Sugar Baby Tuan Jasson

Sugar Baby Tuan Jasson
Big


__ADS_3

"Pergi lah nona." Perintah big.


"Tidak big, Kita harus pergi sama sama.'' Tolak bianca karena ia tahu kalau big ingin mengorban kan nyawa nya.


''Sudah menjadi tugas ku untuk melindungi anda nona, Jadi ku mohon pergi lah.'' Paksa big.


''Kenapa mereka malah mengobrol.'' Kesal jasson di antara panik.


Karena bianca masih saja menolak untuk pergi, Big berenang menjauh dengan suara keciprat air yang di buat sebesar mungkin.


''Big apa yang kau lakukan ?!'' Teriak bianca.


''Pergi lah kedaratan nona!'' Teriak big pula.


Bianca masih ragu untuk meninggal kan big yang akan menghadapi predator raksasa itu, Ada rasa tidak tega untuk meninggal kan big mati.


''Berenang kemari bianca!'' Teriak jesslyn.


''Cepat kemari sayang!'' Jasson juga tidak sabaran melihat bianca yang terdiam.


''Aarrkkhh!!''


Blupp, Blupp.


Gelembung air muncul di permukaan tepat di hadapan bianca, Air yang semula berwarna bening kecoklatan. Kini berganti dengan merah oleh darah big yang di seret kedalam air.


''Big! Hey big!''


Bianca panik bukan kepalang ketika big tidak muncul lagi kepermukaan, Pistol yang tadi di pinggang kini sudah genggam erat.


''Bianca cepat lari.'' Teriak niko.

__ADS_1


''Aarrkk, Selamat kan diri anda nona.'' Teriak big yang di muncul kan lagi oleh si buaya.


Dor, Dor.


Hanya butuh dua kali peluru lepas, Mata buaya terkena tembakan bianca. Reflek gigitan nya pada big terlepas.


''Ayo big!''


Bianca menarik tangan big untuk berenang kedaratan, Karena sudah bisa di pastikan. Kalau buaya yang lain pasti akan datang, Akibat mencium darah milik big dan juga buaya besar itu.


''Koper anda nona.'' Tunjuk big.


''Astaga, Sudah sekarat masih saja ingat koper!'' Rutuk bianca.


Jasson dan niko bersiap akan membantu mereka, Namun big tertinggal sekitar dua meter dari bianca.


Dengan koper bianca yang masih saja ia bawa, Big berusaha mengambang karena tenaga nya sudah mulai habis.


Pelukan jasson menghangat kan bianca yang menggigil karena takut dan juga kedinginan, Namun ia menoleh dengan cepat karena big masih belum bisa menyusul nya.


''Big!! Ayo cepat.'' Teriak bianca.


''Big kau pasti bisa.'' Jasson dengan cemas memberi semangat pada bodyguard nya.


''Aku tidak kuat lagi tuan.'' Jawab big di antara rasa sakit nya.


''Tidak big, Kau pasti bisa.'' Teriak bianca menangis keras.


Niko juga merangkul istri nya yang menangis, Mereka tidak ingin jika big sampai menjadi santapan para buaya yang mulai datang walau pun tidak sejumbo yang tadi bianca tembak.


''Aku akan menaik kan gaji mu tiga kali lipat big.'' Janji jasson.

__ADS_1


''Benar kah tuan ?'' Tanya big dengan binar bahagia.


''Yah, Bahkan aku akan mencari kan mu calon istri.'' Teriak jasson lagi.


Mendengar janji dari bos nya, Semangat big kembali terkumpul. Tapi buaya buaya itu sudah semakin dekat jarak nya.


''Big awas di belakang mu!'' Teriak jesslyn yang melihat buaya berwarna hitam.


''Jasson tembak buaya itu!'' Titah niko.


Melihat big yang masih dalam bahaya, Bianca masuk keair hingga mencapai lutut nya. Dengan kepawaian nya menggunakan senjata, Buaya yang akan menerkam big dari belakang. Langsung terkena tembakan.


''Aduh sakit sekali, Pasti begitu kata buaya nya.'' Cetus jesslyn.


''Mana ada begitu.'' Kesal jasson.


''Pasti dia bilang begitu uncle, Cuma kita saja yang tidak tau bahasa nya.'' Ujar jesslyn.


''Suruh istri mu diam niko!'' Sentak jasson.


Suasana lagi mencekam, Jesslyn malah memikir kan ucapan buaya yang di tembak sahabat sekaligus aunty nya.


''Bigg!!!''


Sekali lagi bianca berteriak karena big tidak bisa menyelamat kan diri, Big tenggelam di dalam air yang bercampur darah.



**Big lancaster.


Pov big**: Berikan aku kopi, Agar aku bisa berenang ketepian.

__ADS_1


Hallo bestie, Othor ngetik sambil sakit gigi ni. Jangan lupa dukungan nya ya🙏🍺


__ADS_2