SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE Ke-78


__ADS_3

untuk melawan mereka Alvaro tidak bisa jamin berhasil karena pada saat ini lukanya masih belum sembuh sementara jumlah mereka sangat banyak.


Namun Alvaro harus cepat bergerak, jika tidak Bondan akan terbangun dan akan menggagalkan rencana mereka.


Alvaro membuka pintu tersebut dan sengaja membanting kan nya, pengawal yang berjaga disana mendengar suara tersebut dan masuk kedalam ruangan itu.


" siapa disana..... tuan... apakah itu anda...." kata pengawal tersebut berjalan dengan pelan-pelan dan menodongkan senjata kearah depan.


Sementara Alvaro bersembunyi di balik pintu, dan pengawal itu tidak menyadarinya.


Alvaro memukul pengawal tersebut dan pengawal itu kini kehilangan kesadaran nya. Alvaro segera menukar pakainya dengan pengawal itu.


dengan rasa percaya diri Alvaro keluar dari dalam ruangan itu.


" siapa kamu?" kata salah satu pengawal yang berjaga disana.


"apa yang kamu katakan, aku sama seperti dengan mu' kata Alvaro dengan tidak menimbulkan kecurigaan nya.


" tapi sepertinya aku belum pernah melihat mu." kata Pengawal itu


" aku baru saja hari ini disini, selama ini aku bekerja bersama tuan Bondan dirumah nya, dan aku baru saja tiba ditempat ini lewat terowongan yang ada di ruangan itu." kata Alvaro


" lalu apa tujuan mu datang kesini." kata Pengawal itu


" Tuan Bondan menyuruhku datang kesini untuk membawa Wanita yang kita culik tadi siang." kata Alvaro


" bagaimana aku bisa mempercayai mu?" kata pengawal itu.


" tembusan terowongan ini hanya ada satu, yaitu ruangan tuan Bondan yang ada dirumah Nya. jika bukan karena tuan Bondan yang menyuruh ku, lalu bagaimana aku bisa melewatinya" kata Alvaro


mendengar jawaban Alvaro, akhirnya mereka percaya bahwa Alvaro disuruh oleh Bondan.


" baiklah mari aku antar kamu menemui wanita itu." kata Pengawal itu membawa Alvaro ke ruangan dimana Grace mereka di sekap.


setelah tiga menit berlalu kini mereka tiba di ruangan Grace ditahan.


Alvaro melihat Grace terduduk di sebuah kursi dan kedua tangannya di ikat kebelakang dia menundukkan kepalanya.


Melihat itu Alvaro sudah sangat marah namu. dia menahan emosinya agar rencana mereka berhasil.

__ADS_1


" bos, dia adalah utusan langsung tuan Bondan." kata pengawal itu kepada orang kepercayaan nya Bondan.


" katakan ada urusan apa tuan menyuruhmu kesini." kata Orang itu.


" aku disuruh langsung oleh tuan Bondan untuk membawa wanita itu." kata Alvaro


Grace yang mendengar suara Alvaro dia langsung mengangkat wajahnya dan melihat langsung ke sumber suara itu.


Kini Alvaro ingin menangis melihat keadaan Grace, sementara Grace langsung menangis dengan air mata yang mengalir sangat deras dari kedua matanya, dia seakan ingin berlari untuk berlindung kearah Alvaro.


Namun Alvaro tidak ingin mereka curiga, Alvaro langsung mengalihkan pandangannya dari arah Grace, sementara Grace melihat Alvaro mengabaikan nya merasa kecewa.


" kenapa tuan repot-repot mengirim mu kesini hanya demi Wanita ini, kenapa dia tidak menelepon ku terlebih dahulu" kata Orang itu


" tuan sudah mencoba menghubungi kamu tadi, akan tetapi kamu tidak mengangkat nya." kata Alvaro


" katakan apa yang ingin kamu sampaikan kepada wanita ini." kata Orang itu


" aku disuruh tuan Bondan untuk membawa wanita ini pergi, karena tuan mendapatkan kabar bahwa Erlando Karsha suami wanita ini ingin menghancurkan tempat ini malam ini." saat mengatakan itu Alvaro melihat kearah Grace seakan mengatakan kepada Grace untuk bersabar sedikit lagi.


"dan tuan mengatakan agar semuanya pergi ke areal gudang selamat kan apa yang bisa diselamatkan " kata Alvaro


" semuanya Pergi ke gudang dan persiapkan senjata, sepertinya kita harus bekerja keras malam ini."


" dan kamu segera bawa wanita ini, pastikan jangan sampai Erlando menemukan nya." kata orang itu.


karena dia masih baru bekerja dia tidak mengenal siapa Erlando.


" baik bos" kata Alvaro


Setelah mereka semua pergi Alvaro langsung berlari kearah Grace.


" sayang.... kamu tidak apa-apa..." kata Alvaro memeluk Grace


" Al..... kamu datang, aku pikir kamu tidak bisa menemukan aku." kata Grace menangis


" bagaimana mungkin aku tidak bisa menemukan mu, bahkan sampai ke neraka pun mereka membawa mu aku pasti akan menemukan mu." kata Alvaro sambil membuka ikatan Grace


" sayang kita tidak punya waktu, ayo cepat kita harus pergi dari sini" kata Alvaro

__ADS_1


Setelah Alvaro mendapatkan Grace dia langsung menghubungi Vivet.


" Cepat kamu tinggalkan tempat itu, berlari kearah Barat dan disana sebuah helikopter sudah kami sediakan" kata Vivet


" baik..." kata Alvaro menuruti perkataan Vivet


Setelah pembicaraan Vivet dan Alvaro berakhir, tidak berapa lama terdengar sebuah ledakan di arah gudang itu.


tempat itu seketika berubah menjadi lautan api, suara tembakan dimana-mana. Grace sangat ketakutan mendengar suara itu.


" sayang bertahan lah, sedikit lagi kita akan sampai" kata Alvaro


" Al.... perut ku.... perut ku sakit banget..." kata Grace Karena tiba-tiba merasakan sakit di perutnya.


Sementara usia kandungan Grace masih berumur delapan bulan.


" apa.... kita harus kerumah sakit sekarang" kata Alvaro merasa ketakutan langsung menggendong Grace kedalam helikopter itu.


Alvaro mengabari Vivet bahwa dia harus membawa Grace ke rumah sakit. saat di helikopter Grace merasa perutnya semakin sakit.


" Al....sakit banget Al...." kata Grace menangis


" iya sayang.... aku tahu, kamu bersabar yah sayang" kata Alvaro sangat panik melihat wajah Grace sudah begitu pucat.


" aku sudah tidak tahan lagi....." kata Grace


" sayang aku mohon jangan berkata seperti itu." kata Alvaro


Namun Alvaro semakin Panik dan takut saat melihat darah mengalir di kedua kakinya.


" Al......" kata Grace menangis dengan sekuat tenaga Grace mencengkram tangan Alvaro.


" tolong lebih cepat lah" kata Alvaro kepada pilot itu.


" sayang kamu bertahanlah" kata Alvaro sambil menepuk-nepuk wajah Grace karena Grace sudah mulai kehilangan kesadaran nya.


" Grace.... Grace...aku mohon sayang buka matamu" kata Alvaro menangis


setelah beberapa menit berlalu kini helikopter itu sudah tiba di rumah sakit dan Grace langsung dilarikan ke ruangan ICU.

__ADS_1


__ADS_2