Sugar Baby Kesayangan Duda Dingin

Sugar Baby Kesayangan Duda Dingin
Mission Failed!


__ADS_3

"Baiklah, Daddy akui Daddy salah karena terlalu sok sibuk. Untuk menebus kesalahan Daddy itu, apa kamu mau makan ice cream?" tawar Jethro.


"Apa Daddy sedang menyogok ku sekarang?" tanya Jacob curiga.


Jethro menghela nafasnya kasar, ternyata anak-nya sekarang sudah semakin pintar. Jethro pun berjongkok untuk mensejajarkan dirinya dengan Jacob.


"Anak tampan, ini namanya bukan menyogok, melainkan menebus rasa bersalah Daddy padamu." jawab Jethro.


"Bagaimana, kamu mau atau tidak? Kalau tidak mau ya sudah, Daddy tidak akan memberikan mu kesempatan untuk menikmati ice cream dan makanan junk food." kata Jethro lagi.


"Eh.. Daddy, jangan begitu lah! Aku mau, aku terima tawaran Daddy. Kali ini aku memaafkan Daddy, tapi besok-besok jangan harap Daddy bisa bernegosiasi dengan ku menggunakan cara ini." balas Jacob.


Huuft anak ini, entah siapa yang dia tiru. Gerutu Jethro dalam hati.


"Iya Sayang, ayo kita makan ice cream dan junk food sepuasnya." ucap Jethro sambil kembali berdiri.


Ayah dan anak itu pun berjalan menuju counter yang menjual ice cream dan junk food.


Sesampainya di counter itu, Jacob pun langsung memesan junk food yang selama ini ia khayal-khayalkan. Ia memesan burger, kentang goreng, kebab dengan isian lengkap, dan satu porsi chicken wings serta satu ice cream dengan banyak toping. Sedangkan Jethro hanya memesan ice cappucino dan satu kebab dengan isian lengkap.


Dengan ice cream dan segala jenis makanan junk food yang ada di tangan mereka, kemudian mereka pun mencari tempat duduk.


Tempat duduk pun mereka dapatkan.

__ADS_1


"Apa kamu bisa menghabiskan semua-nya?" tanya Jethro ragu kalau anaknya bisa menghabiskan semua makanan yang ia pesan.


"Kalaupun tidak habis kan ada Daddy yang akan menghabiskannya." jawab Jacob.


"Yang benar saja, memangnya kamu pikir Daddy ini vacum cleaner apa yang menghabiskan sisa makanan mu." balas Jethro.


"Kenapa tidak! Teman-teman ku saja kalau makanannya tidak habis, Mama mereka yang menghabiskannya, karena berhubung aku tidak punya Mama, makanya Daddy lah yang harus menghabiskannya. Bukankah Daddy selalu bilang kalau Daddy bisa menjadi Ayah sekaligus Ibu untuk Jacob?" lagi dan lagi ucapan anaknya berhasil membuat Jethro mati kutu.


"Baiklah.. baiklah, makanlah semampu mu nanti Daddy yang habiskan." balas Jethro yang tak ingin memperpanjang pembicaraan tentang sosok 'mama'.


Jacob pun mulai menikmati makanannya, ia terlihat sangat lahap mencoba makanan yang ia pesan secara bergantian. Melihat anaknya begitu lahap, Jethro pun turut senang. Jethro pun ikut memakan kebab yang ia pesan.


Saat sedang menyantap makanannya, tiba-tiba saja Jacob teringat akan pesan kakek-neneknya.


"Yes boy."


"Kapan aku punya Mama baru?" tanya Jacob.


"Uhuk... Uhuk.. uhuk.." mendengar pertanyaa Jacob, Jethro sampai tersedak kebab yang baru saja ia telan.


Melihat Daddy-nya tersedak, dengan sigap Jacob pun memberikan ice cappucino milik Jethro.


Jethro pun menyeruput ice cappucino itu dan Jacob membantu menepuk-nepuk punggung sang Daddy.

__ADS_1


"Kenapa kamu tiba-tiba bertanya seperti itu, hah? Apa Grandpa dan Grandma mu yang menyuruh mu bertanya seperti itu?" tanya Jethro setelah tesedaknya hilang.


"Bukan! Ini tidak ada hubungannya dengan Grandpa dan Grandma." jawab Jacob.


"Tiba-tiba saja aku ingin memiliki seorang Mama." kata Jacob lagi dengan wajah yang dia buat sesedih mungkin.


Melihat wajah anaknya yang sedih, Jethro hanya bisa terdiam.


"Teman-teman ku selalu bercerita tentang keseruan mereka bersama Mama mereka, hanya aku yang tidak bisa menceritakan keseruanku bersama Mama. Kata teman ku, tidak jadi masalah jika kita memiliki sedikit cerita dengan seorang ayah, tapi kita harus memiliki banyak cerita dengan ibu. Kalau memang seperti itu, berarti di dunia ini aku adalah anak yang paling menyedihkan karena tidak punya cerita bersama seorang ibu bahkan sangat sedikit cerita bersama seorang ayah. Hanya cerita bersama kakek dan nenek ku saja." lanjut Jacob.


"Bukankah memiliki cerita dengan Kakek dan Nenek juga tidak terlalu buruk? Dan kamu bukan lah anak yang paling menyedihkan di dunia, karena di luar sana masih ada anak-anak yang tidak punya keluarga sama sekali. Mereka tidak punya cerita bersama ayah, ibu, kakek, nenek, kakak dan adik mereka. Yang mereka punya hanya lah cerita bersama teman-teman mereka dan orang yang mengasuh mereka. Kamu mau tahu siapa anak-anak itu? Mereka adalah anak-anak yatim piatu yang berada di panti asuhan." balas Jethro.


"Jadi tidak seharusnya kamu mengatakan kalau kamu adalah anak yang paling menyedihkan di dunia ini, oke! Karena kamu masih punya Daddy, Grandma dan Grandpa." kata Jethro lagi.


"Jadi selama-nya Jacob tidak bisa punya Mama baru?" tanya Jacob sambil menundukkan kepala-nya dan suara yang bergetar.


"Jacob, dengarkan Daddy. Untuk masalah ini Daddy tidak bisa menjawab-nya, karena sebelum Daddy memberikan Mama baru untuk mu, Daddy harus bisa menyembuhkan luka hati Daddy. Bukan hal yang mudah bagi Daddy melupakan masalah yang terjadi di pernikahan Daddy. Bagi seorang laki-laki mungkin biasa menikah lebih dari satu atau dua kali, tapi tidak dengan Daddy. Daddy harap kamu bisa mengerti apa yang Daddy katakan ini. Kalau waktunya sudah tiba, percayalah Daddy akan memberikan Mama baru untuk mu." jawab Jethro sambil mengelus kepala anaknya kemudian menarik anaknya ke dalam pelukannya.


Dalam hati Jacob berkata : Mission Failed!


***


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2