
Bianca dan kaisar asik bergurau sambil menonton siaran televisi hingga tidak sadar kalau waktu sudah beranjak petang, Tak lupa dengan di selingi goyonan yang membuat bianca berulang kali tertawa.
''Permisi nona, Ada teman anda di depan.'' Beritahu bodyguard.
''Teman ku ?'' Tanya bianca heran.
''Iya, Dia berkata ingin anda menemui nya di mobil.'' Ujar bodyguard.
''Pergi lah sana.'' Suruh kaisar.
Dengan langkah yang sedikit ragu, Bianca pergi keluar mansion dan menatap kaget saat melihat mobil yang terparkir.
''Mau apa lagi sih dia ?!'' Kesal bianca menghampiri mobil.
''Masuk!'' Perintah jasson tegas.
Sedikit gugup dengan ketegasan jasson, Bianca masuk kedalam mobil dan duduk di samping jasson.
Namun karena jasson hanya diam saja, Maka pun diam sambil melirik heran pada jasson yang terlihat marah besar.
''Kenapa kau dia saja ?! Apa mulut lelah sejak tadi terus tertawa.'' Sinis jasson.
''Apa maksud mu ?'' Heran bianca.
Ingin rasa nya jasson menjungkir balik kan mobil nya saat ini, Rasa kesal di hati nya sangat besar. Bahkan jasson juga bingung, Kenapa ia sampai semarah ini.
''Mulai saat ini kau tidak boleh tertawa bersama pria mana pun!'' Tegas jasson menarik tubuh bianca.
''Kau ini bicara apa sih jasson ?!'' Sentak bianca.
''Jika dengan ku kau selalu membentak, Kenapa dengan orang lain kau bisa tertawa.'' Ujar jasson merem4s kuat dada bianca.
''Sakit jasson!'' Keluh bianca memukul tangan kekasih baru nya.
''Tau kau sakit! Jika kau masih tidak tau batasan mu. Maka kau akan merasa kan jauh lebih sakit lagi.'' Ancam jasson masih merem4s rem4s kuat.
''Lepas kan, Dada ku sakit.'' Ucap bianca menarik tangan jasson.
''Bicara yang manis dan panggil aku sayang.'' Pinta jasson.
''Mimpi saja kau!'' Ketus bianca.
''Aarrkkh!''
''Sakit kan baby.'' Seringai jasson.
Karena sedang PMS, Milik bianca terasa sakit walau hanya tersenggol sedikit. Sedang kan sejak tadi jasson sengaja menekan nya kuat.
''Tolong lepas kan sayang.'' Pinta bianca menekan rasa geli nya karena panggilan itu.
__ADS_1
''Sekali lagi.''
Cup.
Bianca menyambar bibir jasson dan ******* nya dengan gaya amatir, Tentu saja jasson tidak menyia nyia kan kesempatan yang datang.
Lidah mereka bertemu dan menari, Remas4n jasson yang semula kasar. Kini berganti lembut hingga membuat sang empu terlena.
''Eehh emmp.''
Suara bianca tertelan dalam ciuman, Jasson menuntun tangan bianca keantara selah paha nya yang menonjol.
''Kita belum bisa.'' Tolak bianca cepat.
''Kan ada mulut mu baby.'' Sahut jasson membuka gasper.
''Tidak mau! Aku jijik.'' Tolak bianca.
''Lakukan atau aku akan turun dan mengatakan pada kaisar bahwa kau kekasih ku.'' Ancam jasson.
''Shiit.'' Maki bianca memukul dada jasson.
''Now.''
Walau pun merasa jijik pada dinosaurus nya jasson, Bianca menggenggam nya dan menjilati kepala dinosaurus.
''Sudah di cuci belum tadi ?'' Tanya bianca membuat jasson kembali membuka mata nya.
Anggukan kepala jasson membuat bianca memasukan nya kedalam mulut, Jasson bagai kan terbang keawan karena permainan lidah bianca.
''Sshh faster baby!'' Pinta jasson menekan kepala bianca.
Mulut bianca menggembung penuh karena dinosaurus jasson yang besar dan panjang, Tenggorokan nya terasa akan tersedak karena tekanan jasson.
''Hhmmpp aakhh aah!''
Suara jasson memenuhi mobil yang terparkir, Hingga lima menit kemudian jasson merasa kan gelombang yang akan keluar.
''Faster baby.'' Pinta jasson memaju mundur kan tubuh nya.
Bianca mempercepat gerakan nya, Hingga terasa di tenggorokan cairan yang mengalir. Bersamaan dengan jasson yang mencengkeram kepala bianca.
''Sudah keluar ?'' Tanya bianca menatap jasson.
''Apa maksud tatapan mu itu ?!'' Jasson bertanya karena bianca menatap nya seolah mengejek.
''Nasfu saja yang sebesar gunung, Baru di celup sudah kocar kacir.'' Ejek bianca mengelap mulut nya dengan tissu.
''Jaga bicara mu ya!'' Kesal jasson berseru marah.
__ADS_1
Terasa hilang harga diri jasson karena ucapan bianca, Ia juga heran dengan durasi nya yang hanya lima menit. Karena biasa nya jasson pasti akan memakan waktu satu jam atau lebih.
''Tidak apa apa paman, Nama nya juga sudah lanjut usia.'' Ledek bianca semakin menjadi.
''Ku tampar mulut mu!'' Ancam jasson.
''Jalan sekarang.'' Titah jasson pada supir nya.
Bianca menatap jendela sambil tersenyum senyum senang, Bahagia hati nya karena bisa menjatuh kan harga diri seorang jasson de lamozada.
''Sedang mencari obat kuat ya ?'' Tanya bianca saat jasson memain kan ponsel.
Puk.
Jasson menepuk mulut bianca walau pun tidak kuat namun mengeluar kan suara, Tentu saja sang pemilik tidak terima.
''Kenapa menepuk mulut ku ? Bagai mana jika nanti aku tidak bisa memberi mu waktu lima menit yang indah.'' Seru bianca.
''Diam lah kau gadis cerewet!'' Kesal jasson menarik kepala bianca kedalam jepitan ketiak nya.
''Baik lah tuan lima menit.'' Ledek bianca lagi.
''Kenapa kau jadi cerewet!'' Kesal jasson semakin menjepit bianca.
''Gaya nya ingin merasa kan goa bawah ku, Tapi baru merasa kan goa atas saja sudah k o.'' Ejek bianca semakin menjadi.
Merah padah wajah jasson karena ucapan bianca, Ia juga bingung kenapa dinosaurus nya cepat muntah. Padahal selama ini tidak pernah terjadi di dalam kamus nya, Bukan main malu nya jasson.
''Kenapa kecil sekali ?!'' Tangan jasson yang bermain di dada bianca.
''Apa maksud mu ?'' Salak bianca karena jasson menghina ukuran dada nya.
''Bahkan milik adik mu saja tiga kali lebih besar.'' Ujar jasson melakukan serangan balik.
''Tentu saja milik nya besar karena sering kau sedot, Kau rem4s.'' Kesal bianca malu.
Bianca memang memiliki dada kecil dan bokong yang besar, Berbeda dengan jessica. Adik nya memiliki tubuh bak kaylie jenner.
''Sebelum bersama ku dia sudah begitu, Maka nya aku tertarik pada nya.'' Ujar jasson.
''Lalu kenapa kau tertarik dan membuat hidup ku susah, Sedang kan dada ku saja kecil!'' Ketus bianca.
''Sekarang memang kecil, Tapi nanti pasti akan besar.'' Sahut jasson tersenyum mesum.
''Cih, Dasar tuan lima menit.'' Maki bianca lagi.
''Tunggu kau ya, Akan ku buat kau tidak bisa berjalan.'' Ancam jasson.
Bianca hanya tersenyum mengejek, Karena bianca percaya kalau durasi jasson memang hanya lima menit dan tidak lebih.
__ADS_1