
Setelah berjam-jam menghabiskan energi di taman bermain, Jethro dan Jacob pun pulang ke McLeon Mansion, Jethro mengantar kembali putranya ke rumah orangtua Jethro.
McLeon Mansion
Jethro menggendong Jacob yang tertidur sepanjang perjalanan pulang.
"Apa dia tidur?" tanya Mommy Radea saat melihat Jethro menggendong Jacob keluar dari dalam mobil.
"Mmm.. dia kelelahan karena energinya habis terkuras bermain trampolin dan di istana balon." jawab Jethro.
"Apa dia sudah makan?" tanya Mommy Radea karena sekarang sudah jam setengah enam sore.
"Sudah. Sebelum pulang kami singgah di restoran Jepang." jawab Jethro.
"Baguslah. Kalau dia belum makan, takutnya tengah malam dia terbangun dan menangis karena kelaparan." balas Mommy Radea.
"Langsung antar Jacob ke kamar-nya, biar suster-nya yang akan membersihkan tubuh-nya." ucap Mommy Radea.
Jacob itu tipe anak yang kalau sudah lelah, mau gempa sekalipun kecuali kelaparan tidak akan terbangun dari tidurnya. Jadi meskipun pengasuhnya membolak-balikan tubuh Jacob, Jacob tidak akan terbangun.
Jethro pun berjalan memasuki mansion lalu berjalan menuju kamar Jacob yang ada di lantai satu di samping kamar Kakek-Neneknya.
Setelah membaringkan Jacob di ranjangnya, pengasuh Jacob pun dengan sigap menyiapkan air hangat dan pakaian ganti untuk Jacob.
"Daddy pulang yah boy, besok Daddy datang lagi." ucap Jethro sambil mengelus kepala putranya, setelah itu Jethro pun keluar dari ruang tidur kamar Jacob.
"Daddy mana Mom?" tanya Jethro pada Mommy-nya yang menunggu di ruang belajar sekaligus ruang bermain kamar Jacob sampai Jethro keluar dari ruang tidur Jacob.
__ADS_1
"Ada di ruang kerja-nya. Sepertinya ada meeting penting dengan Direktur di Negara J." jawab Mommy Radea.
Meeting penting? gumam Jethro dalam hati.
"Ya sudah, Jethro temui Daddy dulu kalau begitu." ucap Jethro.
Jethro pun keluar dari kamar putranya lalu berjalan menuju ruang kerja Daddy Jerome.
Tok.. Tok.. Tok..
Jethro mengetuk pintu ruang kerja Daddy Jerome.
"Masuk." jawab Daddy Jerome dari dalam ruang kerja.
Ceklek. Mendapat izin masuk ke ruang kerja sang Daddy, Jethro pun membuka pintu ruang kerja Dadd-nya.
"Kamu sudah pulang? Jacob mana?" tanya Daddy Jerome begitu Jethro membuka pintu ruang kerja-nya.
"Cepat sekali anak itu tidur? Apa dia kelelahan?" tanya Daddy Jerome dan di jawab dengan anggukkan kepala oleh Jethro.
Jethro pun berjalan mendekati meja kerja Daddy Jerome.
"Mommy bilang, tadi Daddy ada meeting penting dengan Direktur yang ada di Negara J, apa benar, Dad?" tanya Jethro.
Daddy Jerome menghela nafasnya kasar lalu menyandarkan punggungnya di sandaran sofa.
"Ada sedikit masalah dengan perusahaan juga disana." jawab Daddy Jerome.
__ADS_1
"Masalah apa, Dad?" tanya Jethro.
"Desain untuk botol parfume yang seharusnya untuk merk branded dicuri orang, jadi saat parfum branded itu launching, botolnya sama dengan botol parfume merk abal-abal yang juga launching di hari itu juga. Pihak parfume merk branded itu tidak terima kalau botol mereka sama dan meminta pihak kita mengganti rugi lima kali lipat." jawab Daddy Jerome menjelaskan.
"Lalu apa sudah di temukan siapa yang membocorkan desain milik kita itu?" tanya Jethro.
"Sedang dalam proses." jawab Daddy Jerome.
"Masalahnya sekarang bukan pada siapa yang membocorkan atau berapa uang ganti rugi yang harus kita bayar. Melainkan hampir semua kosmetik dan parfume merk branded menarik kerja sama-nya dengan kita. Mereka tidak ingin memakai perusahaan kita lagi untuk mendesain wadah kosmetiknya. Kita bisa rugi besar kalau seperti ini." jawab Daddy Jerome.
"Kalau begitu besok Jethro akan ke Negara J untuk mengatasi masalah ini." ucap Jethro.
"Tidak usah, biar Daddy saja yang kesana. Kalau kamu yang kesana, siapa yang menghandle perusahaan kita disini? Sementara pekerjaan disini lebih banyak ketimbang masalah yang harus diatasi di Negara J. Kalau di Negara J, hampir semua pemilik perusahaan kosmetik branded itu Daddy tahu wataknya, jadi akan mudah meyakinkan mereka lagi untuk bekerja sama dengan kita kalau Daddy yang turun langsung meyakinkan mereka. Jadi kamu tetap disini biar Daddy yang kesana." tolak Daddy Jerome.
"Apa Mommy juga ikut kesana?" tanya Jethro.
"Ya iyalah, kalau Mommy mu tidak ikut lalu siapa yang mengurus Daddy?" jawab Daddy Jerome.
"Kalau Mommy ikut, lalu bagaimana dengan Jacob disini, Dad?" tanya Jethro.
"Kan ada kamu Ayah-nya, ya bawa lah Jacob ke apartemen mu atau kamu tinggal disini sampai Mommy dan Daddy kembali dari Negara J." jawab Daddy Jerome.
"Haish! Yang benar saja Dad! Jethro mana bisa mengurus Jacob sendirian! Apalagi Jethro juga sibuk." balas Jethro.
"Makanya cari istri!" balas Daddy Jerome.
Setelah mengatakan itu Daddy Jerome pun berdiri dari tempat duduknya lalu keluar dari dalam ruang kerja-nya meninggalkan Jethro sendirian yang sedang pusing siapa yang akan mengurus Jacob kalau orangtuanya pergi ke Negara J.
__ADS_1
***
Bersambung...