
Satu bulan kemudian.
''Kemana kita pergi nya sayang ?'' Tanya bianca girang.
''Kamu kan suka pedesaan, Jadi aku punya rumah di sebuah desa. Ada sungai nya juga.'' Jawab jasson.
Ada rasa sakit di hati bianca, Bukan nya karena tidak rela hanya untuk bulan madu dekat dekat sini saja. Tapi hati bianca mengatakan kalau jasson tidak punya uang untuk jalan jalan keluar negeri.
''Kok malah nangis bi.'' Heran jasson mendekap istri nya.
''Kamu enggak punya uang ya ?'' Tanya bianca terisak.
''Ada. Kamu mau berapa ?'' Tanya jasson balik.
''Jujur saja sayang, Kamu enggak punya uang kan. Maka nya kamu cuma ngajak aku jalan jalan di sini.'' Ucap bianca memegang tangan jasson.
''Jadi kamu mikir nya gitu ?'' Tanya jasson melongo.
''Bukan nya aku tidak mau bulan madu di sini jasson, Tapi aku kok merasa kamu sangat tidak punya uang.'' Ujar bianca.
Jasson menggaruk kepala nya yang tidak gatal, Ternyata istri cantik nya ini salah paham. Bianca mengira jasson hanya ingin pergi kedesa yang ada di indonesia.
''Aku tu mau ngajak mau keaustralia dekat sungai di cahills crosing.'' Jelas jasson.
''Hah, Yang benar sayang ?'' Kaget bianca.
''Iya, Aku punya rumah di sana. Kebetulan suasana nya berbaur dengan alam. Kamu pasti suka.'' Jawab jasson.
''Tapi kan itu dekat sungai yang banyak buaya nya.'' Ujar bianca.
''Kan kita tidak menginap di dalam sungai.'' Cetus jasson.
Setelah berdebat tentang buaya, Kini bianca sudah menenteng koper sebanyak dua buah. Rona bahagia menghiasi wajah pasangan baru menikah ini. Semenjak keguguran tempo lalu, Dinosaurus jasson belum pernah masuk kandang.
''Loh kok ada kalian ?'' Heran bianca ketika masuk kedalam pesawat malah melihat pasangan jesslyn dan niko.
''Mereka akan ikut bersama kita, Rumah ku ada dua di sana sayang.'' Jelas jasson.
''Awas jika mengganggu kami ya.'' Ujar bianca.
''Yang sopan pada aunty mu bianca.'' Sahut niko yang sedang menyuapi istri nya pudding.
''Aunty?''
Lama otak bianca berpikir tentang ucapan niko uncle nya, Jesslyn nikah dengan paman nya. Sedang kan bianca juga menikah dengan paman jesslyn.
''Tapi aku juga aunty nya jesslyn.'' Jawab bianca.
''Eeh iya ya.'' Cengir jesslyn.
__ADS_1
''Kalau kau di rumah ku, Maka kau adalah keponakan kami. Tapi kalau kami yang di rumah mu, Maka kami lah yang keponakan mu.'' Ujar niko.
''Ini kalau di buat film ikan terbang judul nya, Sahabat ku menikah dengan uncle ku. Lalu aku pun ikut menikahi uncle nya.'' Ujar jasson.
Mereka terkikik geli dengan ucapan jasson, Karena memang seperti itu lah kenyataan nya. Mereka sama sama menikahi seorang uncle.
...****************...
Setelah menepuh perjalanan enam jam lama nya, Kini mereka turun dari pesawat. Dan kini sungai berwarna kecoklatan membentang di hadapan mereka.
''Naik apa kita sayang ?'' Tanya bianca dengan topi lebar di kepala nya.
''Kapal pesiar lah.'' Cetus jesslyn menunjuk kapal.
Big dan pengawal lain nya yang berjumblah empat orang itu membawa koper tuan nya masuk kedalam kapal, Sebenar nya ini bukan lah kapal pesiar. Karena kapal nya juga tidak seberapa besar namun terlihat mewah.
''Kenapa kamu bi ?'' Tanya niko melihat keponakan nya yang gemetar.
''Aku takut uncle.'' Bisik bianca karena tidak ingin jika sampai di tertawa kan jesslyn.
''Takut apa ?'' Niko juga ikut berbisik.
''Aku takut buaya.'' Jawab bianca.
''Tidak ada, Coba lah bawa tidur sana.'' Ucap niko.
''Aku ikut ya ?'' Pinta jesslyn.
''Sini lah.'' Ajak bianca.
Jaket bianca lepas kan agar nyaman ia berbaring, Namun mata jesslyn terbelalak ketika melihat pistol yang ada di pinggang nya.
''Kamu masih saja suka bawa pistol bi ? Kan sudah ada uncle jasson yang melindungi mu.'' Ujar jesslyn.
''Untuk jaga jaga saja jess.'' Jawab bianca santai.
''Kalau ada waktu, Ajari aku menggunakan itu ya.'' Pinta jesslyn.
''Cih, Anak mafia kok tidak tau cara menggunakan pistol.'' Ejek bianca.
''Kalau pistol itu memang aku tidak tau, Tapi kalau pistol uncle mu. Waah kelojotan dia ku buat.'' Jawab jesslyn nyeleneh.
''Mesum saja kau itu!'' Ujar bianca mengetuk kening jesslyn dengan pistol nya.
Kini mereka berdua merebah kan diri untuk mengumpul kan tenaga untuk nanti malam, Tentu saja tenaga mereka harus full.
Geludak, Braak.
''Apa itu bi ?!'' Panik jesslyn.
__ADS_1
''Ayo keluar.'' Ajak bianca.
Dua wanita ini keluar untuk melihat apa yang terjadi, Ternyata di luar sedang ada masalah. Kapal mereka bocor setelah di hantam sesuatu yang ukuran nya sangat besar.
''Kapal kita bocor ya jasson ?!'' Tanya bianca panik.
''Sudah tau masih saja nanya!'' Kesal niko yang panik.
''Kita harus keluar dari kapal ini, Jika tidak. Maka kita akan tenggelam.'' Ujar jasson.
''Tapi kita tidak tau apa yang sedang bersembunyi di dalam air jasson, Bisa saja itu buaya.'' Ucap bianca ketakutan.
''Sayang tenang lah, Kita hanya perlu berenang sekitar tiga meter. Lihat lah daratan di sana.'' Tunjuk jasson.
Bianca meraba pinggang nya, Aman. Senjata nya masih ada di pinggang. Firasat bianca sangat tidak enak. Ia merasa ada yang sedang mengincar di dalam air.
''Hati hati kalian.'' Teriak jasson ketika bodyguard nya meloncat duluan.
Tak lama mereka pun ikut meloncat kedalam air, Big masih sempat membawa satu koper milik tuan nya.
''Aarrkkh!''
Teriakan kesakitan muncul dari mulut bodyguard jasson yang bernama jono, Entah apa yang menarik nya dari dalam air.
''Semua nya cepat selamat kan diri !!'' Teriak jasson karena mata nya melihat sesuatu.
''Ayaang aku takut.'' Ujar jesslyn yang tidak mahir berenang.
''Ayo cepat sayang.'' Tarik niko membawa istri nya.
Lain hal nya dengan semua orang yang sedang berenang dengan kecepatan penuh, Bianca terdiam tidak bisa bergerak dengan tangan memberi kode.
''Bianca!''
Semua nya tercengang kaget, Tepat di hadapan bianca. Seekor buaya tengah mengambang mengincar nya, Ukuran buaya yang sangat besar. Jika bianca bergerak, Maka buaya itu pasti akan memangsa nya.
''Jangan konyol jasson! Kau bisa membuat bianca terbunuh!'' Sentak niko karena melihat jasson akan mendekati istri nya.
''Aku harus menolong istriku!'' Teriak jasson.
''Jika kau membuat gelombang dan keributan, Maka buaya itu akan semakin agresif bodoh!'' Maki niko.
Tinggal lah bianca dan big yang harus menghadapi buaya ganas ini, Warna nya yang hitam kehijauan membuat hati bianca ngeri setengah mati.
''Pegang pistol anda nona.'' Bisik big pelan.
''Jika kita menembak nya, Maka akan memancing buaya yang lain big.'' Ujar bianca.
Jika mereka menembak buaya raksasa itu, Maka buaya lain akan datang menghampiri karena mencium bau darah.
__ADS_1