SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE Ke-65


__ADS_3

Waktu terus berlalu sejak kejadian penyerangan itu kini sudah satu Minggu berlalu.


" akh.... kalian hanya menambah beban bagi kami saja," kata Danvers memberikan beberapa bungkus makanan kepada tahanan nya itu


" tuan ku terlalu baik kepada kalian."


" lihat lah bukankah kalian ingin membunuhnya, tapi apa yang dilakukan tuan ku, dia sama sekali tidak membalas perbuatan kalian dia malah meringankan pekerjaan kalian dan memberikan kalian makan."


" coba kalian pikir apa jadinya jika tuanku melepaskan kalian, mungkin dalam satu Minggu ini kalian akan bekerja berkeliaran untuk membunuh orang-orang yang tidak memiliki masalah dengan kalian."


" tapi dalam satu Minggu ini kalian tidak melakukan itu, kalian masih saja berharap bahwa Bondan akan datang untuk membebaskan kalian."


" sampai kapan pun dia tidak akan pernah datang, karena dia sudah mendapatkan pengganti kalian" kara Danvers kepada Anggota Bondan.


Namun ke-lima orang itu tidak menjawab Danvers mereka hanya pokus melahap makanan mereka.


Grace dan Alvaro baru saja siap merenovasi kamar baby mereka.


" aku sungguh tidak sabar lagi menunggu kelahiran anak kita." kata Grace mengelus perut buncitnya.


" iya sayang aku juga begitu" kata Alvaro sambil memeluk Grace dari belakang sesekali Alvaro mencium leher Grace.


" tapi bagaimana dengan perlengkapan nya?"


" kita bahkan belum membeli apa-apa" kata Grace


" begini saja bagaimana jika aku menyuruh mereka datang kesini dan kamu tinggal memilih apa yang kamu suka." kata Alvaro


" seperti itu sangat ribet, aku ingin berbelanja sekaligus ingin jalan-jalan bersama mu." kata Grace


" jika begitu kamu mandilah, kita akan pergi berbelanja Setelah itu kita jalan-jalan." kata Alvaro

__ADS_1


" tapi bagaimana jika kejadian itu terulang lagi?" kata Grace


" itu tidak akan terjadi lagi sayang, kita akan bawa beberapa pengawal ikut bersama kita." kata Alvaro


" baiklah,, jika begitu kamu tunggu sebentar." kata Grace


" jangan lama-lama" kata Alvaro mencium bibir Grace sekilas


" hanya sebentar kok." kata Grace


setelah itu Grace pergi ke kamar mereka namun samar-samar Grace melihat dari jendela kamar nya sepertinya ada Roy diluar sana sedang memperhatikan mereka.


" Al.....Al...." teriak Grace


Alvaro mendengar Grace memanggil nya dia langsung berlari ke kamar mereka.


" ada apa sayang" kata Alvaro


" aku tadi melihat ada Roy disana" kata Grace menunjukkan kearah yang dia lihat tadi.


" aku melihatnya tadi Al, aku melihatnya sangat jelas." kata Grace


" sayang..... sayang.... tidak ada siapa-siapa disana, mungkin kamu hanya kepikiran soal kejadian yang lalu" kata Alvaro


" tapi....aku...." Grace berhenti berbicara karena Alvaro langsung mencium mulut Grace.


Setelah Grace sudah merasa tenang, Alvaro menghentikan ciumannya.


" kamu sudah baikan sekarang?" kata Alvaro


" ........" Grace hanya menganggukkan kepalanya

__ADS_1


" sekarang kamu mandilah, aku akan disini menunggu mu." kata Alvaro dan mencium kening Grace.


Grace pun menurut dan dia segera pergi kekamar mandinya. setelah Grace pergi Alvaro pergi ke balkon kamarnya.


" keluar lah" kata Alvaro


Roy pun keluar dari persembunyiannya, ternyata Roy bersembunyi di balik tembok itu.


" apa yang membuat mu datang kemari bagaikan pencuri." kata Alvaro


" aku hanya ingin memastikan keadaan kalian berdua." kata Roy


" tidak sepantasnya kamu memanjat tembok kamar ini bagaikan pencuri" kata Alvaro


" aku hanya ingin memberitahu kan padamu bahwa paman dan Bondan berencana ingin menghabisi mu dalam minggu ini." kata Roy


" sebelumnya aku ucapkan terimakasih kepada mu atas bantuan mu. tetapi kedepannya tidak usah beralasan karena membantu ku membuat mu berkesempatan untuk datang kekediaman ku termasuk ke teras kamarku sangat tidak sopan rasanya. dan mulai sekarang sampai kedepannya tidak usah membantu ku lagi, aku sungguh tidak mengharapkan itu " kata Alvaro


"sebelumnya maafkan aku, tapi apa yang bisa kulakukan, pengawal mu dibawah sana begitu banyak tentu mereka tidak akan mengijinkan aku untuk menemui mu." kata Roy


"mereka hanya melakukan apa yang jadi tugasnya." kata Alvaro


" Al....." panggil Grace, Roy yang mendengar suara Grace langsung berlari menjauhi kamar mereka.


" sayang kamu sudah siap mandinya?" kata Alvaro


" sudah.... dengan siapa kamu berbicara, apa ada orang disana?" kata Grace


" berbicara apa??? mungkin kamu hanya salah mendengar aku dari tadi tidak berbicara dan lagi pula tidak ada orang lain disini." kata Alvaro


"apa mungkin yah?" kata Grace

__ADS_1


" cepat rapikan dirimu, kita akan segera berangkat agar tidak kesiangan." kata Alvaro mengalihkan pembicaraan mereka.


" baiklah kamu tunggu sebentar" kata Grace menuruti perkataan Alvaro.


__ADS_2