
Malam berikutnya seluruh karyawan PT. Karsha Perdana mengadakan perlombaan yaitu memakan anggur bersama pasangan nya.
Laras menjelaskan setiap pasangan harus berusaha menghabiskan anggur tersebut sebanyak mungkin, mereka akan di beri anggur masing-masing satu kilogram.
Anggur tersebut akan digantungkan di sebuah tali yang sudah di sediakan, dan pasangan harus posisi berbaris berhadap-hadapan dengan kedua tangan mereka harus terikat ke belakang.
waktu diberikan hanya 20 menit, Setelah permainan selesai maka sisa anggur akan ditimbang kembali untuk mengetahui pasangan yang menang, dan untuk hadiah juara pertama akan mendapatkan uang sebesar 1,5 juta rupiah dan untuk juara kedua akan mendapatkan 1juta rupiah dan untuk juara ketiga akan mendapatkan 500 ribu rupiah.
Setelah Laras selesai menjelaskan maka seluruh karyawan di bentuk menjadi dua tim yaitu tim pria dan wanita. setiap tim akan di beri nomor undian untuk memilih pasangan nya, nomor undian yang didapat kan tim pria akan di cocokkan dengan nomor undian tim wanita.
misalnya si A seorang karyawan laki-laki mendapatkan nomor undian 1 maka dia akan mencari pasangan nya yaitu nomor undian 1 dari tim wanita.
kini mereka semua sudah mendapatkan pasangan masing-masing termasuk Grace, mereka semua membentuk barisan berhadapan dengan pasangan nya dan kedua tangan mereka sudah posisi terikat.
Saat permainan ingin di mulai tiba-tiba direktur tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan.
" apa saya hanya penonton saja disini?? bagaimana jika saya ikut bergabung dalam permainan ini? sepertinya permainan ini menarik" kata Direktur itu
seluruh karyawan tersebut tentunya sangat senang mereka memberikan sorakan dukungan kepada direktur nya itu.
" baik.... tapi siapa yang akan menjadi pasangan bapak?? semua sudah memiliki pasangan" kata Laras
" saya akan memilih pasangan saya sendiri" kata Direktur
" baik pak, silahkan bapak pilih sendiri wanitanya" kata Laras
Direktur tersebut berjalan melihat wanita yang akan dia pilih untuk menjadi pasangan nya, dan tentunya banyak wanita diantara mereka yang ingin bermimpi menjadi pasangannya termasuk Waty, namun berbeda dengan Grace.
Grace menundukkan kepalanya berusaha untuk bersembunyi dari direktur nya itu. sementara Direktur tersebut terus berjalan seakan memilih sebuah barang yang dia sukai.
" baiklah... mari kita lihat, siapa wanita yang akan beruntung malam ini untuk berkencan dengan pak direktur utama kita" kata Laras
saat direktur tersebut tiba di tempat Grace dia tersenyum kearah Grace.
" sepertinya kamu sangat takut dengan ku, bagaimana jika saya memilih mu menjadi pasangan ku?" kata Direktur itu
mendengar itu spontan Grace mengagkat wajahnya.
" sepertinya Grace lah Wanita yang beruntung itu" kata Laras
__ADS_1
semua wanita yang melihat direktur tersebut memilih Grace merasa kesal dan kecewa kecuali Laras dan Enjel.
" Grace semoga berhasil" kata Enjel tertawa memberikan semangat kepada Grace
" baiklah sebelum permainan di mulai kedua tangan bapak harus di ikat kebelakang terlebih dahulu." kata Laras mengikat kedua tangan direktur nya itu.
saat permainan di mulai, direktur itu mencoba memakan sebuah anggur, sementara Grace hanya terdiam dan tidak berani.
" ayo makan,,,, apa kamu pikir aku bisa menghabiskan anggur ini dengan sendirinya?" kata direktur itu
" tapi saya tidak bisa" kata Grace
" tidak bisa bagaimana?? kamu tinggal memakan yang menggantung itu, waktu kita tidak banyak. aku tidak ingin kalah dari permainan ini, aku seorang bos disini dan aku harus bisa memenangkan permainan ini. bagaimana tanggapan mereka nanti jika mereka berhasil mengalahkan ku" kata Direktur itu
" siapa suruh bapak ikut bergabung dalam permainan ini " kata Grace
" lalu apa bedanya aku dengan pria sebelum nya. mulut ku jauh lebih sehat dari mulutnya jadi kamu tidak usah takut jika mulutmu menyentuh mulut ku. mulut mu tidak akan terkena rabies" kata Direktur itu
" baiklah kita harus memakan anggur ini secara bergantian, jika saya belum mendapatkan nya maka bapak harus menunggu saya terlebih dahulu" kata Grace
" baiklah... asalkan kamu bisa mendapatkan nya dengan cepat, tetapi jika kamu mendapatkan anggur itu sangat lama maka aku tidak bisa menunggu lebih lama" kata direktur itu
" oke.... saya akan berusaha" kata Grace
" aku akan menahan nya agar anggur nya tidak bergerak, silahkan kamu makan anggur yang tertahan ini." kata direktur itu
namun Grace ragu-ragu.
" ayolah Grace... kita tidak punya banyak waktu" kata direktur itu
" baiklah saya akan berusaha untuk tidak mengenai nya" kata Grace
Grace mencoba menggigit sebuah anggur itu dan gigitan pertama berhasil dia lakukan tanpa mengenai bibir direktur tersebut.
Melihat usaha Grace berhasil membuatnya semakin bersemangat untuk melanjutkan nya.
Namun untuk menghabiskan anggur itu Grace sangat lambat, dan direktur tersebut merasa waktu mereka tidak banyak mau tidak mau dia harus membantu Grace.
Saat Grace berusaha untuk menggigit anggur itu, dia sangat terkejut karena direktur tersebut menggigit bibirnya.
__ADS_1
" apa yang kamu lakukan?" kata Grace dengan suara yang keras
" apa maksud kamu?? aku sedang berusaha untuk mendapat kan anggurnya" kata direktur itu
" kamu menggigit bibir ku" kata Grace dengan kesal
" kamu jangan menyalahkan ku, salahkan bibir mu" kata Direktur itu
" kenapa jadi aku yang salah??" kata Grace
" salah siapa bibir mu merah, saya pikir itu buah anggur nya saya tidak tahu bahwa itu adalah bibirmu" kata direktur itu
mendengar itu, semua orang tertawa dan Grace merasa sangat malu.
" alasan yang tidak masuk diakal" kata Grace
" lagi pula kamu sendiri yang mengarah kan nya padaku" kata direktur itu
Grace tidak menjawab lagi sementara Laras tidak berhenti tertawa melihat mereka berdua.
waktu terus berjalan dan tidak terasa dua puluh menit berlalu, sebelum Laras mengakhiri permainan itu, Direktur dan Grace berusaha untuk mendapatkan anggur itu.
Namun tiba-tiba Laras menghentikan permainan itu dan saat itu juga bibir Direktur dan bibir Grace bersentuhan membuat keduanya saling menatap satu sama lainnya.
Mereka berdua sama-sama terdiam dan tidak menyadari posisi mereka hingga suara teriakan dan tepuk tangan menyadarkan keduanya.
mendengar suara tepuk tangan itu membuat mereka spontan saling menjauhkan diri
" hahahaha.... sepertinya kegiatan malam ini cukup sedikit menegang kan yah"
"baiklah mari kita lihat siapa pasangan yang berhak mendapatkan hadiah nya" kata Laras
Laras mengambil sisa anggur yang masih menggantung Setelah itu dia menimbangnya.
Grace dan direktur tersebut mendapat kan sisa anggur paling banyak mungkin karena mereka mempergunakan waktunya kebanyakan berdebat.
" wao..... pasangan Direktur kita berada di peringkat paling akhir" kata Laras
mendengar itu seluruh karyawan itu tertawa dan bersorak.
__ADS_1
" Tapi tidak masalah,,,, untuk tingkat keromantisan pasangan pak direktur berada di tingkat teratas" kata Laras lagi
mendengar itu wajah Grace sangat merah karena dirinya sudah merasa sangat malu.