
"Akhirnya kamu membawa gadis ini ke sini, Je." ucap Daddy Jerome saat Zizi dan Jethro memasuki ruang tengah.
Jethro dan Zizi hanya tersenyum lalu memberi salam pada Daddy Jerome dan Mommy Radea.
"Mana Jacob, Dad?" tanya Jethro.
"Ada di kamarnya, sebentar lagi juga keluar." jawab Daddy Jerome.
"Jacob sangat antusias saat mengetahui kamu datang membawa Zizi kesini, jadi dia ingin berpenampilan sangat baik malam ini." sahut Mommy Radea.
"Cih anak itu, memangnya malam ini ada acara spesial apa!" decih Jethro pelan namun masih bisa di dengar oleh Zizi yang duduk disampingnya.
Mendengar itu, Zizi langsung menoleh dan memberi tatapan tajam pada Jethro.
Merasa mendapat tatapan tajam dari Zizi, Jethro langsung tersenyum dan meralat kata-kata'nya.
"Maksud Jethro, Jethro kan baru memperkenalkan Zizi kecuali sudah acara pertunangan atau pernikahan, baru anak itu bisa berpenampilan sebaik mungkin." ralat Jethro.
"Aunty Ziziiii....i!!" teriak Jacob sambil berlari memasuki ruang tengah lalu menjatuhkan dirinya ke pelukan Zizi.
"Aku sangat merindukan mu Aunty." ucap Jacob.
__ADS_1
"Aunty juga sangat rindu padamu." balas Zizi.
"Cih lebay! Baru juga beberapa hari tidak bertemu tapi lagak-nya seperti tidak bertemu bertahun-tahun saja." decih Jethro iri pada Jacob.
Mendengar itu Zizi langsung menyikut Jethro dan Jacob langsung memberi tatapan tajam pada Jethro. Jacob tau kalau Daddy-nya itu sekarang cemburu karena dirinya berada dalam pelukan Zizi dan untuk membuat Daddy-nya semakin panas Jacob pun mencium pipi Zizi.
Cup. Satu kecupan basah mendarat sempurna di masing-masing pipi Zizi.
Dan benar saja dugaan Jacob kalau Daddy-nya semakin kebakaran jenggot melihat dirinya mencium calon istri Daddy-nya itu. Mata Jethtro membulat lebar melihat Jacob mencium Zizi.
Melihat wajah tak enak Jethro, Jacob pun menjulurkan lidah-nya kecil kearah Jethro dan langsung dibalas dengan tatapan tajam oleh Jethro seolah ingin mengatakan pada Jacob, menyingkir kau dari calon istri ku!
"Tuan, Nyonya, makan malam sudah siap." ucap kepala pelayan.
"Ayo kita keruang makan, setelah makan malam kita lanjut mengobrol lagi." ucap Mommy Radea.
Mommy Radea dan Daddy Jerome pun berdiri dari duduk mereka dan diikuti Jacob dan Zizi. Saat Zizi hendak berjalan bersama Jacob, tiba-tiba Jethro menarik tangan Zizi.
"Pergi sana bersama Grandpa dan Grandma mu, ini punya Daddy!" ucap Jethro.
"Hubby!" tegur Zizi.
__ADS_1
"Sejak kapan Aunty Zizi punya mu Dad? Selama kartu undangan kalian belum tersebar dan cincin belum melingkar di jari manis Aunty Zizi, Aunty Zizi masih bisa dimiliki oleh siapapun! Dan malam ini Aunty Zizi adalah milik ku!" jawab Jacob lalu menepis tangan Jethro yang sedang menggenggam tangan Zizi kemudian menarik tangan Zizi untuk pergi meninggalkan Jethro.
"Woah anak itu! Masih kecil sudah pintar mengambil milik orang lain!" gerutu Jethro.
Sedangkan kepala pelayan yang sejak tadi masih ada di ruang tengah menunggu semua anggota keluarga McLeon keluar dari ruang tengah hanya tersenyum tipis mendengar gerutuan Jethro.
Jethro pun beranjak dari ruang tengah dengan perasaan kesal menuju ruang makan.
***
Makan malam pun selesai.
Setelah makan malam Daddy Jerome, Mommy Radea, Jethro, Zizi dan Jacob pun pindah ke ruang santai di halaman belakang.
"Apa ada yang ingin kamu bicarakan Je?" pancing Daddy Jerome.
Jethro menoleh kearah Zizi sesaat lalu melihat kearah Daddy dan Mommy-nya lagi. Sedangkan Zizi hanya tertunduk malu karena ia tahu topik pembicaraan apa selanjutnya yang akan di bicarakan.
***
Bersambung...
__ADS_1