
''Istriku ada di dalam ?'' Tanya jasson pada perawat yang lewat.
''Maaf, Siapa nama istri anda tuan ?'' Tanya perawat balik.
Seketika jasson memijit kening nya karena merasa kesal dengan perawat ini, Tapi jasson teringat. Jika pernikahan nya dengan bianca, Memang belum banyak orang yang tau.
''Bianca vander veken apa ada ?'' Tanya jasson.
''Jadi dokter bianca adalah istri anda ?!'' Kaget perawat.
''Yah.'' Angguk jasson dengan angkuh.
''Dokter bianca sedang kekantin dengan dokter hilto tuan.'' Ujar perawat.
''Di mana kantin nya ?!'' Tanya jasson menahan geram.
Melihat arah yang di tunjuk oleh perawat, Jasson berlari menuju tempat istri nya berada.
''Enak sekali dia makan dengan pria lain.'' Kesal jasson sambil mengedar kan pandangan.
''Banyak sekali dokter yang makan!'' Rutuk jasson kerena kesusahan melihat bianca.
Namun mata nya jasson langsung menatap tajam, Sosok yang sangat ia hapal sedang membelakangi nya sambil tertawa renyah.
''Jadi kau pernah menangis karena di gigit anjing ?'' Tanya bianca masih tertawa.
''Itu sudah lama kejadian nya, Tapi aku masih trauma sam...
Ucapan hilto terhenti ketika mata nya melihat sosok yang menurut nya sangat seram, Orange jus pun sangat sulit ia telan.
''Aku mengganggu kalian ?!'' Tanya pria itu dengan suara dingin.
''Jasson!!''
Bianca berbalik dengan kaget, Mata nya mendelik ketika melihat jasson yang sedang menatap nya tajam.
__ADS_1
''Aku duluan bi.'' Pamit hilto berlari pergi.
''Cih, Dasar pengecut!'' Sinis jasson.
Brukk.
Terjengit bianca karena jasson melempar kan pantat nya di samping kursi, Ada firasat tidak enak di hati wanita ini.
''Kenapa kamu datang kemari sayang ?'' Tanya bianca lembut.
''Jadi kau tidak senang aku datang ?!'' Sengit jasson.
''Aku bertanya baik baik ya jasson!! Kenapa kau jadi galak begitu ?!'' Sentak bianca langsung berdiri.
''Kok jadi dia yang marah ?'' Batin jasson.
''Bukan begitu maksud ku sayang, Aku tadi kangen sama kamu.'' Jawab jasson mencari alasan.
''Halah! Bohong saja kau.'' Sambar bianca jutek.
''Tidak sayang, Aku serius.'' Jasson memegang tangan istri nya.
Bianca langsung memeluk jasson dengan gaya malu malu anj!ng, Semakin kuat dugaan jasson kalau istri nya tengah hamil. Dalam sekejap mata saja, Sikap bianca bisa langsung berubah.
''Sayang.''
''Apa sayang ?'' Jawab bianca sambil mendongak.
''Wanita kalau lagi hamil, Tidak mendapat haid ya ?'' Tanya jasson sambil mengelus kepala bianca.
''Tentu saja tidak.''
''Apa kamu bulan ini sudah mendapat kan nya ?'' Tanya jasson lagi.
''Belum, Bulan lalu juga belum.'' Jawab bianca santai.
__ADS_1
Bagai kan ada bunga yang bermekaran di hati jasson, Ia merasa sesuatu yang di tunggu nya akan segera datang.
''Mau kemana kau membawa ku jasson ?!'' Teriak bianca ketika jasson membopong nya.
''Diam lah sayang.''
Kini sampai lah jasson dan bianca di depan ruangan dokter kandungan, Tanpa antrian lagi. Jasson menerobos masuk dan membaring kan bianca.
''Apa apaan kau ini jasson ?!'' Kaget bianca di tengah rasa malu nya.
''Cepat periksa kandungan istriku.'' Perintah jasson.
Dokter kandungan ada rasa takut ketika mendapat perintah untuk memeriksa anak pemilik rumah sakit, Apa lagi bianca kini sudah bangkit dari tidur nya.
''Sayang berbaring lah, Biar dokter memeriksa kandungan mu.'' Paksa jasson.
''Jangan membuat ulah jasson, Aku ini tidak hamil.'' Bisik bianca menahan dongkol.
''Kamu kan sudah tidak mendapat haid sayang.'' Kekeh jasson.
''Tapi bukan berarti aku hamil lah jasson, Karena tanggal haid ku memang tidak teratur.'' Kesal bianca.
''Sudah lah sayang! Biar dokter memeriksa mu.''Paksa jasson.
Tidak ingin berdebat di hadapan orang lain, Akhir nya bianca mengalah. Ia berbaring dan memberi kode pada dokter kandungan.
Baju bianca di singkap, Gel pun di oles kan di perut nya. Dokter fokus menatap layar monitor, Jasson yang tidak tau apa apa! Juga ikut menatap layar.
''Usia kandungan anda sudah menginjak sepuluh minggu dokter bianca.'' Ujar dokter lala membuat bianca kaget.
''Aku hamil ?!'' Kaget bianca.
''Iya dok, Dan kemungkinan janin anda kembar.'' Jawab dokter lala menunjuk titik di layar.
''Sungguh ?! Istri ku hamil ?!'' Tanya jasson memegang tangan bianca.
__ADS_1
''Iya tuan.''
Dengan rasa haru nya, Jasson menubruk bianca yang terbaring. Bianca merangkul kepala suami nya dan di ciumi dengan penuh cinta.