SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE KE-26


__ADS_3

Setelah pertemuan Roy dan Grace, Roy langsung pergi menemui istrinya.


saat Roy tiba di rumah dia melihat istrinya sedang menyiram tanaman hias.


" Roy.... kamu sudah pulang kenapa begitu cepat???" kata Ayu istri Roy


" apa yang sudah kalian lakukan padaku??" kata Roy bercampur emosi


" apa maksudmu Roy?? aku tidak melakukan apa-apa" kata Ayu


" kamu dan ayahmu selama ini sudah menipu ku" kata Roy


" menipu apa?? siapa yang kamu tuduh menipu mu??" kata Ayu


" cukup..... selama ini aku diam dan menuruti semua perintah ayah mu, tapi kamu dan ayahmu menganggap kebaikan ku menjadi sebuah kebodohanku" kata Roy


" kenapa kamu seperti ini dan aku tidak mengerti dengan apa yang kamu katakan" kata Ayu


" kamu tahu kan alasan ku dari awal untuk menikahi mu? " kata Roy


" iya aku tahu, dan aku akan bersabar untuk menunggu mu membukakan hati mu untuk ku" kata Ayu


"itu tidak akan pernah terjadi" kata Roy


" aku tidak perduli itu terjadi atau tidak, yang jelas hingga saat ini kamu sudah menjadi milikku" kata Ayu


"lalu bagaimana jika aku mencampakkan mu sekarang juga" kata Roy


" Roy apa yang kamu katakan?? apa kamu ingin papah melakukan sesuatu lagi untuk Grace" kata Ayu


" silahkan.... lakukan sesuka hati kalian"


" yang kalian tahu hanya untuk menjebak dan menipu orang, kalian memang benar-benar Keluarga jahat" kata Roy


" Roy kamu jangan lupa bahwa Grace masuk kedalam penjara adalah karena papah, dan bebas pun dari penjara adalah karena papah juga. jadi kamu jangan bermain-main dengan ku, papah bisa melakukan apa saja dan bahkan menceblos kan Grace kembali ke dalam penjara itu sangat mudah untuk papah" kata Ayu


" apa kamu sebegitu yakin nya bahwa yang membebaskan Grace adalah ayah kamu??" kata Roy


" tentu saja aku yakin, dan memang kenyataannya Grace sudah bebas kan?" kata Ayu

__ADS_1


"kamu jujur padaku sekarang apa kamu tahu bahwa ayah mu selama ini tidak pernah membebaskan Grace dari penjara" kata Roy


" apa maksudmu??? itu tidak benar, papah tidak pernah ingkar janji dengan perkataan nya" kata Ayu


" memang begitulah sifat ayah mu yang sebenarnya. asal kamu tahu ayu, Grace bebas bukan karena ayah kamu, tapi seseorang telah membebaskan nya" kata Roy


" apa??? tidak mungkin.... kamu mungkin salah... atau bisa saja Grace yang sudah memfitnah papah" kata Ayu


" berhenti kamu menuduh Grace, Grace bukan seperti itu. Grace tidak pernah berbohong" kata Roy


" kamu berani membela perempuan itu dihadapan ku?" kata Ayu


" iya.... dan mulai dari sekarang apapun yang terjadi aku akan melindungi Grace" kata Roy


" Roy.... kenapa kamu begitu perduli padanya? aku ini istri mu Roy... kamu sadarlah Roy...sadar..." kata ayu menangis


" kamu masih bertanya kenapa aku perduli pada Grace?? apa selama ini kamu memang tidak pernah sadar bahwa cinta ku pada Grace tidak akan pernah tergantikan oleh wanita lain termasuk kamu" kata Roy


" kamu jahat Roy.... kamu jahat... selama ini aku bersabar menunggu mu untuk melupakan wanita itu, tapi kamu tidak pernah memandang ku sedikitpun. apa aku salah jika mencintai mu Roy??? setidaknya kasih aku sedikit kesempatan untuk singgah di hati mu" kata Ayu semakin menangis


"kamu tidak bisa memaksakan perasaan orang lain untuk membalas apa yang kamu rasakan Ayu. daripada kamu tersakiti lebih jauh lagi sebaliknya kita sudahi pernikahan ini."


" kamu Wanita yang cantik, tentu masih banyak pria diluar sana yang masih mencintai mu dan mampu untuk membahagiakan mu" kata Roy


" maafkan aku Ayu, aku sudah tidak bisa lagi" kata Roy pergi meninggalkan Ayu


" Roy .... Roy...." kata ayu menangis dan memanggil-manggil nama Roy, namun Roy tetap pergi dan mengabaikan Ayu.


melihat kepergian Roy, Ayu tidak bisa berbuat apa-apa hanya menangis yang bisa dilakukan.


setelah satu jam kemudian Ayu pergi ke tempat dimana ayahnya bekerja. dengan wajah yang sembab dan penampilan yang sedikit kacau dia tidak perduli dengan penampilan nya itu.


bruk.... (suara pintu terbuka,)


Grace membuka pintu ruangan ayahnya dengan kasar.


" sayang ada apa??" kata ayah Ayu dengan terkejut


" kenapa kamu menangis?? katakan siapa yang membuat mu begini" kata Ayah Ayu

__ADS_1


" aku gagal pah... aku gagal..." kata Ayu menangis


" gagal kenapa sayang.... " kata ayah Ayu


" aku gagal mempertahankan rumah tangga ku pah, yang ku takutkan selama ini benar-benar terjadi papah. Roy pergi meninggalkan aku." kata Ayu menangis


" apa??? beraninya dia menyakiti putriku, aku akan membuat perhitungan dengan nya. " kata Ayah Ayu dengan emosi


" papah berhenti menyakiti Roy.... ini semua gara-gara papah" kata Ayu marah


" kenapa gara-gara papah??" kata Ayah ayu


" papah puas melihat ku menderita seperti ini, akibat keserakahan papah membuat aku kehilangan orang yang aku cintai" kata Ayu


" Ayu apa maksudmu??" kata Ayah Ayu


" ternyata selama ini papah menipu Roy... ternyata papah tidak benar-benar membebaskan Wanita itu dari penjara. kenapa papah lakukan ini kenapa pah..." kata Ayu


" papah lakukan ini demi kebaikan mu sayang, papah takut Roy akan pergi meninggalkan mu jika bertemu dengan wanita itu" kata Ayah ayu


" tapi Roy sudah pergi pah, mungkin saja dia masih bertahan bersama ku hingga saat ini seandainya papah tidak menipunya." kata Ayu


" kemana Roy pergi" kata Ayah Ayu


" aku tidak tahu pah, yang jelas dia sudah meninggalkan ku untuk selamanya" kata Ayu


" tidak bisa.... sayang kamu jangan takut, papah akan berusaha untuk menjeratnya lagi dan tentunya menggunakan wanita itu, bersyukur papah belum membebaskan nya hingga saat ini." kata Ayah Ayu


" papah salah..... wanita itu sudah bebas, dan mungkin hari ini mereka sudah bertemu itu sebabnya Roy tahu bahwa papah selama ini membohongi nya." kata Ayu


" apa kamu bilang???"


" wanita itu bebas?? bagaimana mungkin?? siapa yang membebaskan nya??" kata Ayah ayu


" aku tidak tahu pah siapa yang sudah membebaskan wanita itu, yang jelas aku kecewa pada papah, aku tidak menyangka bahwa selama ini papah membohongi kami dan akhirnya aku sendiri yang menanggung akibat dari kebohongan papah" kata ayu


" iya sudah kamu tenang dulu sayang, papah pastikan mereka berdua tidak akan pernah bisa bersama dan papah akan selidiki siapa orang yang sudah membebaskan wanita itu" kata ayah Ayu


" aku tidak perduli apa rencana papah selanjutnya, yang jelas aku tidak ingin Roy terluka" kata Ayu

__ADS_1


" papah tidak akan melukai nya sayang" kata Ayah ayu


setelah Ayu menemui ayahnya, kini perasaan ayu sudah sedikit tenang.


__ADS_2