
Suasana yang asri dan mata juga bisa melihat pemandangan alam, Meski di mata orang lain mungkin terlihat seram. Namun di mata bianca itu sebuah keindahan, Suara binatang malam juga mulai terdengar.
Jasson masih memacu tubuh nya di atas bianca, Dua manusia tenggelam dalam kenikmatan raga.
''Aakkh, Jadi lah baby.'' Jerit jasson ketika sampai puncak nya.
Nafas yang memburu dan tubuh penuh dengan peluh, Bianca juga tergeletak lemas setelah melayani jasson sebanyak tiga ronde.
''Istirahat lah sayang.'' Ucap jasson menyelimuti tubuh istri nya.
''Badan ku remuk rasa nya.'' Keluh bianca meringis ngilu.
''Maaf ya, Candu soal nya.'' Jawab jasson.
''Aku senang kok bisa melayani kamu, Karena itu memang sudah kewajiban ku.'' Ucap bianca tersenyum manis.
''Aku sangat bersyukur sayang bisa memiliki mu, Walau aku harus kehilangan yang lain nya.'' Ujar jasson memeluk erat bianca.
''I love you.'' Bisik bianca.
''Love you too.'' Jawab jasson lirih.
Cantik dan pintar, Serta kebaikan hati bianca. Siapa yang tidak terpikat pada nya. Meski kadang bianca adalah orang jutek dan arogan.
''Aku ingin kalau anak kita segera tumbuh di sini.'' Ujar jasson mengelus perut bianca.
''Tidur lah sayang.'' Ucap bianca mengusap kepala jasson.
''Apa kamu tidak ingin bi ?'' Tanya jasson.
''Aku lelah sekali, Selamat malam sayang.'' Bianca mengecup kening jasson.
Jasson tidak senang dengan perlakuan bianca, Dengan jelas bianca menghindari percakapan tentang anak.
''Apa dia masih trauma dengan keguguran itu ?'' Batin jasson.
Pagi hari.
Sinar matahari menyinari wajah mereka berdua, Tampak jasson menggeliat untuk merenggang kan tubuh.
__ADS_1
''Loh kok gerimis, Tapi panas.'' Heran jasson.
Suara hujan menetes menambah suasana romantis mereka, Bianca masih betah tidur di bawah selimut.
''Ayo kita olah raga sayang.'' Ajak jasson mulai menelusuri lembah.
''Eeggh, Tadi malam sudah jasson.'' Tolak bianca menutup rawa nya.
''Sekali saja.'' Pinta jasson.
''Mana ada dalam kamus mu itu sekali, Pasti nambah lagi.'' Rutuk bianca.
Walau pun mulut nya menolak, Tapi akhir nya jasson berhasil memasukan dinosaurus kedalam kandang. Suara erangan memenuhi kamar jasson dan bianca.
...****************...
Sebuah drone tampak melayang mengitari rumah kaca jasson, Tidak ada yang menyadari bahwa mereka sedang ada yang mengintai.
''Bukan kah bagus jika kita serang lebih awal.'' Ujar lordus menyeringai.
''Kenapa kita harus mencari masalah lagi dad ? Lebih baik kita lupa kan masalah serangan itu.'' Jawab draka tidak setuju.
''Kau jatuh cinta pada nya kan ?'' Selidik lordus.
''Tidak! Kami hanya berteman dan aku tidak ingin mencelakai teman ku.'' Jawab draka.
''Lalu apa kabar saat dulu kau menyerang nya habis habisan ?!'' Ungkit lordus.
''Sudah lah dad, Aku tidak ingin ikut campur lagi urusan mu.'' Tegas draka.
Usai berkata, Draka meninggal kan ruangan daddy nya. Lordus hanya bisa menggenggam gelas dengan kuat, Dendam nya pada jasson harus terbalas.
''Aku tidak punya kaki karena ulah mu jasson!'' Geram lordus.
Duaar.
Lordus terkejut ketika tiba tiba saja drone nya meledak, Ia tidak bisa lagi memantau aktivitas jasson the geng.
Rumah kaca.
__ADS_1
Niko menatap drone yang baru saja ia tembak, Saat akan berjalan jalan tadi. Tidak sengaja ia melihat drone yang berputar putar.
''Ada yang mengincar kami.'' Batin niko.
''Ada apa ?'' Tanya jasson yang baru keluar dari rumah.
''Tampak nya ada musuh yang akan mencelakai kita.'' Jawab niko.
''Ku rasa memang begitu, Dari awal dengan kejadian di sungai. Aku sudah ada firasat.'' Ujar jasson.
''Apa yang akan kita lakukan ?'' Tanya niko.
''Santai saja, Di gudang aku punya banyak senjata.'' Seringai jasson.
Usai berkata demikian, Jasson kembali masuk kedalam rumah untuk mencari istri nya. Tampak dari kejauhan kalau bianca sedang mengobrol dengan jesslyn.
''Ku harap kau akan segera punya baby lagi, Kalau aku tidak mungkin punya sekarang.'' Ujar jesslyn sambil meminum teh nya.
''Kenapa kau tidak mungkin ?'' Tanya bianca.
''Niko tidak ingin kita cepat cepat punya baby, Dia takut kurang kasih sayang jika kami cepat punya anak.'' Jawab jesslyn.
''Dasar konyol.'' Ejek bianca.
''Kalau uncle jasson bagai mana ?'' Tanya jesslyn penasaran.
''Seperti nya dia ingin, Tapi aku tidak bisa memberi dia anak.'' Jawab bianca lirih.
''Kenapa ?''
''Aku masih belum yakin dengan pernikahan jess, Jika kami punya anak. Lalu kami bercerai, Anak akan menjadi korban nya.'' Jawab bianca.
''Kenapa kau selalu berpikir tentang perceraian ?'' Tanya jesslyn mulai kesal.
''Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepan nya jess, Bisa saja saat kami bercerai nanti. Jasson menikah lagi atau aku yang menikah lagi. Maka anak kami akan punya orang tua sambung.'' Jelas bianca.
''Seperti nya kau harus menghilang kan pikiran cerai dari otak mu.'' Cetus jesslyn.
''Haiis, Sudah lah. Inti nya aku tidak siap jika punya anak sekarang, Pikiran ku belum yakin.'' Sahut bianca menenggak wine.
__ADS_1
Di balik dinding, Jasson mendengar semua obrolan mereka. Ada rasa sakit ketika bianca mengungkit masalah cerai, Itu sama saja bianca tidak yakin pada cinta nya.