
Sore hari bianca merasa bosan karena jasson juga tiba tiba ada urusan pekerjaan, Hanya tinggal ia dan joana yang ada di mansion.
''Nona ingin makan apa ?'' Tanya maid ketika melihat bianca memasuki dapur.
''Aku ingin makan yang segar segar.'' Jawab bianca membuka kulkas.
Maid masih diam menunggu perintah dari nona nya, Tak lama bianca mengambil melon dari dalam kulkas nya.
''Kupas kan ini untuk ku ya mbak.'' Pinta bianca.
''Baik, Nona tunggu di sini dulu.'' Ujar maid.
Bianca duduk sambil menunggu melon nya, Kemudian maid datang membawa melon yang sudah bersih.
''Silah kan nona.'' Ujar maid.
''Terima kasih.'' Angguk bianca.
Satu potong melon masuk kedalam mulut nya, Terasa segar membasahi kerongkongan nya.
''Sayang.''
Pelukan tangan kekar melingkar di pinggang bianca, Sudah bisa di tebak siapa pelaku nya. Senyum mengembang di bibir bianca.
''Sudah pulang ?''
''Iya, Hanya sedikit pekerjaan.'' Jawab jasson mendusal dusal leher istri nya.
''Aku siap kan air mandi dulu.'' Ucap bianca bangkit dari duduk nya.
''Nanti saja, Makan dulu buah nya.'' Cegah jasson.
Karena jasson juga ikut duduk di samping nya, Bianca kembali memakan buah melon yang ada di piring.
''Sayang.'' Rengek jasson pelan.
__ADS_1
''Apa ?''
''Mau minum susu.'' Jawab jasson cepat.
''Ooh, Aku yang buat atau maid ?'' Tanya bianca.
''Ya kamu lah, Masa maid.'' Rutuk jasson.
''Oke, Tunggu ya.''Ujar bianca ingin melangkah pergi.
Tapi gerakan bianca tertahan karena jasson dengan cepat menarik pinggang nya, Satu kali sentakan tubuh bianca langsung mepet dengan jasson.
''Aku mau susu yang ini.'' Tunjuk jasson mesum.
''Kelakuan mu ini.'' Rutuk bianca menepis tangan jasson.
''Ayo lah sayang, Aku butuh nutrisi ini.'' Ujar jasson memelas.
''Tidak jasson! Nanti kau malah merambat kemana mana.'' Tolak bianca.
''Mana aku percaya janji mu, Aku masih belum boleh adu gabrut.'' Jawab bianca masih menolak.
Karena bianca tetap kekeh menolak nya, Akhir nya jasson menggunakan jalan ninja saja. Ia melepas kan pelukan nya pada bianca, Wajah nya pun sudah di tekuk.
''Ngambek!'' Kesal bianca.
''Tidak!''
''Nanti malam ya.'' Tawar bianca.
''Tidak usah.'' Tolak jasson jual mahal.
''Sekalian mau di keluarin.'' Rayu bianca.
''No!''
__ADS_1
Bianca menggaruk kepala nya yang tidak gatal, Suami dadakan nya ini sangat lah sulit di hadapi jika sedang merajuk.
''Ya sudah ayo!''
Dua kancing piyama sudah terlepas, Jasson masih berpura pura jual mahal meski ia harus menelan ludah. Penampakan nya yang bulat berisi membuat iman jasson bergetar.
''Tutup! Aku tidak mau lagi.'' Ucap jasson.
''Yakin? Ada diskon loh.'' Ujar bianca mengusap usap kelengan jasson.
''Kamu yang maksa loh ya.'' Ujar jasson tengil.
Akhir nya acara minum susu pun terjadi, Untung saja para maid dan bodyguard cukup paham dengan pengantin baru ini.
''Jangan di gigit dong.'' Protes bianca kesakitan.
''Tidak sengaja.'' Jawab jasson.
Tengah asik nya menikmati susu dari sumber nya, Dua manusia masuk kedapur karena haus usai pulang kerja.
''Astaga jasson! Bianca!''
Teriakan menggema di dapur, Gara dan jessica yang baru pulang kerja malah mendapat tontonan gratis. Tentu saja bianca malu bukan kepalang karena terpergok.
''Dasar tidak tau malu!'' Rutuk jessica memakan melon milik bianca.
''Apa tidak ada lagi tempat hah?!'' Kesal gara antara malu dan juga jengkel.
''Nama nya juga pengantin baru.'' Jawab jasson tanpa dosa.
''Pengantin baru kepala mu! Ingat tempat bodoh.'' Maki jessica.
''Heleh! Bilang saja kau kepengen.'' Ejek jasson menggoda jessica.
''Jasson!''
__ADS_1
Sentakan bianca membuat jasson terdiam, Karena bianca merasa jasson keterlaluan mengejek jessica. Biar bagai mana pun jessica pasti masih ada rasa untuk jasson.