Sugar Baby Kesayangan Duda Dingin

Sugar Baby Kesayangan Duda Dingin
Quality Time


__ADS_3

"Bagaimana kamu bisa bertemu dengan Jethro?" tanya Alex membuka percakapan antara dirinya dengan Zizi. Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju gedung Boulevard Residence, salah satu apartemen milik Jethro.


"Mmm.. kemaren Tuan Jethro menolong saya dari Bibi saya yang ingin menjual saya pada pria tua bangka yang sudah memiliki tiga istri." jawab Zizi.


Alex mengernyitkan keningnya dalam-dalam.


Sangat, sangat aneh! Tumben saja Jethro peduli dengan urusan orang lain.


"Benarkah?" tanya Alex.


"Mmm.." jawab Zizi sambil menganggukkan kepala-nya.


"Lalu, apa Jethro tidak minta imbalan apapun pada mu karena sudah menolongmu?" tanya Alex lagi.


"Mmmm..." cukup lama Zizi terdiam, ia kembali teringat kata-kata Jethro yang memintanya untuk merahasiakan imbalan yang Jethro minta darinya.


Tak lama Zizi menggelengkan kepala-nya.


"Tidak ada. Tapi tidak tahu kalau nanti. Karena tadi malam Tuan Jethro hanya sebentar menemui di kamar setelah itu Tuan Jethro pergi entah kemana dan hanya menyuruh ku untuk tetap di kamar itu." jawab Zizi berbohong.


"Oh..." Alex hanya ber Oh ria. Tapi dalam hatinya merasa ada yang aneh dengan sikap Jethro pada Zizi.


Apa mungkin Jethro jatuh cinta pada pandangan pertama dengan gadis ini? Tapi apa yang membuat Jethro jatuh cinta pada gadis ini? Di bilang cantik, tidak juga, di bilang manis, yah lumayan lah, di bilang seksi, sama sekali tidak, sepertinya onderdil-nya masih dalam masa pertumbuhan. Lalu apa yang membuat Jethro menyelamatkan gadis ini?

__ADS_1


Gumam Alex dalam hati.


***


McLeon Mansion.


Meninggalkan Alex yang sedang mengantar Zizi ke salah satu apartemen milik Jethro. Kini Jethro telah berada di kediaman orangtua-nya.


"Apa kalian hanya pergi berdua saja?" tanya Mommy Rade McLeon. Ibunda Jethro.


"Menurut Mommy?" Jethro malah bertanya balik.


"Lalu kapan kalian akan jalan-jalan bertiga?" Sindir Mommy Radea.


Jethro menghela nafasnya kasar.


"Hish, bukan dengan Mommy maksudnya, tapi dengan ibu baru-nya Jacob." jawab Mommy Radea.


"Sudah lah Mom, jangan membicarakan itu. Jethro sama sekali tidak kepikiran untuk memberi ibu baru untuk Jacob." jawab Jethro.


"Sudah yah, kami berangkat dulu." pamit Jethro.


"Mmm...hati-hati." balas Mommy Radea.

__ADS_1


Jethro pun berjalan menuju mobil, dimana Jacob sudah duduk manis di kursi penumpang bagian belakang yang sedang di temani oleh Daddy Jerome.


"Jacob, ingat pesan Grandpa tadi yah, kamu harus meminta ibu baru pada Daddy mu, oke." ucap Daddy Jerome dengan suara pelan agar Jethro tidak mendengarnya.


"Konspirasi apa yang sedang kalian bicarakan, hah?" Sindir Jethro sesampainya didekat sang Daddy. Mendengar Daddy-nya berbisik pada Jacob, membuat Jethro mencurigai sesuatu.


"Apa maksud mu! Daddy hanya memberi nasehat pada Jacob." jawab Daddy Jerome.


"Ingat, jangan memberi Jacob banyak makanan manis, dingin, cemilan ber- MSG serta jangan beri makan Jacob makanan junk food, kamu paham!" ucap Daddy Jerome, diantara Mommy Radea dan Daddy Jerome, Daddy Jerome lah yang paling protective dengan Jacob, maklum saja cucu satu-satunya.


"Iya Dad, Daddy tenang saja." jawab Jethro.


"Apa kamu akan menyetir? Apa tidak sebaiknya memakai supir?" tanya Daddy Jerome. Bukan karena takut Jethro kelelahan, melainkan takut kalau Jethro kelelahan dan itu akan membahayakan keselamatan cucu semata wayangnya.


"Tidak usah Dad, namanya juga ingin quality time, masa membawa supir." jawab Jethro.


"Ya sudah kami berangkat yah." pamit Jethro.


Jethro pun menutup pintu mobil bagian belakang, setelah itu membuka pintu pengemudi dan masuk ke dalam mobil lalu menyalakan mesin mobil dan melajukan mobil-nya keluar dari halaman mansion.


"Dadah Grandma, dadah Grandpa?" teriak Jacob sambil melambaikan tangannya.


Tuan dan Nyonya McLeon itu pun membalas lambaian cucu mereka sambil mulut mereka komat-kamit memberi kode pada Jacob agar Jacob tidak lupa dengan pesan yang sudah mereka ajarkan pada Jacob yang harus di sampaikan pada Jethro. Mengenai apa? Apalagi kalau bukan tentang meminta ibu baru.

__ADS_1


***


Bersambung...


__ADS_2