
"Ada apa? Cepat katakan!" desak Jethro begitu Becca berada di dekatnya.
"Aku mau minta maaf soal kejadian empat tahun lalu." ucap Becca.
"Sudah terlambat untuk minta maaf karena aku juga sudah tidak peduli dengan kejadian empat tahun yang lalu." jawab Jethro ketus.
Becca hanya menghela nafasnya kasar.
"Terserah kamu mau peduli atau tidak, aku hanya ingin mengucapkan permintaan maaf ku saja. Dan ada satu hal yang ingin aku luruskan. Malam itu aku bukan pergi dengan selingkuhan ku, melainkan pergi dengan kakak sepupu ku. Astro adalah Kakak sepupuku." ucap Becca.
Jethro mengernyitkan keningnya sambil melirik Becca sesaat.
"Aku akui, aku salah karena pergi saat Jacob sakit, tapi saat itu adalah satu-satunya kesempatan ku untuk bisa kabur dari mu. Waktu itu, aku sudah merasa muak hidup dengan mu." kata Becca lagi.
Rahang Jethro mengeras begitu mendengar pengakuan Becca.
__ADS_1
"Memangnya aku kenapa sampai membuat mu muak?!" tanya Jethro.
"Apa kamu tidak merasa bersalah padaku selama pernikahan kita, Je?" tanya Becca.
Jethro menggeleng.
"Kamu sudah menduakan ku, Je!"
"Aku menduakan mu? Jangan fitnah kau! Aku tidak pernah menduakan mu!" tegas Jethro.
"Kamu memang tidak menduakan ku secara fisik tapi kamu menduakan ku di hati dan pikiran mu! Aku tahu kamu masih memikirkan mantan istri mu yang sudah meninggal itu! Bahkan bukan hanya satu dua kali aku mendengar kamu mengigau memanggil nama mantan istri mu itu dan yang paling menyakitkan, kamu tidak pernah menyebut namaku disaat kita berhubungan suami-istri. Padahal aku sudah menggunakan seribu satu cara untuk membuat mu mencintai ku, memikirkan ku, bahkan aku sampai rela merendahkan harga diriku dengan memberikan mu obat perangsang agar kamu menyentuh ku, dengan harapan setelah kita bercinta dan aku mengandung anakmu, perlahan kamu akan melupakan mantan istrimu dan mencintaiku! Tapi ternyata aku salah! Kamu sama sekali tidak pernah berusaha mencintaiku!" balas Becca.
"Benarkah? Lalu apa yang kamu lakukan kalau kamu memang belajar membuka hati mu? Dengan tiap malam diam-diam bersemedi di gudang?" sindir Becca.
Becca sangat ingat, setiap malam setelah Becca tidur, Jethro selalu masuk ke gudang dan mengunci pintu gudang lalu keesokan pagi-nya baru keluar dari dalam gudang.
__ADS_1
"Awal-nya aku sama sekali tidak curiga apa yang kamu lakukan di gudang, sampai akhirnya aku tahu kenapa setiap malam diam-diam kamu pergi ke gudang dan tidur disana. Ternyata itu bukan hanya sekedar gudang, melainkan tempat mu bernostalgia dengan mantan istri mu! Apa itu cara mu berusaha membuka hati mu untuk ku? Apa mungkin kamu bisa membuka hati mu jika setiap malam kamu pergi ke kamar rahasia dimana semua barang-barang peninggalan mantan istrimu masih ada disana? Aku sudah sangat muak dengan itu semua Je, sangking muaknya, aku sampai terkena gangguan mental. Seminggu dua kali aku pergi ke psikiater untuk konsultasi, aku berusaha sekeras mungkin agar aku tetap waras untuk anak ku. Tapi ternyata aku tidak bisa. Setiap aku berada di apartemen itu, ingin sekali rasanya aku membakar gudang itu tapi aku tidak bisa dan itu membuat ku gila! Dan karena itulah aku memutuskan untuk pergi dari apartemen itu. Tadinya aku ingin membawa Jacob bersama ku, tapi aku tahu ke ujung dunia manapun, ke lubang sempit mana pun aku bersembunyi dari mu, pasti kamu bisa menemukan ku. Lagipula saat itu mental ku sedang tidak baik-baik saja, dan ekonomi ku juga tidak mapan, makanya aku memutuskan untuk meninggalkan Jacob bersamamu. Aku ingin menyembuhkan mental ku dulu dan memapankan ekonomiku baru aku akan menemui kamu dan Jacob. Walaupun aku tahu, pasti kamu tidak akan pernah mau mendengar penjelasan ku. Tapi itu tidak masalah lagi buatku, karena kemunculan ku ini bukan untuk mu, tapi hanya untuk Jacob. Aku sama sekali tidak punya niat kembali dengan laki-laki yang belum selesai dengan masa lalu-nya." ucap Becca panjang lebar.
Jethro tercengang mendengar pengakuan Becca. Ia tidak tahu kalau selama itu Becca tahu tentang kamar rahasia itu, karena Jethro sama sekali tidak pernah memberitahu Becca tentang kamar rahasia itu.
Untuk beberapa menit Jethro dan Becca terdiam.
"Apa gadis itu calon Mommy barunya Jacob?" tanya Becca sembari menatap Zizi yang saat ini berada bersama Jacob.
Becca bisa bertanya seperti itu karena Jacob sudah banyak menceritakan tentang Zizi padanya.
Jethro pun membalikkan tubuh-nya dan melihat ke arah Zizi dan Jacob tanpa menjawab pertanyaan Becca.
"Kalau kamu ingin memberikan Mommy baru untuk Jacob, sebaiknya dimulailah dengan menyingkirkan barang-barang mantan istri mu itu, agar tidak ada lagi wanita yang mengalami depresi seperti aku karena harus cemburu dengan orang yang sudah meninggal. Karena sekuat apapun usaha mu membuka hatimu untuk wanita lain, semua akan sia-sia kalau kamu masih menyimpan barang-barang mantan istrimu dan bahkan kamu sampai bermalam bersama barang-barang peninggalan mantan istrimu." ucap Becca.
Setelah mengatakan itu Becca pun berjalan memasuki kedai makan dan meninggalkan Jethro yang masih mematung ditempatnya. Ia merasa tertampar dengan kata-kata Becca.
__ADS_1
***
Bersambung...