SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE ke-25


__ADS_3

Grace menutup kedua matanya seolah-olah dia tertidur, namun yang dipikirianya begitu banyak pertanyaan yang tidak bisa dia tanyakan kepada suaminya.


" kenapa dia masih saja merahasiakan status pernikahan kami."


" apa mungkin seburuk itu aku dimatanya?"


" apa dia malu karena aku hanya seorang mantan Napi"


" lalu kenapa dia menikahi ku?"


" apa sebenarnya tujuan nya."


" apa jangan-jangan dia menikahi ku hanya untuk istri simpanan saja."


" bisa saja itu terjadi, karena sebelumnya Waty mengatakan padaku bahwa direktur sudah menikah."


Semakin Grace memikirkan itu semakin dia kesal melihat pria yang di sebelahnya itu. namun tiba-tiba sosok Roy terlintas di pikiran nya.


" jangan-jangan perubahan sikap Roy ada kaitannya dengan dia" batin Grace


Grace melihat kini mobil mereka sudah tiba di kota tempat mereka tinggal.


" pak bisakah saya turun disini?" kata Grace


" kenapa harus turun disini?? rumah mu bukan disini" kata direktur itu


" ada seseorang yang harus saya temui" kata Grace


" siapa???" kata direktur itu


" pak tolong kasih saya sedikit privasi, bapak bukan siapa-siapa saya yang harus saya laporkan apapun kegiatan saya kepada bapak" kata Grace dengan kesal


" Grace ada apa dengan mu?? kenapa kamu tiba-tiba marah padaku" kata Direktur itu


" maafkan saya pak, tapi bisakah bapak turunkan saya disini?" kata Grace


" baiklah" kata Direktur itu dan memerintahkan supirnya untuk berhenti.


setelah mobil mereka berhenti Grace langsung turun dan mengambil barang-barang nya dan setelah itu mobil direktur itu pergi meninggalkan Grace.


dengan perasaan kesal dan marah Grace memandangi kepergian mobil itu, hingga mobil itu menghilang dari pandangannya.


Setelah itu Grace menaiki sebuah Taxi menuju Restauran yang pernah dia kunjungi sebelumnya bersama dengan suaminya.


Kini Grace sudah tiba di Restauran tersebut, dia memesan minuman terlebih dahulu dan tidak beberapa lama kini pelayan nya datang membawakan pesanan nya.


" silahkan diminum Mbak" kata pelayan itu


" terimakasih mbak, mbak bisakah saya meminta tolong?" kata Grace


" meminta tolong apa yah mbak?" kata pelayan itu


" adakah pekerja disini bernama Roy?" kata Grace


" Roy?? oh... iya ada mbak, memang kenapa dengan nya?" kata pelayan itu


" bisakah mbak memanggil nya untuk ku?" kata Grace


" owh.... kalau begitu mbak tunggu sebentar, saya akan panggil kan dia" kata pelayan itu pergi meninggalkan Grace


Tidak lama kemudian kini Roy datang menemui Grace.


" Ternyata kamu, maaf aku tidak ada waktu" kata Roy langsung pergi meninggalkan Grace


" aku mohon tunggu sebentar" kata Grace menarik tangan Roy

__ADS_1


" Grace tolong kamu jangan mengganggu ku, aku masih banyak pekerjaan" kata Roy


" Roy aku janji, aku tidak akan menggangu mu setelah ini. tapi tolong mari kita berbicara sebentar" kata Grace


" Grace memangnya apa lagi yang harus kita bicarakan?? antara kita sudah tidak ada lagi." kata Roy


" setidaknya kasih aku penjelasan" kata Grace menangis


Roy yang melihat Grace mengeluarkan air matanya akhirnya dia tidak tega.


" Grace... aku mohon kamu jangan menangis" kata Roy


namun Grace semakin menangis melihat Roy yang masih belum berubah.


Roy semakin tidak tega melihat Grace menangis seperti itu.


" baiklah... mari kita bicara, tapi jangan disini" kata Roy


" lalu dimana??" kata Grace


" mari ikut aku" kata Roy


Grace berjalan mengikuti Roy dan tidak lupa membawa koper nya, Roy melihat Grace membawa koper tersebut akhirnya dia mengambil alih koper Grace.


" Grace....kenapa kamu membawa-bawa koper ini? apa kamu kabur dari rumah??" kata Roy


" tidak.... ini aku baru saja pulang dari luar kota, perusahaan tempat ku bekerja mengadakan liburan" kata Grace


" owh..." kata Roy


Roy membawa Grace ke sebuah taman yang yang terdekat di tempat Roy bekerja.


" apa yang ingin kamu bicarakan Grace!" kata Roy


" maafkan aku Grace, aku melakukan ini karena ini yang terbaik untuk mu" kata Roy


" terbaik??? katakan siapa dalang di balik ini semua? kau mengakhiri hubungan kita dengan sepihak, ." kata Grace menangis


" maafkan aku Grace, ini semua salah ku" kata Roy


" salah apa??? apa ada kaitannya dengan orang yang membawa ku ke Restauran hari itu??" kata Grace


" tidak.... aku tidak mengenal nya" kata Roy


" lalu kenapa kamu mengatakan bahwa kamu tidak mengenalku di hadapannya?" kata Grace


" memang nya siapa dia Grace??" kata Roy


" apa kamu sungguh tidak kenal dengan dia??" kata Grace


" tidak....aku tidak kenal dengan nya" kata Roy


" lalu kenapa kamu tidak pernah menemui ku sewaktu aku di penjara??" kata Grace


" maafkan aku Grace, tapi ini yang terbaik untuk mu" kata Roy


" terbaik apa?? setidaknya beritahu aku apa alasannya" kata Grace


" karena aku tidak ingin kamu di penjara selamanya, aku ingin kamu bebas, itu sebabnya aku harus melepaskan mu" kata Roy


" apa maksudmu mengatakan aku ingin bebas" kata Grace


" orang yang menjebak mu adalah pamanku sendiri, dia melakukan itu karena aku menolak untuk menikah dengan putrinya"


" dia menjebak mu dengan maksud agar kita tidak akan pernah bisa bersama.dan maafkan aku telah mengakhiri hubungan Kita dengan sepihak."

__ADS_1


" pamanku memberikan pilihan kepada ku, jika aku bersedia meninggalkan mu dan Menikah dengan putrinya maka dia akan membebaskan mu dari penjara." kata Roy


" lalu apa yang kamu lakukan" kata Grace


" maafkan aku Grace, aku terpaksa harus menuruti permintaan paman ku untuk menikahi putrinya agar kamu terbebas dari penjara itu" kata Roy


" itu artinya kamu sekarang sudah menikah??" kata Grace


" pernikahan ku tidak seperti yang kamu bayangkan, sedikitpun aku tidak mencintai istriku"


" aku janji, jika waktunya tiba aku akan membalas mereka."


" aku hanya meminta padamu Grace, tolong bersabar lah, Setelah aku membalas mereka aku akan kembali kepada mu Grace" kata Roy


" tapi satu hal yang kamu tahu Roy, yang membebaskan ku dari penjara itu bukanlah pernikahan mu ataupun paman mu" kata Grace


" apa maksud mu Grace?? lalu kenapa kamu bisa bebas??" kata Roy


" aku dibebaskan oleh suamiku sendiri" kata Grace


" apa??? suami???" kata Roy dengan terkejut, dia tidak menyangka bahwa Grace sudah menikah.


" iya... suamiku dan pernikahan ku" kata Grace


" bagaimana mungkin.....apa maksud semua ini, aku sama sekali tidak mengerti" kata Roy


" jika kamu tidak mengerti maka kamu tanyakan kepada pamanmu" kata Grace


" kapan kamu bebas??" kata Roy


" dua bulan yang lalu" kata Grace


" apa??? berarti selama ini mereka menipuku" kata Roy


" apa maksudmu??" kata Grace


" aku menikah setelah tiga bulan kamu masuk penjara. jika kamu bebas baru dua bulan yang lalu, itu berarti dia mengingkari perjanjian kami."


" tidak.... aku tidak terima ini, aku akan membuat perhitungan dengan pamanku."


" Grace kamu bersabar lah, Setelah ini tidak akan ada lagi yang memisahkan kita." kata Roy


" apa yang akan kamu lakukan??" kata Grace


" aku akan membalas mereka setelah itu aku akan menikahi mu" kata Roy


" Roy.... aku sudah menikah" kata Grace


" aku yakin kamu tidak punya pilihan pada saat itu, kamu terpaksa harus menikahi nya demi kebebasan mu sendiri namun dibalik itu semua, kamu tidak mencintai suamimu iya kan Grace" kata Roy


" memang benar aku menerima pernikahan itu karena kebebasan yang aku inginkan, tapi kamu salah mengatakan bahwa aku tidak mencintai suami ku. kenyataan nya adalah aku mencintai suami ku Roy" kata Grace


" bagaimana mungkin kamu bisa mencintai nya, kamu berbohong Grace... aku tahu kamu, kamu tidak bisa semudah itu untuk jatuh cinta pada orang lain."


" katakan padaku Grace bahwa kamu masih mencintai ku, katakan Grace" kata Roy menangis dan sambil memegang kedua tangan Grace


" maafkan aku Roy, sebaiknya mari kita sama-sama melupakan. selama ini aku bertanya di dalam diriku kenapa kamu berubah, dan aku hanya ingin jawaban langsung darimu."


" kini aku sudah mengerti alasan perubahan sikap mu, dan aku akan menepati janji ku. mulai dari sekarang aku tidak akan pernah menemui mu lagi dan terimakasih banyak untuk pengorbanan mu" kata Grace


setelah Grace mengatakan itu dia pergi meninggalkan Roy.


" Grace.... tunggu Grace ... kamu tidak bisa meninggalkan ku seperti ini" kata Roy berusaha mencegah kepergian Grace, namun Grace tetap pergi.


" akh...." kata Roy berteriak prustasi

__ADS_1


__ADS_2