
Tidak berapa lama kemudian kini Daniel keluar dari ruangan Grace.
" Danil bagaimana keadaan Grace." kata Alvaro
" istri mu sudah bangun" kata Daniel
" benarkah??" kata Alvaro langsung berlari masuk kedalam ruangan Grace.
" sayang" kata Alvaro langsung memeluk Grace dan sambil menangis.
" Al.... apa yang terjadi, dimana anak kita?" kata Grace menangis, dia takut hal buruk terjadi pada anaknya.
" anak kita baik-baik saja sayang."
" sayang terima kasih banyak buat semuanya," Alvaro semakin menangis.
" terimakasih buat segala perjuangan mu, terima kasih karena kamu sudah kembali, aku tidak tahu apa yang akan terjadi padaku dan anak kita jika engkau tetap tertidur."
" aku sangat takut melihat mu tertidur dengan begitu lama"
"ini adalah hari yang indah untuk ku dan aku tidak akan pernah melupakan ini."
" I love you sayang" kata Alvaro mencium kening Grace dan sambil menangis.
" maafkan aku, aku sudah membuat mu takut" kata Grace
" melihat mu kembali seperti ini aku sangat bahagia, Engkau memberiku momen yang sangat membahagiakan hari ini dan sampai kapan pun aku tidak akan pernah melupakan perjuangan mu ini." kata Alvaro
Alvaro sangat merasa bahagia sementara Jones keadaan nya sangat kacau hari ini.
" Pardy mari kita bertemu" kata jones kepada Pardy
" baik bos" kata Pardy
Setelah beberapa menit kini Pardy dan jones sudah bertemu.
" ada perlu apa bos sehingga bos mengajak saya ingin bertemu" kata Pardy dan sementara Roy setia mendengarkan percakapan mereka.
" saya ingin secepatnya kita harus membunuh Erlando" kata Jones
" apa kita perlu bekerja sama lagi dengan tuan Bondan bos" kata Pardy
" saya rasa itu tidak perlu, karena percuma saja kita bekerja sama dengan nya, jika kali ini gagal maka dia akan menyalahkan kita lagi sementara anak buah nya sendiri yang tidak berhasil untuk membunuh Erlando." kata Jones
" saya rasa bos, kali ini Bondan akan benar-benar membunuh Erlando. karena seminggu yang lalu Erlando menyerang nya dengan secara tiba-tiba dan akibat serangan itu dia mengalami kerugian yang sangat besar."
" dan ini kesempatan yang bagus untuk kita jika mengajak Bondan bekerja sama, karena jika kita semakin banyak maka pekerjaan itu akan semakin mudah" kata Pardy
" jika begitu hubungi Bondan dan mari kita bertemu dengannya" kata Jones
" baik bos" kata Pardy
setelah beberapa menit kemudian seperti janji mereka di telepon tadi bahwa mereka akan bertemu.
" tuan jones ada hal penting apa sehingga mengajak saya bertemu dengan secara tiba-tiba seperti ini." kata Bondan sambil mengisap sebatang benda yang berasap itu.
" saya ingin kita secepatnya menghancurkan Erlando dan jika perlu kita membunuhnya dalam minggu ini" kata Jones
Bondan mendengar perkataan jones seketika menghentikan aktivitas tasnya, dia menjatuhkan benda tersebut dan memijak nya Setelah itu dia mencoba berbicara serius dengan jones.
" saya juga ingin membunuh nya, dan saya ingin Erlando mati ditangan ku sendiri" kata Bondan
" baiklah,,, kapan rencana ini kita laksanakan" kata jones
" bukankah lebih cepat lebih baik??" kata Bondan
" bagaimana jika besok" kata Jones
" tidak.... jika rencana kita besok maka berita ini akan menyebar dengan secepatnya Padanya dan dia akan mempersiapkan segala yang berhubungan kesana dan kita akan kembali gagal lagi. saya ingin membunuhnya hari ini karena dia sudah menyerang ku dengan secata tiba-tiba dan aku akan membalas nya seperti itu juga" kata Bondan
" baiklah saya setuju."
" Pardy persiapkan anggota kita, kita berangkat sekarang menemui Erlando dan cari tahu dimana lokasi Erlando sekarang" kata Jones
" baik bos" kata Pardy pergi meninggalkan tempat itu.
mendengar itu Roy ingin menghubungi Martin dan Alvaro namun dia tidak memiliki nomor nya.
Roy langsung pergi meninggalkan perusahaan jones dan pergi menuju perusahaan Erlando.
setelah berapa jam kemudian kini Roy sudah tiba di perusahaan Erlando dia langsung berlari menuju ruangan Alvaro.
disana Roy bertemu dengan Martin.
" ada apa Roy?? kenapa kamu tiba-tiba datang kesini tanpa menghubungi aku dulu." kata Martin
" dimana Erlando" kata Roy
" dia ada dirumah sakit, memang nya ada apa?" kata Martin
" Erlando dalam keadaan bahaya sekarang, kita harus menolong dia." kata Roy
" ada apa?? " kata Martin
__ADS_1
" jones dan Bondan beserta anak buahnya ingin membunuhnya Sekarang," kata Roy
" benarkah, Baiklah mari kita ke rumah sakit sekarang" kata Martin
Martin dan Roy langsung berlari, sambil berlari Martin mengambil ponsel nya dari kantong nya dia melemparkan sebuah kunci Kepada Roy.
" kamu yang menyetir" kata Martin
Roy menyetir mobil tersebut dengan kecepatan di atas rata-rata, sementara Martin menghubungi Danvers.
" Hallo" kata Danvers
" Danvers segera kirimkan orang dan senjata kerumah sakit sebanyak mungkin sekarang juga" kata Martin
" ada apa Martin?? kenapa tiba-tiba?" kata Danvers
" jones dan Bondan ingin membunuh tuan sekarang, dan ingat perketat pengawasan di markas dan biarkan beberapa anggota kita berjaga disana kamu juga tetaplah disana." kata Martin
" lalu bagaimana dengan Tuan " kata Danvers
" aku akan melindungi nya" kata Martin
" Baiklah" kata Danvers
Danvers segera memerintahkan Vivet bersama dengan yang lainnya kerumah sakit dan Martin tidak lupa mengabari Laras.
setelah beberapa menit kemudian kini Martin dan yang lainnya sudah tiba di tempat. mereka mendengar kan kembali pembicaraan Jones dan Pardy bahwa mereka juga akan membunuh Grace dan juga anaknya.
" bagaimana ini tuan" kata Martin
" kita harus menyelamatkan Grace" kata Roy
" kita harus mengeluarkan Grace dari sini secepatnya" kata Alvaro
" tapi keadaan nyonya dan juga tuan muda masih tidak memungkinkan untuk dibawa keluar dari rumah sakit ini" kata Martin
"tidak ada cara lain, kita harus bergerak sekarang, Martin cepat panggilkan Danil" kata Alvaro berlari kedalam ruangan Grace.
Grace melihat wajah Alvaro panik.
" Al.... ada apa??" kata Grace
" sayang maafkan aku, kamu dan anak kita harus pergi sekarang juga. untuk beberapa jam kedepan kita harus berpisah." kata Alvaro
" tapi ada apa ini??" kata Grace
" musuh-musuh ku kembali ingin membunuh kita dan anak kita Harini, aku tidak ingin kalian berdua dalam keadaan bahaya juga." kata Alvaro
" aku akan hadapi mereka, tapi berjanjilah padaku jika terjadi sesuatu padaku maka kamu harus tetap melanjutkan hidup mu, dan jangan bersedih terlalu lama kasihan anak kita nantinya." kata Alvaro
"'Al....." kata Grace menangis
" Erland cepat kita tidak punya waktu." kata Daniel dan mengurus segala yang berhubungan untuk kesehatan Grace dan juga anaknya.
" Martin kamu harus ikut bersama Grace dan juga anakku. berjanjilah padaku, jika terjadi sesuatu padaku maka kamu harus menjadi Ayah sambung untuk anakku dan jika dia dewasa nanti dia yang akan membalaskan dendam ini." kata Alvaro
" tuan...." kata Martin
" Martin aku percaya padamu" kata Alvaro
Setelah semuanya Selesai kini Daniel, Martin dan yang lainnya pergi membawa Grace dan juga anaknya keluar dari rumah sakit.
" Laras bersiaplah" kata Alvaro
" baik kak" kata Laras memakai topeng silikon yang berbentuk wajah Grace Setelah itu dia naik ketempat tidur yang di tiduri Grace sebelumnya.
" apa yang harus kita lakukan" kata Roy
" kita harus mengecoh mereka dan kita harus membawa mereka ketempat yang sunyi agar tidak terjadi kekacauan di rumah sakit." kata Alvaro mendorong tempat tidur yang ditiduri Laras masuk kedalam sebuah mobil ambulans.
Setelah itu Alvaro ikut masuk kedalam mobil ambulans tersebut sementara Martin dan yang lainnya sudah pergi membawa Grace terlebih dahulu.
Roy dan yang lainnya mengikuti ambulans yang ditumpangi Laras dan Alvaro, Setelah beberapa menit kemudian kini mereka tiba dijalan yang sunyi sementara Bondan dan yang lainnya mengejar mereka dan sesekali menembak mereka.
Alvaro pun menghentikan mobil mereka, peperangan pun terjadi antara Alvaro melawan Bondan CS.
Bondan mengambil alih untuk menghabisi Alvaro sementara jones masuk kedalam mobil ambulans itu berniat untuk membunuh Laras yang dia pikir itu adalah Grace. namun saat dia ingin masuk kedalam mobil tersebut Roy menghalangi Jones.
" Roy.... apa yang kamu lakukan??" kata Jones
" aku tidak akan pernah membiarkan mu untuk mendekatinya" kata Roy
" jadi kamu memilih untuk menghianati ku?" kata Jones
" bukankah dari awal kamu membuat rencana ini untuk menghianati ku? Aku hanya membalas segala perbuatan mu padaku." kata Roy
" Roy aku ini Paman mu dan juga mertua mu" kata Jones
" aku tidak perduli itu semua, aku hanya ingin balas dendam atas apa yang kamu perbuat padaku dan juga Grace." kata Roy
" tapi bukankah ini kesempatan mu untuk membawa dia pergi? bawa segera wanita itu dan aku akan membunuh suami nya" kata jones
" aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi" kata Roy
__ADS_1
seketika jones dan Roy saling memukul satu sama lain, sementara Bondan dan Alvaro saling memukul juga dibantu dengan Vivet.
Laras berduel dengan Pardy.
setelah beberapa jam kemudian Bondan ingin membunuh Vivet namun Alvaro terlebih dahulu membunuh Bondan.
Jones mendengar suara tembakan dia berhenti sejenak dan melihat kearah Bondan dan disana Bondan terjatuh tergeletak.
Jones melihat itu mengarahkan senjatanya kearah Alvaro.
doar..... doar....doar...doar... ( bunyi suara tembakan itu.)
Entah berapa banyak tembakan yang dilayangkan Jones kearah Alvaro, namun Alvaro sangat terkejut karena tiba-tiba Roy berlari dan memeluknya, akibatnya Roy yang terbunuh.
Alvaro memeluk Roy karena Roy sudah mulai kehabisan tenaganya untuk memeluk Alvaro.
" Roy.... Roy.... buka matamu" kata Alvaro menggoyang tubuh Roy.
Namun jones semakin marah karena dia gagal lagi untuk membunuh Alvaro, dsn bahkan Roy rela mengorbankan nyawa nya untuk Alvaro.
Jones kembali ingin membunuh Alvaro.
doar.....doar.....doar....doar...( bunyi tembakan itu). seketika Jones terjatuh karena Vivet yang lebih dulu membunuh Jones sebelum dia membunuh Alvaro.
" Roy.... bertahan lah aku akan membawa mu kerumah sakit." kata Alvaro
" ti...dak...usa...h....," kata Roy dengan suara yang berat.
" kenapa kamu Melakukan ini" kata Alvaro menangis memeluk Roy.
" a...aku... men....cin....ta...i....Gra....ce..., i...jin...kan...a..ku..mem...beri...kan...na...ma...un..tuk...anak...mu." kata Roy
" baiklah berikan nama yang cocok untuk anakku" kata Alvaro menangis
" be...ri...kan....na..ma...ku.... pada.... nya..." kata Roy perlahan mulai menutup matanya.
" baik...baik...aku akan memberikan namamu untuk anak ku" kata Alvaro semakin menangis
" te..ri..ma...ka..sih..." kata Roy Setelah itu dia menutup matanya.
" Roy.... Roy....bangun..." kata Alvaro namun Roy sudah tidak bernyawa lagi.
Kini semua musuh sudah dilumpuhkan termasuk Pardy, namun Vivet tanpa berkata apapun langsung membunuh Pardy.
" apa yang kamu lakukan, kenapa kamu membunuhnya" kata Laras
" jika kita membiarkan nya hidup, maka dia akan kembali untuk balas dendam karena dia sangat setia kepada tuannya." kata Vivet
" setidaknya kamu bertanya dulu." kata Laras
" Laras biarkan dia melakukan itu, dan aku ingin semua anggota Bondan dan jones jangan biarkan hidup satupun."
" bunuh mereka semua" kata Alvaro sangat marah.
" baik...." kata Vivet
setelah itu Alvaro membawa jasad Roy untuk di makamkan.
Berita sudah menyebar Kepada Martin dan juga Grace bahwa Alvaro dan yang lainnya berhasil membunuh jones dan Bondan namun Roy sudah meninggal.
Mendengar berita itu, Grace menangis bagaimana pun juga Roy pernah hadir dalam kehidupannya, dia tidak menyangka bahwa Roy akan meninggal dengan cara seperti itu.
Hari pun berganti siang, dan mereka harus memakamkan jenazah Roy hari ini.
Setelah jenazah Roy dikebumikan Alvaro langsung menemui Grace dan juga anaknya untuk berkumpul kembali.
Dan untuk saat ini musuh-musuh Alvaro sudah tidak ada lagi dan dia sudah bisa hidup dengan tenang bersama istri dan juga anaknya.
ย
THE ENDING
ย
TERIMAKASIH BANYAK SAYA UCAPKAN KEPADA PARA PEMBACA KU.
SAYA MOHON MAAF ATAS KESALAHAN PENULISAN KATA-KATA DAN SAYA MOHON MEMAKLUMINYA.
TEMEN-TEMEN MAAF JIKA CERITANYA HARUS DI ENDINGKAN, SAYA MELIHAT PEMBACANYA SUNYI DAN LAGI PULA AUTHOR NYA JUGA JARANG UP.
DAN UNTUK ITU SAYA MINTA MAAF, ITU DIKARENAKAN KARENA SAYA BARU SATU BULAN INI MELAHIRKAN, DAN MAKLUM LAH BAGAIMANA KEADAAN BABY SAAT BERUMUR SATU BULAN, MEREKA SELALU BERUBAH-UBAH. DAN UNTUK BISA UP SAYA HARUS TERGANTUNG KEPADA SI BABY, JIKA DIA BAIK MAKA SAYA BISA UP DAN JIKA DIA REWEL MAKA SAYA HARUS TERPAKSA UNTUK BERHENTI.
DAN JANGAN LUPA UNTUK MAMPIR DI NOVEL SAYA YANG LAINNYA YAH TEMAN-TEMAN YAITU YANG BERJUDUL:
* kisah Dokter Cantik dan Tentara Tampan*
* Terpaksa Harus Menikahi Ku*
* Ternyata Dia Jodoh Ku *
* Roh yang hilang *
๐๐๐๐Terimakasih Banyak๐๐๐๐๐
__ADS_1