
Pagi hari menyapa dua anak manusia berbeda usia ini, Jasson bangun lebih dulu. Namun ia masih menutup mata karena menikmati pelukan bianca, Posisi kepala nya tepat di dada bianca. Dengan leluasa ia mendusal dusal.
''Sakit bodoh!'' Bianca memukul kepala jasson.
Jasson terperangah kaget, Selama ini tidak ada yang berani menyentuh kepala nya. Tapi gadis ini malah menggeplak nya.
''Berani kau memukul ku ?'' Ujar jasson memicing tajam.
''Kenapa memang nya ?! Kau tidak terima hah ?!'' Salak bianca.
''Kenapa malah kau yang sangat galak ?'' Bingung jasson.
''Karena aku benar.'' Sentak bianca menepis tangan jasson.
Jasson teringat jika bianca sedang kedatangan tamu bulanan, Ia paham jika kekasih nya sedang PMS. Namun selama ini, Meski wanita nya yang lain sedang PMS. Mereka tetap bisa mengontrol emosi nya kepada jasson, Hanya bianca lah yang sangat bar bar.
''Maaf kan aku ya.'' Ujar jasson menggosok lembut perut bianca.
Tidak ada sahutan dari mulut nya, Ia malah bangkit masuk kedalam kamar mandi. Tinggal lah jasson yang menggerutu kesal.
''Jika sudah ku dapat kan, Maka aku tidak akan menemui nya lagi.'' Tekad jasson yang hanya ingin membuka segel bianca.
''Biancaa!!''
Suara niko mengaget kan jasson yang sedang dongkol, Entah kenapa niko menggedor kamar bianca.
''Apa itu paman ku ?'' Tanya bianca panik dari kamar mandi.
''Entah.'' Sahut jasson cuek.
Plaak.
Sandal bulu milik bianca mendarat sempurna di jidat jasson, Mode singa kembali siaga dalam diri bianca.
''Bisa bisa nya kau anteng begitu, Bagai mana jika paman ku meliha mu bodoh!'' Maki bianca kesal.
''Pagi ini sudah dua kali kau memukul ku ya.'' Ujar jasson mendekati bianca.
''Lalu kau mau apa ?!'' Tantang bianca.
''Biancaa.''
Suara niko kembali terdengar di luar kamar, Bahkan bel di kamar bianca juga berdering tanda niko menekan nya dari luar.
''Masuk kamar mandi.'' Perintah bianca tegas.
''Kenapa malah aku yang jadi menurut!'' Rutuk jasson.
Bianca membuka pintu kamar sambil tersenyum untuk menutupi rasa gugup nya, Tampak niko sudah rapi dengan stelan kantor.
''Paman mau berangkat kekantor, Sarapan mu ada di bawah.'' Ujar niko yang memang sangat perhatian terhadap bianca.
''Terima kasih paman.'' Sahut bianca.
Bianca mencium tangan niko yang bersalaman, Niko mencium kepala keponakan nya dengan penuh kasih sayang.
''Hati hati paman.'' Ujar bianca.
__ADS_1
''Yah, Jika ingin pergi bawa lah bodyguard.'' Pesan niko.
Anggukan kepala bianca membuat niko lega, Bianca berbalik dan menutup pintu. Namun jasson sudah menatap nya penuh emosi.
''Apa yang kau lihat ?'' Tanya bianca heran.
''Berani kau mencium tangan pria lain, Dan kenapa kau diam saja saat niko mencium kepala mu!'' Sentak jasson.
''Apa kau gila ? Dia itu paman ku.'' Kesal bianca.
Greep.
Tubuh bianca di tarik hingga dempet dengan jasson, Tampak jika pria ini memang sedang marah.
''Kau adalah milik ku, Tidak akan ku izin kan pria lain menyentuh mu bahkan sekali pun itu gara!'' Ucap jasson menekan ciuman nya di leher bianca.
''Lalu bagai mana dengan mu ? Aku juga tidak ingin berbagi dengan wanita lain.'' Sinis bianca.
''Dia adik mu.'' Jawab jasson menatap mata bianca.
''Sekali pun itu adik ku, Kau pun meniduri nya.'' Ketus bianca.
''Kau akan menjadi satu satu nya jika bisa membuat ku puas.'' Sahut jasson.
''Bisa di pegang ucapan mu ?'' Tanya bianca meminta kepastian.
''Yah, Asal kau mau melayani ku dua puluh empat jam.'' Seringai jasson.
Ada rasa kaget di hati bianca saat mendengar dua puluh empat jam, Tapi otak nya berpikir bahwa jasson tidak akan sanggup jika hanya melakukan adu gabrut tanpa henti.
''Lepas kan dia, Aku akan melayani mu.'' Janji bianca.
Bianca bertekad untuk melepas kan jerat jasson pada jessica, Ia tidak ingin jika adik nya terus menjadi budak pemuas nafsu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
''Kenapa kak kai kemari ?'' Tanya bianca heran melihat kedatangan kaisar putra nya gefari.
''Aku mencari paman mu.'' Sahut kaisar berjalan kemeja makan.
''Paman sudah berangkat tadi, Kau terlambat.'' Ujar bianca memakan roti.
Setelah kepergian jasson tadi, Bianca langsung turun untuk sarapan. Saat itu lah ia melihat kedatangan kaisar.
''Sarapan dengan yuk.'' Ajak bianca.
''Boleh lah, Aku juga sedang lapar.'' Sahut kaisar.
Bianca melirik kaisar yang duduk anteng menikmati sarapan nya, Pemuda ini lah bertahta di hati bianca. Namun bianca berusaha menekan perasaan nya karena kaisar terkenal cukup playboy.
Jesslyn yang sering menyindir untuk menjadi kakak ipar nya, Tapi mulut bianca selalu menolak karena tidak ingin jika kaisar sampau mengetahui perasaan nya.
''Ada apa kakak mencari paman ?'' Tanya bianca penasaran.
Kaisar mendongak menatap wajah cantik bianca, Hubungan mereka cukup dekat karena kaisar menganggap bianca seperti adik nya sendiri.
''Ada isu jika dia memacari jesslyn.'' Sahut kaisar.
__ADS_1
''Loh kak kai belum tau ya ?'' Heran bianca.
''Soal apa ?'' Tanya kaisar balik.
''Ku kira kakak sudah tau, Aku baru kemarin tau hubungan mereka.'' Ceplos bianca.
''Dasar pria tua ini.'' Kesal kaisar menggerutu.
''Tidak masalah dengan usia kak, Yang penting paman niko bisa menyayangi jesslyn sepenuh hati.'' Ujar bianca bijak.
''Tumben kau pintar.'' Ejek kaisar sambil tertawa.
Cemberut langsung bianca karena secara tidak langsung kaisar mengatai nya bodoh, Tidak ada yang tau jika dua pasang manusia ini sedang di awasi dari balik camera.
''Kau sudah tau hilang nya dinara ?'' Tanya kaisar.
''Sudah, Aku juga sudah berusaha mencari nya. Tapi aku tidak berhasil.'' Jawab bianca jadi sedih teringat sahabat nya.
''Seperti nya orang yang menculik nya sangat pintar.'' Ujar kaisar.
''Bantu lah paman yarri menemukan nya kak, Kasihan jika sampai terjadi sesuatu pada dinara.'' Ucap bianca.
''Aku sudah berusaha, Tapi hasil nya nihil.'' Sahut kaisar menunjukan wajah sedih.
Bianca terdiam melihat wajah sedih nya kaisar, Tampak jika pria ini sangat khawatir tentang keselamatan dinara aganor.
''Kakak suka ya pada dinara ?'' Tanya bianca sambil tersenyum menggoda.
''Sembarangan saja mulut mu.'' Sela kaisar.
''Jujur saja lah, Dinara kan memang cantik dan juga kalem.'' Ujar bianca berusaha mengetahui perasaan kaisar.
''Dia memang kalem tidak seperti kau yang judes dan dingin!'' Ejek kaisar langsung mendapat cubitan keras.
''Aaduuh bianca!'' Teriak kaisar kesakitan.
''Rasakan itu.'' Kesal bianca.
Kaisar mengusap usap lengan nya yang tampak terkelupas terkena kuku bianca, Jika saja tidak ingat adik. Sudah di jitak kepala dokter cantik ini.
''Aku memang suka pada dia, Senyum nya sangat manis.'' Jujur kaisar.
Nyes.
Hati bianca terasa sakit saat kaisar mengakui perasaan nya pada dinara, Berarti cinta nya bertepuk sebelah tangan.
''Hey kenapa kau melamun ?'' Tanya kaisar mencolek pipi bianca.
''Jangan pegang pegang!'' Ketus bianca.
''Ooh kau tidak mau di pegang ya ?'' Seringai kaisar mendekati bianca.
Dalam satu gerakan, Bianca menjerit kegelian karena kaisar menggelitik perut nya. Karena bianca yang meronta ronta, Mereka jatuh saling tindih di lantai.
''Lepas kan aku kaisar, Geli!!'' Teriak bianca sambil tertawa.
''Rasakan ini.'' Kaisar malah semakin menggelitik bianca.
__ADS_1
Jasson yang mengawasi lewat camera langsung meradang, Gelas wine ia lempar kan kelantai hingga pecah berkeping keping.