
Follow akun sosial media saya, ig @tulisan_sitimay
Semoga bisa terjalin pertemanan yang baik untuk kita semua, terimakasih yang sudah membaca..
Mohon maaf sebelumnya jika di novel saya masih belum sempurna, masih sering typo, silakan kritik dan sarannya agar saya bisa lebih baik.
Selamat membaca readers..🙏
Sambil menunggu waktu Ita pulang kuliah, malam ini Yuda akan berkunjung ke kedainya, karena saat ini Yuda sudah memiliki 2 tempat, tentu saja itu karena sang istri juga ikut membantu, mereka ingin membangun usaha sejak dini, agar di saat sudah memiliki anak nanti, mereka sudah memiliki kehidupan yang lebih baik tentunya.
Dan kali ini Yuda akan ke kedai yang baru, yang lokasinya tidak jauh dari kampus Ita.
"Selamat malam bos.." Sambut seorang karyawan yang bernama Glen.
"Malam Glen, gimana pengunjungnya sampai hari ini?" Tanyanya tanpa basa basi.
"Puji Tuhan bos, pengunjung selalu rame, banyak anak-anak kuliahan pada kesini, mungkin teman-temannya Kak Ita.." Jawab Glen yang memang sudah mengenali istri bosnya itu.
"Alhamdulillah, iya Glen, istriku memang semangat banget dia promosi ke teman-temannya.." Ucap Yuda membanggakan istrinya.
"Bagus dong bos kalau begitu, kalian memang pasangan yang serasi, sama-sama semangat.." Puji Glen melihat kekompakan bosnya.
"Iya makanya kamu cepet nikah sana, biar punya partner hidup sekaligus partner untuk kembangin bisnis.." Canda Yuda.
"Saya masih di bawah umur bos, baru sweet seventeen.." Jawab Glen asal.
"Hahahaha.."
Saking kencangnya Yuda tertawa, para pengunjung pun pada menoleh dan Yuda langsung menutup mulutnya saat menyadari hal itu.
__ADS_1
"Apa ada yang lucu bos kok ketawa?" Tanya Glen sok polos.
"Eh siapalah tadi yang bilang baru sweet seventeen?" Canda Yuda lagi.
"Nggak ada bos, cicak cicak di dinding kali tadi yang bilang.." Jawab Glen asal.
Mereka sebetulnya sudah berteman dari jaman kuliah, sejak saat itu Yuda mengajak Glen untuk bergabung guna memulai bisnisnya dan terbukti terus berkembang hingga sekarang.
Glen sudah berusia 27 tahun, karena nggak mau di ejek karena umur, maka dari itu ia memanggil Ita dengan sebutan Kakak dan memanggil Yuda dengan sebutan bos.
"Yaudah titip ya brother, terimakasih selalu membantu, mau jemput partner hidup dulu.." Canda Yuda lagi kepada Glen.
"Iyee, udah sana pergi aja, waktunya ngojek, haha.." Balas Glen puas.
"Sialan..haha.." Balas Yuda yang sudah biasa candaan itu.
Tak menunggu waktu lama, Ita sudah menunjukkan batang hidungnya.
"Maaf nunggu lama ya sayang.." Ucap Ita setelah berada di dalam mobil.
"Nggak sayang, capek ya.." Jawab Yuda kasihan melihat istrinya jam 21.30 baru pulang ke rumah.
"Alhamdulillah dinikmati dan disyukuri Mas, bentar lagi juga lulus.." Jawab Ita sambil mengelus perutnya.
"Aduuhh anak-anak Ayah pada pinter banget siih, selalu jagain Bunda ya.." Kata Yuda sambil mengelus lembut perut istrinya.
"Iya dong Ayah.." suara Ita tentunya yang mewakili😁.
__ADS_1
Dirumah.
"Alhamdulillah.." Ucap Ita begitu sampai di depan rumah.
Mereka masuk ke dalam bersama, karena sudah malam, mereka langsung bersiap-siap istirahat.
"Mas, aku lapar, makan yuk.." Ajak Ita kepada suaminya.
"Ohya tadi aku beli makanan, lupa masih di mobil, tak ambil dulu.."
Yuda langsung bergegas keluar rumah untuk mengambil makanan yang sempat ia pesan di kedainya sendiri.
"Waahh ayam mozarela.." Ucap Ita yang langsung semakin lapar.
"Iya tadi pas di kedai sekalian beli, suka kaan.." Ucap Yuda membanggakan dirinya karena peka dengan kesukaan istrinya.
"Suka banget, terimakasih suami.." Jawab Ita sambil mengunyah.
"Sama-sama istri.."
Jangan bosen-bosen ya untuk menunggu bab-bab selanjutnya.
Terimakasih banyak yang sudah membaca🙏
Support terus author dengan memberikan like dan vote nya, semoga kita bisa saling mendukung ya..
Silakan berikan kritik dan saran agar saya bisa belajar lebih baik.
Mohon maaf jika masih banyak mendapati typo dan susunan kata yang kurang enak di baca🙏
__ADS_1
Follow IG @tulisan_sitimay