SUAMIKU LELAKI MISTERIUS

SUAMIKU LELAKI MISTERIUS
EPISODE -36


__ADS_3

setelah pertemuan Jones dengan Roy kini Jones pergi kerumah sakit untuk menemui Anggun.


" bagaimana kabar anda ibu Anggun?" kata Jones


" seperti yang bapak lihat, kabar saya semakin hari semakin memburuk. wajarlah saya sudah semakin tua." kata Anggun


" lalu bagaimana dengan rencana kita bu? kapan kita akan segera menyatukan perusahaan kita, saya takut jika suatu saat terjadi hal yang buruk pada ibu." kata Jones


" untuk sekarang saya masih belum kepikiran kesana, dan saya masih belum sempat membicarakan hal ini dengan anak saya."


" saya tidak mungkin mengambil keputusan sendiri tanpa persetujuan dari dia. bagaimana pun juga, semua yang saya miliki sekarang ini adalah milik almarhum ayahnya sendiri." kata Anggun


" saya bukan bermaksud mendesak ibu Anggun, Hanya saja saya berpikir lebih cepat lebih baik." kata Jones


" saya mengerti maksud bapak, namun sebelum saya mengambil keputusan itu saya ingin mempertimbangkannya terlebih dahulu dan saya juga harus memilih pendapat anak saya, jika dia setuju maka saya akan melakukan itu, dan jika anak saya tidak menyetujuinya maka saya akan menuruti permintaan anak saya." kata Anggun


" saya pasti yakin anak ibu pasti menyetujuinya bagaimana pun juga kan ini demi kebaikan nya." kata Jones


" kenapa bapak Jones begitu ingin sekali mendapatkan perusahaan saya? bukankah perusahaan SNN juga salah satu perusahaan yang besar? saya rasa tanpa bantuan dari perusahaan MCF pun PT.SNN akan tetap berjalan dengan baik."


" apa ada kaitannya dengan kekalahan tender dengan perusahaan PT.Karsha Perdana?"


" dan saya dengar salah satu perusahaan properti yang di Paris juga membatalkan kerjasama dengan Anda, sementara Proyek hotel Sapadia pun di berhentikan."


" saya malah berpikir jangan-jangan anda mengalami kerugian sehingga bapak jones begitu mendesak saya untuk menggabungkan perusahaan MCF dengan SNN agar MCF bisa menutupi kerugian yang dialami SNN, apa yang saya pikirkan itu benar pak Jones?" kata Anggun


" hehehehe.... apa yang ibu katakan, memang benar akhir-akhir ini perusahaan SNN mengalami kerugian, didalam dunia bisnis itu sering terjadi dan bagi saya itu tidak terlalu berpengaruh kepada keuangan SNN seiring berjalannya waktu keuangan SNN akan kembali normal seperti sediakala" Kata Jones

__ADS_1


" saya harap juga seperti itu, semoga SNN kembali normal. baiklah pak Jones saya tidak bisa berlama-lama saya harus kembali beristirahat."


" terima kasih sebelumnya karena anda sudah menyempatkan waktu anda untuk menjenguk saya." kata Anggun


" apa yang ibu katakan, baiklah semoga ibu Anggun cepat pulih kembali." kata Jones


" Riska bawa saya kembali ke ruangan saya" kata Anggun


" baik nyonya" kata Riska sambil mendorong kursi roda Anggun


" tuan sepertinya Ibu Anggun ragu-ragu untuk menyerahkan MCF kepada kita" kata Asisten itu


" itu tidak akan pernah bisa terjadi, saya tidak akan tinggal diam jika dia membatalkan penyatuan perusahaan ini." kata Jones


" lalu bagaimana jika ibu Anggun lebih memilih PT. Karsha Perdana?" kata Asisten itu


" jika itu terjadi maka saya tidak akan membiarkan mereka semua hidup." kata Jones


" hallo mbak Riska, apa keadaan mami baik-baik saja?" kata Andrewis


" keadaan nyonya baik-baik saja tuan muda, hanya saja ada masalah yang serius." kata Riska


" apa itu mbak?" kata Andrewid


" tadi direktur dari PT. SNN menemui nyonya besar, saya mendengar perihal pertemuan mereka yaitu ingin menggabungkan perusahaan SNN dan perusahaan MCF menjadi satu tuan." kata Riska


" apa??? mbak ngk bercanda kan?" kata Andrewis

__ADS_1


" saya berani bersumpah tuan" kata Riska


" Mami melakukan hal sebesar ini tanpa memberitahukan kepada saya, mbak apa ada masalah dengan perusahaan?" kata Andrewis


" saya tidak tahu soal itu tuan, cuman yang saya dengar tadi mereka melakukan ini demi kebaikan tuan muda." kata Riska


" demi kebaikan saya?? baiklah mbak jangan kasih tahu pada Mami bahwa saya akan pulang secepatnya." kata Andrewis


" baik tuan muda" kata Riska


setelah pembicaraan mereka berakhir Riska kembali kedalam kamarnya Anggun. Saat Anggun menutup pintunya dia sangat terkejut karena tiba-tiba Anggun mengejutkan nya.


" spa kamu bekerja disini untuk jadi mata-mata?" kata Anggun


" nyonya besar sudah bangun?" kata Riska


"'jawab apa yang saya tanya, tidak usah berbasa-basi" kata Anggun dengan suara yang keras


" Ampun nyonya, saya tidak bermaksud seperti itu" kata Riska


" beraninya kau ikut campur dalam urusan ku." kata Anggun


" ampun nyonya tapi tuan muda yang memerintah kan saya untuk melaporkan apapun yang terjadi." kata Riska


" kamu bekerja untuk siapa, aku atau anakku" kata Anggun


" untuk anda nyonya." kata Riska

__ADS_1


" baiklah jangan pernah kamu ulangi kesalahan ini lagi." kata Anggun


" baik nyonya" kata Riska


__ADS_2