbayar pak." kata asisten itu


" apa itu" kata Jones


" bapak harus menjual perusahaan ini beserta dengan rumah." kata asisten itu


" apa???? kamu pikir saya gila??? apa pun yang terjadi saya tidak akan menjual perusahaan ini ataupun rumah saya." kata jones marah


" lalu apa yang harus kita lakukan pak? apa perlu saya hubungi pengacara kita pak?" kata asisten itu.


" mau dibayar pake apa!!" Teriak jones kepada asisten itu.


" kamu punya otak atau tidak??? makanya mikir sebelum bicara" kata Jones dengan marah.

__ADS_1


" hm.... " asisten itu tersenyum kecut dan melemparkan sebuah maaf ke meja.


" kamu bertanya pada saya tentang otak??? saya punya otak, itu sebabnya saya tidak bodoh dan tidak bisa tertipu dengan mudahnya" kata asisten itu.


" kamu berani menentang saya!!!!" kata Jones


" memangnya kamu siapa? , kamu bukan lagi orang kaya atau pemimpin bahkan besok mungkin kamu sudah tidak memiliki sehelai pun pakaian."


" Dan soal harta sekarang aku jauh lebih kaya darimu."


" kamu sekarang bagaikan telur di ujung tanduk yang akan jatuh kapan pun. jadi tidak usah bersikap sombong lagi."


"dan bahkan semakin miskin nya kamu, kamu tidak akan sanggup membayar gaji ku bulan ini, tapi aku meng ikhlaskan nya, anggap saja aku bersedekah padamu." kata Asisten itu


"oh tidak....., aku bekerja dengan hasil keringat ku sendiri. aku mendapat kan itu tidak cuma-cuma." kata Asisten itu


" lihat saja, Setelah ini aku akan membalas mu" kata jones dengan sangat marah.


" baik... jika bisa balas kan saja sekarang karena kemungkinan Erlando Karsha tidak akan membiarkan mu bernafas besok." kata Asisten itu.


" apa maksudmu" kata jones


" hahahaha...." asisten itu tertawa

__ADS_1


" kamu tadi bertanya padaku bahwa saya mempunyai otak atau tidak."


" sekarang aku akan membalikkan pertanyaan itu padamu."


" apa kamu punya otak atau tidak, bagaimana mungkin kamu bisa bergabung dengan perusahaan itu tanpa menyelidiki bagaimana seluk-beluknya perusahaan itu, dan orang-orang seperti apa yang berpengaruh di dalam perusahaan itu."


" hingga kamu begitu percaya dan memberikan segalanya yang kamu punya dengan begitu saja."


" apa kamu tidak tahu bahwa investor yang di maksud itu siapa??" kata Asisten itu


" memangnya siapa dia?" kata Jones


" dia adalah Erlando Karsha, orang yang ingin kamu hancurkan dan malah menghancurkan kamu lebih dulu dan bahkan sangat mudah baginya untuk melakukan itu, dia hanya menyentil kan jarinya saja kamu sudah langsung terkapar disini." kata asisten itu


" jadi kamu sudah tahu sejak awal??" kata jones


" apa kamu lupa dengan pekerjaan ku?? aku seorang sekretaris dan sekaligus asisten kamu sudah sangat lama dan itu adalah pekerjaan ku tentunya aku tahu itu." kata Asisten itu


" kenapa kamu lakukan ini," kata Jones


" karena dari dulu aku sudah sangat ingin menghancurkan mu, kamu berbadan manusia tetapi tidak dengan mulut dan pikiran mu, kamu tidak pernah bisa menghargai orang bahkan sedikitpun."


" selama ini aku hanya menunggu waktu yang tepat agar ada orang yang menghancurkan mu dan hari ini telah tiba, terima saja nasib dan takdir mu." kata Asisten itu pergi meninggalkan jones.

__ADS_1


__ADS_2