
Malam ini adalah tepatnya jam 02.30 pagi, Erlando baru saja tiba di rumah tempat Grace tinggal.
sebelum turun dari mobil, Erlando memastikan rekaman CCTV yang terdapat di kamar Grace bahwa Grace sudah tertidur.
Grace tidak tahu bahwa selama ini Erlando atau Alvaro secara diam-diam memasang kamera tersembunyi di dalam kamarnya.
Saat Alvaro masuk kedalam rumahnya dia melihat bahwa ruang utama mereka agak sedikit gelap karena sebagian lampu di matikan.
saat Alvaro menutup pintu rumah nya tiba-tiba lampu di ruangan utama hidup dan Alvaro sangat terkejut dengan hal itu.
Dia tidak tahu bahwa Grace selama ini sudah mengetahui siapa dia sebenarnya dan entah kenapa malam ini Grace tidak seperti biasanya, hingga saat ini dia tidak bisa tidur.
Grace Sedari tadi mencoba membaringkan tubuhnya namun hingga saat ini dia tidak mendapati rasa ngantuk, saat itu juga Grace mendengar sebuah suara mobil dan akhirnya Grace turun ke bawah untuk menangkap basah Alvaro.
" mengapain bapak direktur malam-malam begini datang ke rumah saya, dan kenapa kunci rumah saya ada pada bapak?" kata Grace
Alvaro hanya terdiam karena dia masih syok dan dia tidak dapat berkata apa-apa.
" bapak dengar saya tidak" kata Grace
" Grace..... ke ...ke..napa ka..mu belum tidur?" kata Alvaro dengan gelagapan sambil berkeringat dingin.
" sebenarnya saya dari tadi sudah tertidur namun entah kenapa saya mendengar begitu jelas sebuah suara mobil diluar. saya hanya ingin memastikan siapa orang yang datang kerumah ku, karena selama ini saya tidak pernah mengundang atau menerima tamu disini" kata Grace
" oke baiklah Grace mari kita bicara" kata Alvaro
Grace dan Alvaro duduk di ruang tamu mereka.
" baik aku akan jujur kepada mu, aku sebenarnya adalah Alvaro" kata Alvaro
" tanpa kamu mengakuinya pada ku, aku sudah tahu" kata Grace
" apa??? jadi selama ini kamu sudah tahu bahwa itu aku. sejak kapan?" kata Alvaro
" sejak kita di pegunungan dan pada saat kamu menerima hukuman itu untuk ku" kata Grace
" lalu kenapa kamu hanya diam saja?" kata Alvaro
__ADS_1
"lalu apa yang harus aku lakukan, Lagi pula ini kan yang terbaik untuk mu?? aku hanya mengikuti apa yang membuat mu senang." kata Grace
" jika aku tahu bahwa selama ini kamu sudah mengetahuinya aku tidak perlu repot-repot lagi untuk melakukan kebohongan ini Grace" kata Alvaro
" sudahlah lagi pula tidak adakan yang berubah tentang kebohongan ini" kata Grace
Alvaro terdiam untuk saat ini, dia merasa malu pada Grace.
" sudah lah ini sudah larut dan kamu tentunya lelah, mari kita tidur" kata Grace
" bisakah kamu membuat ku makanan?? aku lapar dan belum makan" kata Alvaro sebelum Grace meninggalkan nya.
" baiklah, bersihkan dirimu terlebih dahulu setelah itu kamu datang lah ke dapur." kata Grace pergi menuju dapur mereka.
setelah Grace pergi meninggalkan Alvaro yang masih duduk akhirnya Alvaro pun pergi menuju kamar mereka untuk membersihkan dirinya.
Tidak beberapa lama kini Alvaro sudah siap membersihkan dirinya, setelah itu dia pergi menuju dapur.
Disana dia melihat Grace masih sibuk dengan masakan nya.
Alvaro hanya mengangguk kan kepalanya karena hingga Saat ini dia masih merasa canggung dan malu kepada Grace. tidak berapa lama untuk Alvaro menunggu Grace, kini Grace sudah siap menghidangkan makanan itu di meja makan.
Namun Alvaro hanya terdiam dan tidak memakan makanan tersebut.
" Kenapa kamu hanya diam saja?? bukankah kamu tadi mengatakan bahwa kamu sudah lapar."
" makan lah, aku tidak menaruh racun sedikit pun didalamnya jadi kamu tidak usah terlalu khawatir" kata Grace
" kamu kenapa tidak makan?" kata Alvaro
" aku tidak lapar, karena aku tadi sudah makan" kata Grace
Grace duduk di salah satu bangku yang kosong, dia setia menemani Alvaro hingga Alvaro menyelesaikan makanan nya.
Setelah Alvaro selesai makan, Grace membereskan meja tersebut dan mencuci piring kotor.
Namun Alvaro hingga saat ini masih duduk terdiam sementara Grace sudah siap dengan pekerjaan nya.
__ADS_1
" kamu kenapa masih disitu?? apa kamu tidak lelah, maaf aku harus beristirahat" kata Grace berjalan meninggalkan Alvaro dan tidak lama kemudian Alvaro mengikuti Grace.
Setelah tiba di kamar, Grace langsung membaringkan dirinya dan membelakangi Alvaro, sementara Alvaro duduk di atas ranjangnya.
" Grace apa kamu tidak ingin bertanya padaku kenapa aku melakukan ini?" kata Alvaro
" aku tidak perlu mempertanyakan hal itu padamu. aku tahu kamu pasti memiliki alasan tersendiri untuk melakukan itu padaku. jika kamu belum siap tidak usah memberitahukan nya kepada ku"
" ah iya.... bukan kah kamu sudah pernah mengatakan nya padaku sebelum nya. kamu adalah laki-laki tempramental dan tidak normal, kamu hanya tertarik dengan sesama jenis mu dan kamu Menikahi Ku hanya untuk menutupi aib mu" kata Grace tersenyum kecut
" Grace tapi perkataanku pada saat itu tidak benar, aku hanya bercanda" kata Alvaro
" kamu tidak usah terlalu tegang seperti itu. aku tahu kamu hanya bercanda mana ada laki-laki Gay yang tidur dengan seseorang perempuan bahkan melakukan hubungan yang intim." kata Grace
" uhuk...huk..." Alvaro tiba-tiba terbatuk-batuk mendengar perkataan Grace
" baiklah bapak direktur yang terhormat, mari kita istirahat karena besok kita akan kembali bekerja" kata Grace
" baiklah..." kata Alvaro
" bisakah kita tetap seperti sebelumnya di kantor" kata Grace
" memangnya kenapa?" kata Alvaro
" aku lebih nyaman seperti sebelumnya dan lagi pula aku tidak ingin orang-orang disana berpikiran yang tidak-tidak tentang ku" kata Grace
" baiklah.... tapi jika mereka menyulitkan mu kamu harus menggunakan namaku" kata Alvaro
" baiklah" kata Grace
" kalau begitu tidurlah" kata Alvaro
" baik... selamat malam" kata Grace
" selamat malam " kata Alvaro
Kini Alvaro semakin merasa takut, dia tidak ingin musuh-musuhnya mengetahui keberadaan Grace, belum lagi itu kini Jones pun yang kembali mengincar Grace.
__ADS_1