Sugar Baby Tuan Jasson

Sugar Baby Tuan Jasson
Bhonchap4


__ADS_3

Delapan tahun kemudian.


Lukas menunggu tiga bocil yang baru duduk di sekolah dasar, Dua anak dari bos nya. Dan satu lagi adalah anak nya sendiri.


Dari kejauhan lukas melihat Anyelir dan angela tengah berjalan sambil tertawa riang, Tapi lukas tidak melihat keberadaan anzel.


''Selamat siang tuan putri.'' Sapa lukas mengelus kepala putri nya angela.


''Siang uncle.'' Balas anyelir.


''Di mana anzel?'' Tanya lukas.


''Kak anzel tidak bersama kami sejak tadi ayah.'' Jawab angela.


Lukas mulai blingsatan karena tuan muda nya tidak bersama dua gadis kecil ini, Setelah memasukan angela dan anyelir kedalam mobil. Lukas berlari kedalam sekolahan.


''Tuan muda anzel sudah pulang sejak tadi tuan lukas.'' Beritahu wali kelas.


''Dengan siapa dia pulang?!'' Sambar lukas panik.


''Saya tidak tahu tuan, Karena itu mobil mewah. Saya kira itu tuan jasson atau nyonya bianca.'' Ujar wali kelas mulai gemetaran.


Lukas segera menghubungi jasson untuk menyakan keberadaan anzel, Sambil menelpon ia berkeliling.


''Ada apa lukas?'' Tanya jasson dari sebrang telepon.


''Apa anzel sudah bersama anda tuan?'' Tanya lukas tanpa basa basi.


''Tidak! Dia kan belum kau antar kemari.'' Jawab jasson.


''Shiit!''


Tanpa sadar lukas mengumpat dengan keras, Sudah pasti jika anak jasson di culik seseorang.


''Kemungkinan anzel hilang tuan! Saya akan segera melacak keberadaan nya.'' Ucap lukas.


''Cari sampai dapat putraku lukas! Aku akan datang bersama yang lain.'' Sahut jasson juga mulai panik.


Usai menutup telepon, Lukas langsung berlari menuju mobil. Kini mobil nya menuju sebuah gudang tua, Karena jam tangan anzel memiliki GPS.

__ADS_1


''Kenapa kita kemari ayah?'' Tanya angela.


''Kalian tetap di dalam mobil ya! Ayah akan masuk mencari anzel.'' Ucap lukas menyiap kan pistol.


''Tapi anyelir takut.'' Rengek gadis kecil ini.


''Tenang saja anye, Ada aku di sini.'' Angela menenang kan teman nya.


Setelah mengunci pintu mobil, Lukas mengendap endap memasuki gedung tua ini. Di lantai dua memiliki ruangan yang luas, Tampak seorang anak laki laki tengah terbaring sekarat.


''Anzel!''


Hati lukas mencelos ketika melihat kondisi anzel yang sudah hampir meninggoy, Tubuh kecil ini penuh darah yang mulai mengering.


Buaak.


Belum sempat lukas menyentuh tubuh anzel, Seseorang dari belakang memukul nya dengan kayu besar.


''Huuek, Byur.''


Cairan merah keluar dari mulut lukas, Pistol nya melanting. Tubuh lukas ambruk menghantam lantai.


Para pria berwajah sadis langsung menghujami tubuh lukas dengan tendang dan juga tinju, Tidak ada kesempatan bagi lukas untuk melawan.


Jlep.


Braakk.


Setelah pisau menanjap di mata lukas, Tubuh bodyguard jasson di buang tepat jatuh di kaca depan mobil nya.


''Aakhhhh!!''


Dua gadis kecil ini menjerit kaget karena tubuh lukas ini, Angela yang memiliki sifat pembrani langsung membuka kunci dan turun dari mobil.


''Ayaaahh!''


Jerit pilu terdengar dari mulut angela, Hati nya hancur melihat kondisi sang ayah yang mati menggenas kan.


''Angela masuk! Uncel lukas itu berdarah!'' Teriak anyelir ketika melihat darah lukas mengalir di kaca mobil.

__ADS_1


''Bangun ayaah! Jangan tinggal kan angel.'' Tangis angel pecah sambil memeluk kaki lukas.


Bruuum.


Tiga buah mobil datang dengan tergesa gesa, Jasson berlari mendekati angela yang menangis histeris.


''Ayah angela tolong bawa kerumah sakit tuan!'' Jerit angela.


''Lukas!''


Big menutup mulut nya ketika melihat kondisi lukas, Jasson berlari memasuki gudang bersama bodyguard yang lain.


Tidak ada orang satu pun di dalam gudang, Bodyguad jasson berpencar untuk mencari keberadaan penculik.


''Tuan muda anzel.''


Jasson yang mendengar nama anak nya di sebut langsung datang, Kaki jasson bagai kan tanpa tulang ketika melihat kondisi anzel putra kesayangan nya.


''Anzeel! Bangun lah nak.'' Bisik jasson sambil menangis.


Dengan tangan nya jasson mengangkat anzel yang berlumuran darah, Masih ada nafas nya yang tersendat sendat.


''Kalian cari pelaku nya sampai dapat! Aku harus kerumah sakit.'' Ucap jasson berlari menggendong anzel.


''Cepat big!'' Teriak jasson.


Big yang sedang menggotong lukas kaget melihat kondisi anzel, Lukas juga di masukan kedalam mobil untuk di obati.


''Lukas masih hidup kan big?'' Tanya jasson saat akan berangkat.


Jasson duduk di samping big yang akan mengemudi, Sedang kan lukas di pangku kepala nya dengan angela. Anyelir juga ikut menangis ketika melihat kakak nya.


''Seperti nya lukas sudah meninggal tuan.'' Jawab big gemetar.


''Tidak!! Ayah angela harus hidup!'' Teriak gadis kecil ini.


''Hiks, Hiks! Ayah bangun lah.'' Ucap angel mengelus elus kepala lukas.


Hati big hancur melihat kesedihan anak sahabat nya, Ia menyayangi angela sejak kecil. Angel sudah yatim sejak di lahir kan, Karena maya meninggal di meja operasi.

__ADS_1


Kini lukas juga sudah tiada, Semakin hancur mental angela. Membayang kan kesedihan nya saja, Big tidak bisa berkata kata.


__ADS_2