SUAMIKU PUBER KEDUA

SUAMIKU PUBER KEDUA
Bab 49


__ADS_3

LIKE - COMMENT - VOTE - RATE - FAVORIT - FOLLOW


-----


"Kenapa tidak di angkat?" Tanya Rio yang sedari tadi memperhatikan Yuni.


"Emmmm hehe.."


"Siapa tau penting Dek, di angkat aja nggak papa kok.." Ucap Rio.


"Hehe nggak kok Kak, teman kost yang nelfon.." Jawab Yuni bohong.


"Gimana aku mau angkat, yang telpon Mas Yuda, bisa habis aku di omeli karna nyangkanya adeknya yang imut ini kencan terus.." Batin Yuni menggerutu, namun dia tetap memasang senyum agar Rio tidak curiga.


--


Mereka masih terjaga di cafe itu sambil menikmati minuman segar yang sedang viral di media sosial akhir-akhir ini.


"Emm, tapi sepertinya saya sudah mulai bisa move on dari dia.." Ucap Rio tiba-tiba sambil menyeruput minumannya.


"Oh ya? Syukurlah kalau begitu Kak, siapa pun perempuan itu, dia pasti sangat beruntung..'' Ujar Yuni dengan senyum terpaksa.


"Iya Alhamdulillah, saya juga tidak sengaja bertemu dengan gadis ini, awal pertemuan kami sangat lucu, tapi akhirnya kita tidak pernah ketemu lagi. Anehnya, walau pun pertemuan kami tidak sengaja dan tidak pernah ketemu lagi setelah itu, bayangannya selalu hadir.." Cerita Rio sambil mengaduk-aduk minumannya karena tidak berani menatap Yuni.


Yuni manggut-manggut mendengarkan cerita Rio, dia ingin kepedean, tapi takut yang di maksud Rio adalah gadis lain.


"Oh ya, kamu semester berapa sekarang?'' Tanya Rio mengalihkan pembahasan.


"Alhamdulillah sudah mau lulus Kak.." Jawab Yuni.


"Alhamdulillah, lalu apa rencananya kalau sudah lulus?'' Tanya Rio lagi.


"Pengen nikah, ehhh.." Yuni keceplosan lagi, ia memukul-mukul keningnya karena menyadari kecerobohannya.

__ADS_1


"Aduuuhhh mulut nggak bisa ngerem.." Batin Yuni merutuki dirinya sendiri.


"Waahh berarti sudah ada calonnya dong?'' Tanya Rio penasaran.


"Hehe belum sih Kak, tadi becanda kok, suka halu.." Jawab Yuni menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Emm gitu.." Rio manggut-manggut.


"Boleh kita bertukar nomor telepon?'' Rio meminta izin.


"Untuk?'' Tanya Yuni.


"Yaa siapa tau suatu hari nanti ada keperluan, kalau tidak boleh sih nggak papa.." Jawab Rio pura-pura sedih.


"Boleh kok Kak.." Jawab Yuni, lalu menyerahkan ponselnya.


Yuni dan Rio akhirnya bertukar nomor ponsel.


Rio merasa bahagia karena setidaknya sudah ada akses untuk berkomunikasi dengan Yuni, begitu pun dengan Yuni, dia juga sangat senang, jantungnya semakin tidak aman.


"Bukan, saya sebenarnya tinggal di kota Surabaya, cuma kesini kalau pas ada kerjaan saja, kebetulan lagi survey pembangunan hotel di dekat XX.." Rio menyebutkan lokasinya.


"Hotel Kakak?'' Tanya Yuni kepo.


"Bukan sih, punya orang tua..'' Jawab Rio santai.


"Aduuhh Kakak nggak malu ini makan disini sama saya, saya orang miskin loh Kak, serius.." Ucap Yuni tiba-tiba merasa minder.


"Semua ini hanya titipan Dek..'' Ucap Rio.


"Ohhh hehe iya Kak bener sekali.." Ucap Yuni kikuk.


"Sungguh kau calon suami idaman.." Batin Yuni berbunga-bunga.

__ADS_1


Saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba ponsel Yuni berdering.


"Ini motornya sudah jadi Kak.." Ucap Yuni memberitahu Rio.


"Oh ya sudah ayok, sebentar saya bayar dulu ya.." Ucap Rio lalu bergegas untuk membayar.


Yuni dan Rio meninggalkan cafe tersebut, tidak terasa sudah jam 13.30 WIB.


"Berapa Mas?'' Tanya Yuni.


"Sudah lunas Mbak Yun di bayarin sama pacarnya.." Jawab pekerja bengkel.


"Hah pacar?'' Yuni bingung sendiri lalu menoleh ke arah Rio.


"Hehe.." Yuni nyengir lalu mengucapkan terimakasih kepada pekerja bengkel tersebut.


"Emm terimakasih ya Kak, sudah traktir saya makan dan bayarin motor saya.." Ucap Yuni setelah mendekati Rio.


"Iya sama-sama.." Jawab Rio tersenyum.


Yuni dan Rio berpisah tujuan, karena Yuni harus segera kembali ke kost nya takut Dinda tiba lebih dulu dan dia belum sampai kost.


--


Besok lanjut cerita Yuda dan Ita yaa...


-----


Terimakasih untuk semua dukungannya kepada author..


Semoga Allah permudahkan segala niat baik kita๐Ÿ™


Terimakasih atas segala saran dan kritiknya ๐Ÿ™

__ADS_1


Jangan lupa follow IG @tulisan_sitimay


__ADS_2