SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
Episode ke-16


__ADS_3

Malam ini seperti biasanya Grace membaringkan tubuhnya di tempat tidur yang sudah sebulan lebih dia tiduri, pikiran nya melayang dengan pembicaraan direktur itu mengatakan bahwa dia menikah dengan lelaki tempramental dan memiliki penyakit kelainan jenis.


Apa mungkin benar Alvaro menikahi nya untuk menutupi kekurangan nya yaitu, dia tidak pernah tertarik dengan wanita dia hanya tertarik dengan sesama jenisnya.


jika memang itu benar, lalu kenapa dia marah saat melihat dirinya jika bersama dengan bos nya.


Dan jika itu sungguh tidak benar terjadi, lalu apa maksud tujuan Alvaro memperlakukan Grace seperti itu, sudah satu bulan lebih menikah dengan dirinya namun hingga saat ini dia belum juga mengenal sosok suaminya itu.


Dan apa maksud Alvaro yang sebenarnya melakukan hal seperti itu. itulah pertanyaan-pertanyaan yang sedang dipikirkan oleh Grace.


Grace Kembali mengingat bagaimana cara Alvaro memeluknya pada saat malam itu, dari cara pelukan yang Grace rasakan Alvaro tidak memiliki kelainan karena lelaki yang memiliki penyakit seperti itu biasanya tidak pernah menyukai wanita bahkan untuk menyentuh seorang wanita pun dia tidak tertarik.


Tetapi kenapa Direktur itu mengatakan bahwa Alvaro menikahinya hanya untuk menutupi aibnya, lalu siapakah sebenarnya sosok Alvaro, itulah pertanyaan-pertanyaan yang muncul di pikiran Grace.


Setelah memikirkan itu Grace kembali bergabung dengan mimpinya, kebiasaan Grace sebelum tidur dia selalu mematikan lampu nya terlebih dahulu.


Grace tertidur begitu pulas namun dengan sayup-sayup ia mendengar sebuah suara seperti suara pintu kamar yang terbuka, antara sadar dan tidak Grace ingin membuka matanya namun sangat berat untuk ia lakukan dan samar-samar dia melihat seorang pria dewasa berbadan tinggi dan putih duduk di samping ranjangnya, pria itu mencoba melonggar kan dasinya.


Namun Grace merasakan hal itu seperti mimpi bagi nya, dia lebih memilih untuk melanjutkan tidurnya dan lagipula kamar Grace suasana nya kurang begitu terang karena cahaya yang didapat kan kamar Grace hanya cahaya lampu dari balkon kamarnya.


Keesokan pun tiba, Grace terbangun pagi-pagi sekali dia teringat dengan kejadian tadi malam. Grace kembali melihat ke sebelah tempat tidurnya namun dia tidak melihat ada orang bersamanya, Grace berpikir bahwa itu adalah mimpi.


waktu pun terus berjalan, hari ini Grace berangkat bekerja agak siang karena Erlando sedang tugas ke luar kota mungkin ini akan berlangsung selama seminggu.


sebenarnya ini waktu yang pas untuk Grace beristirahat karena selama direktur nya tidak berada didalam perusahaan maka dia di perbolehkan beristirahat, namun Grace tetap datang ke perusahaan untuk bekerja.


Saat dia tiba fi kantor, dia melihat orang-orang begitu ramai di bagian lobby, ternyata mereka semua sedang melihat adanya pengumuman yaitu minggu depan perusahaan mereka merayakan ulangtahun yang ke 10 tahun.


Perusahaan menjanjikan untuk mengadakan pariwisata untuk seluruh karyawan selama satu minggu dan seluruh biaya transportasi, penginapan dan makan di tanggung oleh perusahaan.


mengetahui hal itu tentu saja seluruh karyawan itu bergembira.


saat Grace ikut membaca pengumuman tersebut tiba-tiba Enjel menemuinya.


" hai Grace.... lama kita tidak bertemu, masih ingat dengan ku?" kata Enjel


" maafkan aku, selama ini aku sedikit sibuk. tentu saja aku masih mengingat mu" kata Grace


" syukurlah kamu tidak melupakan ku" kata Enjel

__ADS_1


Grace hanya tersenyum mendengar perkataan Enjel.


" oh ya... Kenapa kamu bekerja hari ini?? bos kan sedang tidak ada, seharusnya ini kesempatan untuk kamu beristirahat" kata Enjel


" tidak apa-apa kok, aku sangat merasa bosan jika berada di rumah" kata Grace


" lalu disini apa kamu tidak merasa bosan??" kata Enjel


" tidak... aku bisa membantu mu dan Albert mengerjakan pekerjaan kalian" kata Grace


" benarkah??" kata Enjel


Grace hanya mengangguk kan kepalanya.


" terimakasih banyak" kata Enjel kegirangan sambil memeluk Grace


" mari kita pergi" kata Enjel


mereka berdua berjalan menuju ruangan tempat Enjel dan Albert bekerja.


" hai Albert" kata Enjel


" hai.... eh ada Grace rupanya" kata Albert


" iya... itu karena kamu selalu saja sibuk" kata Albert


" oh ya, sepertinya pak bos menyukai Grace" kata Enjel


" menyukai bagaimana maksud mu? pak bos kan sudah menikah" kata Albert


" maksud ku bukan suka antar lain jenis, maksud aku sepertinya Grace tidak ada masalah pekerjaan dengan pak bos. biasanya kan tidak ada office yang bertahan selama itu bekerja di ruangan pak bos" kata Enjel


" syukurlah kalau pak bos bisa menerima setiap pekerjaan Grace, kan kasihan Grace jika di pecat sama pak bos" kata Albert


" tapi jika dilihat-lihat memang benar deh pak bos menyukai Grace, buktinya hari itu pak bos pernah menggendong Grace" kata Enjel


" Enjel kamu bicara apa??" kata Albert


sementara Grace hanya terdiam mendengarkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


" iya aku serius, kalau kamu tidak percaya kamu bisa tanya langsung pada Grace" kata Enjel


Albert hanya melihat kearah Grace dan pada saat itu Waty tiba-tiba datang.


" apa yang kalian lakukan disini?? perusahaan membayar kalian untuk bekerja bukan untuk bergosip. cepat lakukan pekerjaan kalian" kata Waty dengan suara yang sedikit keras


mendengar itu, mereka bertiga langsung mengambil pekerjaan mereka masing-masing.


" Grace ikut aku" kata Waty memanggil Grace


Grace hanya menuruti Waty berjalan di belakang nya. Waty membawa Grace masuk kedalam ruangan nya.


" kamu tahu kenapa saya memanggil mu kesini?" kata Waty


" tidak buk" kata Grace


" apa kamu ingat yang saya katakan padamu saat pertama kali kamu masuk ke Perusahaan ini?' kata Waty


" tentu saja saya ingat buk" kata Grace


" lalu kenapa kamu berani sekali untuk menggoda direktur."


" sudah saya duga dari awal bahwa kamu itu adalah wanita tidak baik."


" sebelumnya saya sudah ingatkan kepada mu bahwa direktur sudah memiliki istri, lalu kenapa kamu berani-beraninya untuk menggoda pak direktur." kata Waty


" saya tidak ada menggoda pak direktur buk" kata Grace


" diam kamu, dasar Wanita penggoda!!! kamu tahu Grace untuk menendang mu dari sini sangat lah mudah untuk ku lakukan." kata Waty


" jika memang begitu maka silahkan ibu tendang saja saya dari sini, saya juga sebenarnya ingin keluar dari perusahaan ini" kata Grace


" kamu berani melawan saya??? apa kamu lupa saya siapa??" kata Waty


" saya tidak ingin berniat untuk melawan ibu, tapi saya tidak terima jika ibu mengatakan saya Wanita penggoda" kata Grace


" memang kenyataannya kan begitu" kata Waty


" saya jadi curiga, jangan-jangan ibu yang menginginkan pak direktur" kata Grace

__ADS_1


" tutup mulutmu, beraninya kamu padaku. lihat saja aku akan tendang kamu dari sini" kata Waty


" silahkan" kata Grace lalu pergi meninggalkan Waty


__ADS_2