SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE ke-71


__ADS_3

Grace beralih ke salah satu album ternyata Alvaro melukis wajah Grace disana dan sepertinya lukisan itu dibuat Alvaro pada saat setiap ulang tahun Grace karena Alvaro menulis tanggal dan tahun setiap lembaran lukisan yang berbeda.


Grace kembali beralih ke Album foto itu dan ternyata disana poto-poto saat-saat mereka kecil dulu.


Hingga saat ini Grace tidak pernah tahu bahwa dia kehilangan sebagian ingatan nya, karena keadaan nya saat itu sangat buruk belum lagi dia harus menerima kehilangan ibunya pada saat itu dan akhirnya ayahnya Grace merahasiakan hal tersebut dia takut bahwa Grace tidak bisa mengontrol pikiran nya dan memaksa otaknya untuk berpikir sementara umur Grace masih sangat muda untuk menanggung penyakit itu.


Grace tersenyum melihat poto-poto mereka sewaktu kecil dulu, ibu Grace sangat rajin untuk mengambil gambar saat mereka sedang bersama, namun pada saat Keluarga Grace ingin pindah ibu Grace memberikan album itu sebagai kenang-kenangan untuk Alvaro.


"ternyata mimpi yang kamu katakan adalah kenyataannya,"


" aku tidak pernah tahu bahwa ternyata saat itu aku memiliki suami masa kecilku, dan sekarang menjadi suami masa hidup ku."


" terimakasih sayang sudah menunggu ku dengan begitu lama, dan pasti kamu sangat menderita." kata Grace mencium tangan Alvaro kemudian keningnya Alvaro.


" aku sangat mencintaimu, jangan pernah membuat ku takut lagi cepatlah bangun."' kata Grace


Grace menyimpan kembali barang-barang itu kedalam laci itu, di dinding kamar itu beberapa lukisan wajah Grace tidak berwarna terpajang.


" ternyata Al sangat pandai dalam melukis" kata Grace melihat-lihat lukisan yang terpajang tersebut, Setelah itu Grace naik keatas tempat tidur dan berbaring di sebelah Alvaro.


Grace memeluk tangan Alvaro, kemudian tangan Grace berpindah ke wajah Alvaro.


" suamiku sangat tampan, selain itu hatinya juga sangat baik."


Grace mencium wajah Alvaro dan Grace tidak tahu bahwa sejak tadi Alvaro sudah bangun namun Alvaro berpura-pura tidur.


Grace kembali memeluk tangan Alvaro dan kepala nya dia letakkan di lengan Alvaro Setelah beberapa menit kemudian Grace tertidur.


Alvaro melihat bahwa Grace sudah tidur, Alvaro membenarkan posisi Grace, sebelah tangannya dia jadikan untuk batal Grace agar Alvaro bisa memeluk Grace dengan sebelah tangannya.

__ADS_1


" maafkan aku sayang telah membuat mu takut" kata Alvaro kemudian dia mencium bibir Grace.


keesokan harinya Grace terbangun dan melihat Alvaro sedang memandangi nya.


" Al....kamu sudah bangun?' kata Grace


" selamat pagi sayang"' kata Alvaro mencium kening Grace kemudian bibir Grace dengan sekilas.


" bagaimana lukamu apa masih sakit?" kata Grace


" karena kamu selalu bersamaku tidak terasa sakit." kata Alvaro


" hm.... gombal" kata Grace tersenyum


" gombal istri sendiri tidak masalah kan?" kata Alvaro


" Al aku keatas dulu yah mau mandi" kata Grace


" iya... jangan lama-lama yah sayang. suruh juga Martin menemui aku." kata Alvaro


" iya..." kata Grace lalu pergi menuju kamar mereka dan dia tidak lupa menyuruh Martin masuk.


" bagaimana keadaan tuan?" kata Martin


" aku tidak apa-apa" kata Alvaro


" apa yang akan terjadi pada tuan jika Roy tidak menolong tuan, kenapa tuan tidak meminta bantuan kepada kami" kata Martin sedikit kecewa


" maafkan aku Martin dan aku rasa Roy sudah menjelaskan nya padamu."

__ADS_1


" bagaimana dengan Roy." kata Alvaro


" dia dalam masalah besar," kata Martin


" bagaimana bisa jones mengetahuinya bukankah Roy mengenakan topeng saat menolong ku." kata Alvaro


" Mereka mengetahui bahwa orang yang menolong mu sedang terluka, dan luka itu ada pada Roy."


" seperti yang kita tahu Bondan memiliki anak buah yang begitu setia padanya dan Bondan mencurigai bahwa orang itu ada di pihak jones." kata Martin


" ajak Roy bersama kita." kata Alvaro


"'saya sudah mencobanya tuan, tetapi dia malah berbicara aneh. dia bilang suatu saat nanti akan mengkhianati tuan karena tuan sudah merebut nyonya Grace dari dia." kata Martin


" biarkan dia berbicara seperti itu, dia tidak akan melakukan itu." kata Alvaro


" tapi tuan bagaimana jika dia membuktikan perkataan nya." kata Martin


" jika dia mempunyai niat jahat dia tidak akan memberitahukan tujuannya langsung kepada kita dan lagipula apa yang kamu takutkan, Grace tidak akan kembali lagi padanya." kata Alvaro


" baiklah jika begitu tuan, tapi selain itu Roy membutuhkan bantuan kita tuan" kata Martin


" apa itu??" kata Alvaro


" Roy menginginkan kebangkrutan jones tuan" kata Martin


" Kita pikirkan caranya nanti." kata Alvaro


" baik tuan" kata Martin

__ADS_1


__ADS_2